Penelitian ini berdasarkan kenyataan dilapangan bahwa kemandirian anak usia dini belum sesuai harapan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemandirian anak melalui kegiatan mendongeng.Kegiatan mendongeng dalam penelitian ini menggunakan media boneka tangan.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas.Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik KB Habibur Rahman sebanyak 16 anak.Prosedur penelitan meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi setiap siklusnya.Penelitian ini dilakukan dalam 1 siklus yang terdiri dari 4 pertemuan, dikarenakan hasil siklus I telah sesuai dengan indikator yang telah ditentukan.Indikator kemandirian anak meliputi kemandirian emosi, kemandirian perilaku, dan kemandirian nilai anak.Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil analisis yang dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa melalui kegiatan mendongeng menggunakan media boneka tangan mampu meningkatkan kemandirian anak di KB Habibur Rohman, yang ditunjukkan dengan persentase peningkatan sebesar 39,24%. Saran dari penelitian ini, guru BK diharapkan dapat merancang program bimbingan dan konseling bidang belajar agar lebih variatif dalam menggunakan metode agar anak lebih bersemangat lagi dalam belajar dan tidak monoton.Untuk lembaga PAUD, diharapkan Bimbingan dan Konseling di Lembaga PAUD dapat lebih intensif dalam membimbing anak agar lebih mandiri lagi ketika proses belajar. Sedangkan untuk lembaga swasta, diharapkan penelitian ini dapat digunakan acuan untuk meningkatkan kemandirian anak usia dini.