Syamsudin Syamsudin
Departemen Keperawatan Keluarga Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara Magelang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Lama Dirawat dengan Keadaan Harga Diri Pasien Skizofrenia Is Susilaningsih; Syamsudin Syamsudin; Rudi Astriyanto
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.512 KB)

Abstract

Latar belakang : Gangguan mental termasuk didalamnya skizofrenia merupakan gangguan yang sering mengalami serangan mental berulang dengan gejala-gejala yang khas yaitu kemunduran fungsi sosial, fungsi akademik maupun okupasi yang akan berdampak pada penurunan harga diri klien. Faktor lama dirawat di rumah sakit memunculkan bagi klien untuk melaksanakan tugas perkembangannya bahkan sering menumbuhkan perasaan terbuang yang pada akhirnya muncul harga diri rendah yang kronis. Tujuan : untuk mengetahui hubungan lama pasien di rawat di rumah sakit dengan keadaan harga diri klien. Metode : penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional yang melibatkan 383 pasien skizofrenia di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang, dan sampel yang digunakan sebesar 184 pasien. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara lama dirawat dengan keadaan harga diri pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang dengan p value (≤0,05) dan nilai korelasi pearson yaitu 14,628. Simpulan : seyogyanya dilakukan peningkatan kualitas dan frekuensi pelaksanaan tindakan keperawatan yang dapat meningkatkan harga diri melalui kegiatan terapi aktivitas kelompok, terapi kognitif dan interaksi komunikasi terapeutik.
Sosial Ekonomi Keluarga dengan Status Gizi Balita Syamsudin Syamsudin; Wahyu Tri Astuti; Eko Setyono
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.271 KB)

Abstract

Latar belakang : gizi kurang merupakan salah satu masalah gizi yang banyak ditemukan pada masa balita di Kecamatan Secang. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan mengingat masa balita adalah masa yang rawan terjadi penyakityang akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Banyak faktor yang mempengaruhi status gizi balita diantaranya adalah keadaan sosial ekonomi keluarga balita. Tujuan : penelitian untuk mengetahui hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dengan status gizi balita. Metode : penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi balita di Desa Grogolan sebanyak 30 anak, dan sampel yang digunakan sampel total. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan kuesioner terstruktur untuk mengetahui sosial ekonomi keluarga dan penimbangan berat badan balita untuk mengetahui status gizi balita. Hasil : penelitian menunjukkan bahwa balita gizi baik sebanyak 96,7%, gizi kurang gizi buruk sebanyak 3,3%, keluarga status ekonomi rendah 43,3%, status ekonomi tinggi 56,7%; ibu berpendidikan SD-SMP sebesar 56,7% , SMA-Perguruan Tinggi 43,3%. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara status ekonomi tidak ada hubungan bermakna dengan status gizi balita ( Fisher Exact Test nilai p : 0.433 > 0.05), tingkat pendidikan ibu tidak ada hubungan bermakna dengan status gizi balita (Fisher Exact Test nilai p : 1.000 > 0.05).
Pemberian Air Murni (Pure Water) Beroksigen Tinggi Terhadap Kebugaran Siswanto Siswanto; Syamsudin Syamsudin; Wahyu Tri Astuti
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.246 KB)

Abstract

Latar Belakang : Kebugaran adalah salah satu nilai positif olahraga. Tubuh membutuhkan energi untuk melakukan segala aktivitas, energi diperoleh dari kandungan makanan dan minuman yang dikonsumsi, diantarannya karbohidrat, protein, dan lemak yang semuanya dibantu dengan oksigen untuk membantu Adenosin Tri Phosphate (ATP) yang nantinya ATP menjadi sumber energi utama. Dalam sel tubuh, oksigen bereaksi dengan glukosa yang menghasilkan karbondioksida, H2O dan sejumlah energi yang disimpan dalam bentuk molekul berenergi tinggi yaitu ATP. Ketika tubuh membutuhkan energi, maka molekul ATP akan diubah menjadi Adenosin Di Phospat). Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian pure water beroksigen tinggi terhadap kebugaran pada mahasiswi tingkat 1 Akper Karya Bhakti Nusantara Magelang. Metode : Jenis penelitian eksperimen murni, pendekatan post test control group design. Sampel 20 mahasiswi dibagi 2 yaitu 10 mahasiswi diberi minum air putih biasa dan 10 mahasiswi minum air putih beroksigen tinggi selama 3 hari, kemudian dites kebugarannya. Hasil : Pada kelompok A yang diberi minum air putih biasa hasil indeks kebugaran jasmani semua dibawah 50, hasil tertinggi 47.73, kelompok B diberi minum pure water hasil indek kebugaran jasmani ada 5 naracoba yang di atas 50, hasil tertinggi 75.76 dan terendah 31.60. Simpulan : pure water beroksigen tinggi dapat meningkatkan kebugaran.