Bakhrudin All Habsy
Universitas Darul 'Ulum Jombang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Layanan Bimbingan Pribadi Terhadap Kemampuan Mengatur Waktu Siswa SMA Nofi Alifiyanti; Bakhrudin All Habsy; Rohana Maryam
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.847 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Layanan Bimbingan Pibadi serta pengaruhnya terhadap kemampuan Mengatur Waktu siswa SMA .Hipotesis yang diajukan adalah “ada pengaruh Layanan Bimbingan Pribadi terhadap kemampuan Mengatur Waktu siswa SMA Tahun Pelajaran 2020/2021. Sedang besarnya pengaruh Layanan Bimbingan Pribadi terhadap kemampuan Mengatur Waktu siswa lebih kecil dari 0,50 (<50%). Untuk menguji kebenaran hipotesis digunakan instrumen berupa angket. Angket disebarkan kepada siswa SMA sebanyak 58 siswa. Model analisis yang digunakan adalah Korelasi Product Moment dari Karl Pearson pada taraf signifikansi a = 0,05 untuk hipotesis I dan rumus Coeffisien Determinations untuk hipotesis II. Dari analisis dihasilkan bahwa Layanan Bimbingan Pribadi SMA Tahun Pelajaran 2020/2021 dalam kategori “cukup baik”. Hal ini dibuktikan dengan tanggapan responden terbesar pada interval 73 - 75 sebanyak 20 responden (34,48%). Adapun kemampuan Mengatur Waktu siswa SMA Tahun Pelajaran 2020/2021 dalam kategori “cukup baik”. Kesimpulan ini dibuktikan dengan nilai kemampuan Mengatur Waktu siswa SMA terbesar pada interval 91 - 95 sebanyak 20 responden (34,48%). Sedangkan hasil penelitian terakhir menyatakan bahwa Layanan Bimbingan Pribadi berpengaruh posistif signifikan terhadap kemampuan Mengatur Waktu siswa SMA Tahun Pelajaran 2020/2021. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai r hitung (0,630) > r tabel (0,254) pada taraf signifikansi a = 0,05. Dengan demikian disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) I yang penulis ajukan berbunyi “ ada pengaruh Layanan Bimbingan Pribad terhadap kemampuan Mengatur Waktu siswa SMA terbukti kebenarannya atau “diterima”. Adapun besarnya pengaruh Layanan Bimbingan Pribadi terhadap kemampuan Mengatur Waktu siswa adalah lebih kecil dari 0,50 (50%) yakni sebesar 0,396 atau 39,6%, ini artinya hipotesis (Ha) II yang penulis ajukan juga terbukti kebenarannya atau “diterima”.
Upaya Meningkatkan Kemandirian Anak Melalui Mendongeng Dengan Media Boneka Tangan Pada Kelompok Bermain Habibur Rohman Siti Masruroh; Bakhrudin All Habsy; Siti Arifah; Tadjoer Ridjal
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.906 KB)

Abstract

Penelitian ini berdasarkan kenyataan dilapangan bahwa kemandirian anak usia dini belum sesuai harapan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemandirian anak melalui kegiatan mendongeng.Kegiatan mendongeng dalam penelitian ini menggunakan media boneka tangan.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas.Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik KB Habibur Rahman sebanyak 16 anak.Prosedur penelitan meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi setiap siklusnya.Penelitian ini dilakukan dalam 1 siklus yang terdiri dari 4 pertemuan, dikarenakan hasil siklus I telah sesuai dengan indikator yang telah ditentukan.Indikator kemandirian anak meliputi kemandirian emosi, kemandirian perilaku, dan kemandirian nilai anak.Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil analisis yang dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa melalui kegiatan mendongeng menggunakan media boneka tangan mampu meningkatkan kemandirian anak di KB Habibur Rohman, yang ditunjukkan dengan persentase peningkatan sebesar 39,24%. Saran dari penelitian ini, guru BK diharapkan dapat merancang program bimbingan dan konseling bidang belajar agar lebih variatif dalam menggunakan metode agar anak lebih bersemangat lagi dalam belajar dan tidak monoton.Untuk lembaga PAUD, diharapkan Bimbingan dan Konseling di Lembaga PAUD dapat lebih intensif dalam membimbing anak agar lebih mandiri lagi ketika proses belajar. Sedangkan untuk lembaga swasta, diharapkan penelitian ini dapat digunakan acuan untuk meningkatkan kemandirian anak usia dini.