Danang Prayoga, Danang
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

APPLICATION OF JAKARTA FLOATING FARM AND FISHERIES (J3F) CONCEPT AS FUTURE URBAN-COASTAL LIVEHOOD SOLUTION Prayoga, Danang; Trianto, Wawan; Haru, Hamzah; Lopes, Daniel Jeremias; Puspita, Indah
Program Kreativitas Mahasiswa - Gagasan Tertulis PKM-GT-2014
Publisher : Ditlitabmas, Ditjen DIKTI, Kemdikbud RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1325.038 KB)

Abstract

Jakarta is the central part of governance, economic, and industrial aspect of Indonesia. This condition make Jakarta as the most populated metropolitan. DKI Jakarta covers an area 650 km2 wide and have population density around 12.495 people/km2. The population grow around 2.4 % per year. A fast-growing population and environmental capacity decrease causing high food demand and open land scarcity. Jakarta have an area 66.233 Ha with agriculture area around 1.102 Ha and non-agriculture area 65.131 Ha. Most food supply comes from Bogor, Bekasi and Tangerang which are three satellite cities of Jakarta. In consequence, a solution is urgently needed to overcome the whole problems. Jakarta Floating Farm and Fisheries (J3F) is the floating agricultural farm and floating fisheries. This concept is new alternative for agriculture and fisheries development utilzing coastal zone and act as an effort for creating a new leading, modern and eco-friendly agricultural and fisheries industry supporting an independent metropolitan concept. Jakarta Floating Farm and Fisheries (J3F) concept will directly integrate with Jakarta North coastal area development masterplan in form of Garuda giant seawall as a government program facing Jakarta north coastal zone protection from sinking. Various attempt in synergy with nature are applicated at most of the metropolitan system so that more marine and nature damage could be avoided.Keyword: Residence, Farming, Fisheries, Jakarta
Analisis Pengaruh Jenis Cat dan Jumlah Pelapisan Spray Coating Baja Karbon Rendah ASTM A36 Terhadap Kekasaran dan Laju Korosi pada Media NaCl 5% Prayoga, Danang; Rosidah, Afira Ainur; Suheni, Suheni
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi secara umum didefinisikan sebagai perubahan struktur logam atau kerusakan logam akibat interaksi dengan lingkungan korosif seperti larutan asam, air laut, dan lain-lain. Baja merupakan salah satu contoh material yang sangat rentan terhadap korosi. Korosi dapat merusak baja dan mengurangi masa pakainya. Beberapa metode telah dikembangkan untuk menghambat laju korosi, seperti proteksi menggunakan lapisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis cat dan jumlah pelapis terhadap kekasaran permukaan dan laju korosi baja ASTM A36 dengan media imersi NaCl 5%. Pengujian laju korosi menggunakan metode penurunan berat badan dan pengujian kekasaran permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju korosi tertinggi terjadi pada spesimen tanpa lapisanan sebesar 10,888 mpy, sedangkan laju korosi terendah terdapat pada spesimen dengan tiga lapisan cat epoksi, dengan laju korosi sebesar 2,475 mpy. Kesimpulannya, semakin banyak lapisan, maka permukaan semakin halus dan semakin baik dalam menghambat laju korosi. Dari hasil pengujian kekasaran (roughness tester), nilai tertinggi terjadi pada spesimen dengan satu lapis cat zinc chromete sebesar 32,7 µin, sedangkan nilai kekasaran terendah terjadi pada spesimen dengan tiga lapis cat epoxy sebesar 8,1 µin. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak lapisan yang diaplikasikan, maka permukaan akan semakin halus.