Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI BINAAN KASUS PADA REMAJA DENGAN DISMENORHOE MELALUI PENGOBATAN TRADISIONAL Helvy Yunida
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 7: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.589 KB)

Abstract

Masa Remaja merupakan masa penting dalam siklus kehidupan manusia. Dimana pada masa itu remaja mengalami masa transisi dari anak menuju dewasa, yang melibatkan berbagai aspek seperti biologis, psikologis, dan social budaya. Karena remaja yang sehat merupakan bekal untuk calon ibu yang sehat pula. Ketika remaja seorang mengalami sakit saat haid, Perlu dilakukan penatalaksanaan yang tepat dan aman untuk remaja tersebut. Pengobatan sakit pada waktu haid atau dismenorhoe dapat dilakukan dengan obat kimia dengan obat analgetic atau obat penahan rasa sakit atau obat tradisional. Penggunaan obat tradisional berupa obat herbal, dan memberikan kompresan pada tubuh yang sakit dengan air hangat. merupakan cara yang aman untuk meredakan sakit haid tersebut. Ketika remaja mengalami sakit pada waktu haid. Metode Penelitian dengan menggunakan study kasus, dengan teknik wawancara dan observasi. Diawali dengan dilakukan pengkajian dengan menggunakan format SOAP (Data Subjektif, Objektif, Analisa dan Penatalaksanaan). Penatalaksanaan tersebut dilakukan secara daring dan luring. Untuk penjelasannya dilakukan secara daring, sedangkan untuk praktiknya dilakukan secara luring. Hal ini dilakukan sehubungan masih adanya covid-19. Penatalaksanaan dilakukan dengan memberikan ramuan herbal seduhan jahe dan sereh dan pemberian kompres di tempat yang sakit untuk mengurangi rasa sakit saat haid. Binaan pada kasus remaja dengan dismenorhoe dilakukan selama 3 hari, diberikan dengan seduhan jahe dan sereh. Efek ramuan tersebut ternyata dapat mengurangi rasa sakit dan menambah rasa nyaman, mungkin karena ramuan tersebut membawa efek hangat pada seluruh tubuh ketika diminum. Sehingga sakit berkurang dan badan terasa menjadi lebih segar
IMPROVING THE PROFESSIONALISM OF HIGH SCHOOL TEACHERS THROUGH ASSISTANCE IN THE DEVELOPMENT OF INDEPENDENT CURRICULUM ASSESSMENT INSTRUMENTS AT SMAN MANDE, CIANJUR REGENCY Awaluddin Tjalla; Achmad Ridwan; Iva Sarifah; Komarudin Komarudin; Wardani Rahayu; Riyadi Riyadi; Helvy Yunida; BAMBANG AFRIADI; Ibnu Salman; Eko Widodo
International Education Trend Issue Vol. 1 No. 2 (2023): International Education Trend Issue July–December
Publisher : PT. BATARI EDU CALYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ieti.v1i2.241

Abstract

The current era of digitalization is experiencing very rapid changes. To adjust this, very fast adaptation is needed. Starting from the development of the younger generation in this era, we are currently in the revolution of industry 4.0. The industrial revolution 4.0 is marked by rapid developments in the IT world. The key is in several words such as automation, big data analysis, robot technology, artificial intelligence (AI), to the internet of things (IoT). While many are still adapting to the industrial revolution 4.0, the discourse about the next revolution is the Industrial Revolution 5.0 where in this era it takes knowledge, skills and character of the younger generation who are able to quickly adopt and adapt to the new technology. To keep up with this era, teacher professionalism is needed in order to educate students to become a young generation who are able to move quickly to adapt to the environment. Conducting Community Service through improving the professionalism of SMAN Mande teachers through assistance in the development of the Merdeka curriculum assessment instrument is one of the strategies to support as a support system to realize that era. A teacher with high professionalism will be able to increase the capacity and capability of his students, so that they can welcome the era of the industrial revolution 4.0 and 5.0.