Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

IPTEKS IMPLEMENTASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH BERBASIS E-PLANNING PADA BADAN PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) SULAWESI UTARA Paat, Harry Patrick; Tuju, Edward Fredrik; Kalalo, Meily Y. B.
Jurnal Ipteks Akuntansi Bagi Masyarakat Vol 2, No 2 (2018): JIAM
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32400/jiam.2.02.2018.21627

Abstract

As per Permendagri No. 86 of 2017 concerning Procedures for Regional Development Planning, good and effective management of Regional Development can increase the rate of economic growth and community welfare. For this reason, the Government through the Regional Planning and Development Agency (BAPPEDA) of North Sulawesi Province as part of the Regional Organization (OPD) is an element of planning for regional government organizers and has the task of assisting the Governor in the preparation and implementation of regional policies regional development planning. The purpose of this study is to evaluate and analyze the results of the preparation of planning documents and inputting RPJMD, Renstra, RKPD and E-planning based Renja as mandated in Ministerial Regulation number 86 of 2017 through the preparation stages of preparation, drafting, drafting, implementing Musrenbang, final draft formulation and stipulation. The method applied is the guideline for operating the annual parameter e-planning module by the Deputy for Supervision of Regional Financial Management. The results of this study indicate that BAPPEDA of North Sulawesi Province has implemented the mandate of Permendagri No. 86 of 2017, but have not optimized the use of e-planning applications. For this reason, the future BAPPEDA of North Sulawesi Province can improve its performance through e-planning.
EVALUASI AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) DI DESA SEA SATU PERUMAHAN CHT, KABUPATEN MINAHASA Dalipang, Marre Ika; Kalangi, Lintje; Kalalo, Meily Y. B.
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 4 (2019): JE VOL 7 NO 4 (2019)
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.229 KB) | DOI: 10.35794/emba.v7i4.25470

Abstract

Abstrak: Akuntansi pemerintahan memiliki tiga tujuan pokok, yaitu pertanggungjawaban, manajerial, dan pengawasan. Pertanggungjawaban yang dilakukan pemerintah merupakan perwujudan dari penyediaan informasi mengenai setiap tindakan atau kegiatan dalam pengelolaan keuangan yang dilakukan pemerintah selama satu periode. Alokasi dana desa merupakan pendapatan desa yang diperoleh dari pemerintah kabupaten/kota, yang sumbernya dari dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang diterima oleh kabupaten/kota sebesar 10% untuk desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertanggungjawaban (akuntabilitas) pemerintah desa dan transparansi dalam pengelolaan alokasi dana desa pada tahap perencanaan, pelaksanaan,  penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban dengan melihat Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban yang dilakukan oleh pemerintah  Desa Sea Satu Perumahan CHT dengan melihat Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 dalam pengelolaan alokasi dana desa sudah melakukan secara akuntabilitas dan transparan untuk prosesnya sendiri belum optimal secara menyeluruh.Kata Kunci : akuntabilitas, transparansi, alokasi dana desa
ANALISIS PENERAPAN POTONGAN HARGA TERHADAP TINGKAT PENJUALAN PADA PT. PLN (PERSERO) UNIT LAYANAN PELANGGAN (ULP) MANADO SELATAN Usman, Yuliasari; Sondakh, Jullie J.; Kalalo, Meily Y. B.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.876 KB) | DOI: 10.35794/emba.v7i3.25147

Abstract

Abstrak: Potongan harga merupakan salah satu strategi yang banyak digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan penjualan produknya, Pada tahun 2017 salah satu perusahaan BUMN di indonesia yaitu PT. PLN persero menerapkan potongan harga bagi pelanggan yang ingin melakukan tambah daya. Oleh karena itu saya ingin melihat apakah potongan harga yang diterapkan kepada pelanggannya dapat memberikan peningkatak terhadap penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebelum dan setelah penerapan potongan harga terhadap tingkat penjualan PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Manado Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif berupa hasil wawancara dengan pihak manajemen dan data kuantitatif berupa laporan penjualan selama tahun 2016-2018 yang diperoleh dari data primer. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan penjualan setelah diterapkan potongan harga dibandingkan dengan sebelum diterapkan potongan harga, namun peningkatan yang terjadi tidak terlalu besar karena potongan harga hanya diberikan kepada pelanggan tarif rumah tangga yang berdaya listrik kecil. Kegiatan promosi yang menunjang penjualan juag dirasa membantu namun masih banyak pelangan yang belum mengetahui informasi mengenai promo potongan harga ini. Sebaiknya perusahaan melaksanankan promosi yang lebih baik lagi agar pemerataan informasi mengenai potongan harga lebih tinggi dan dapat meningkatkan penjualan perusahaan. Kata Kunci : penerapan, potongan harga, tingkat penjualan
ANALISIS PEMOTONGAN DAN PENGENAAN PPH PASAL 21 ATAS PENGHASILAN YANG MENJADI BEBAN APBN ATAU APBD ATAS GAJI DAN TUNJANGAN KINERJA DAERAH PEGAWAI PADA DIKPORA KABUPATEN MINAHASA Woruntu, Rizka Amerchia; Pangemanan, Sifrid S.; Kalalo, Meily Y. B.
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 3 (2015): JE Vol.3 No.3 (2015) Hal. 1266-1395
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.098 KB) | DOI: 10.35794/emba.v3i3.10415

Abstract

PPh Pasal 21 merupakan pajak yang terutang atas penghasilan yang menjadi kewajiban Wajib Pajak untuk membayarnya. Penghasilan yang dimaksud adalah berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apapun sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, atau sebagai imbalan atas jasa, dan kegiatan yang dilakukan oleh Wajib Pajak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan penghitungan, pemotongan, penyetoran dan pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 atas Gaji dan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) Pegawai pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minahasa khususnya pegawai bidang sekolah dasar (SD) pada tiga sekolah yang ada di kecamatan Eris. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian tentang PPh Pasal 21 dari 25 orang Guru PNS yang bekerja di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minahasa khususnya pada 3 sekolah yang ada di kecamatan Eris untuk TKD pegawai, telah sesuai dengan penerapan menurut Peraturan Pemerintah No. 80 Tahun 2010, karena tidak terdapat selisih dalam perhitungan. Dan untuk Gaji pegawai belum sesuai dengan penerapan menurut Peraturan Pemerintah No. 80 Tahun 2010, karena dalam perhitungan masih terdapat selisih. Sebaiknya petugas penghitung melakukan pengecekan ulang terhadap perhitungan atas PPh Pasal 21. Kata kunci: Pajak penghasilan, gaji, tunjangan, kinerja
ANALISIS PENGAKUAN PENDAPATAN DAN BEBAN DALAM PENYAJIAN LAPORAN LABA RUGI PADA PT SEDERHANA KARYA JAYA Kodong, Tessa Isabel; Sabijono, Harijanto; Kalalo, Meily Y. B.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.035 KB) | DOI: 10.35794/emba.v7i3.25091

Abstract

Abstrak: Pembangunan yang ada di Indonesia pada saat ini sudah berkembang dengan baik. Hal ini mempengaruhi keberadaan perusahaan jasa konstruksi di Indonesia yang juga mengalami peningkatan seiring meningkatnya pembangunan. Perlakuan akuntansi pendapatan perusahaan konstruksi berhubungan dengan kontrak konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah pengakuan pendapatan dan beban dalam penyajian laporan laba rugi di PT. Sederhana Karya Jaya telah sesuai dengan PSAK No. 34. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu penelitian yang hasilnya berupa data deskriptif dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurut PSAK No. 34 bahwa pengakuan pendapatan dan beban jasa konstruksi dinyatakan bahwa bila hasil (outcome) kontrak konstruksi dapat diestimasi secara andal, pendapatan kontrak dan beban kontrak yang berhubungan dengan kontrak konstruksi harus diakui masing-masing sebagai pendapatan dan beban dengan memperhatikan tahap penyelesaian aktivitas kontrak pada tanggal neraca. Pada prakteknya PT. Sederhana Karya Jaya dalam menetapkan pengakuan Pendapatan dan Beban adalah menggunakan metode presentase penyelesaian. Sebaiknya dalam laporan laba rugi perusahaan memisahkan pendapatan dan biaya-biaya di setiap proyek ataupun usaha lain perusahaan agar dibuat lebih rinci. Kata Kunci: akuntansi pendapatan, beban konstruksi dan PSAK No. 34
PENGARUH SELF EFFICACY, KOMPLEKSITAS TUGAS DAN KEAHLIAN AUDIT TERHADAP AUDIT JUDGMENT AUDITOR PADA INSPEKTORAT PROVINSI SULAWESI UTARA Tumurang, Dewi Octavia; Ilat, Ventje; Kalalo, Meily Y. B.
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019)
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.432 KB) | DOI: 10.35794/emba.v7i3.24906

Abstract

Abstrak Inspektorat daerah adalah salah satu unit yang melakukan audit terhadap pemerintah daerah. Inspektorat daerah mempunyai tugas menyelenggarakan kegiatan pengawasan umum pemerintah daerah dan tugas lain yang diberikan kepala daerah. Ketika melakukan audit, auditor dituntut untuk dapat memberikan pertimbangan dalam mengawasi laporan keuangan suatu entitas pemerintahan. Audit judgement merupakan pertimbangan pribadi yang dilakukan auditor dalam pengambilan keputusan atas kewajaran suatu laporan keuangan. Audit judgement dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya Self-Efficacy, Kompleksitas Tugas dan Keahlian Audit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Self-Efficacy, Kompleksitas Tugas dan Keahlian Audit terhadap Audit Judgment. Sampel penelitian adalah auditor Inspektorat Provinsi Sulawesi Utara yang berjumlah 50 orang. Teknik sampling yang digunakan menggunakan teknik simple random sampling. Data diperoleh melalui kuesioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda dan pengujian data dilakukan dengan dibantu oleh Program SPSS.25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Self-Efficacy berpengaruh positif dan signifikan  terhadap audit judgment, sedangkan Kompleksitas Tugas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit judgment, dan Keahlian Audit berpengaruh positif dan signifikan terhadap audit judgment. Saran untuk Auditor Inspektorat Provinsi Slawesi Utara diharapkan untuk dapat mempertahankan judgment yang dibuat meskipun dihadapkan dengan tekanan dan tetap mempertahankan serta mengembangkan self-efficacy dan menerapkan keahlian audit yang dimilikinya. Kata kunci: pertimbangan audit, efikasi diri, tekanan ketaatan
ANALISIS ASPEK KEPERILAKUAN TERHADAP PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PERSEDIAAN PADA PT. SURYA WENANG INDAH MANADO Akay, Evaliana Marantika; Poputra, Agus T.; Kalalo, Meily Y. B.
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.3 No.4 (2016) Hal. 624-742
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.037 KB) | DOI: 10.35794/emba.v4i1.11771

Abstract

Sistem informasi akuntansi merupakan salah satu hal penting yang dimiliki sebuah perusahaan, termasuk di dalamnya sistem akuntansi persediaan mengingat persediaan merupakan elemen yang penting pada perusahaan dagang. Sebuah sistem yang dijalankan tidak lepas dari sumber daya manusia yang berperan untuk menjalankan sistem tersebut. Oleh karena itu, perlu adanya pertimbangan mengenai aspek keperilakuan dalam mendesain, menganalisa, mengimplementasi dan menjalankan sistem akuntansi tersebut termasuk di dalamnya menjalankan sistem akuntansi persediaan, yakni apakah sistem dijalankan dengan baik sesuai dengan tujuan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aspek keperilakuan terhadap sistem akuntansi persediaan yang dijalankan PT. Surya Wenang Indah sebagai perusahaan distributor barang. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek keperilakuan berpengaruh secara signifikan terhadap sistem akuntansi persediaan yang dijalankan perusahaan. Diharapkan perusahaan dapat lebih memperhatikan aspek keperilakuan dalam menjalankan sistem yang ada sehingga nantinya sistem dapat berjalan dengan efektif dan efisien sesuai dengan tujuan perusahaan. Kata kunci:sistem akuntansi persediaan, aspek keperilakuan
ANALISIS DAMPAK ELECTRONIC DATA PROCESSING (EDP) TERHADAP PELAKSANAAN AUDIT INTERNAL PADA PT. BPR BANK PRISMA DANA MANADO Titarsole, Vettriany; Nangoy, Grace B.; Kalalo, Meily Y. B.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.09 KB) | DOI: 10.35794/emba.v7i3.24191

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan audit internal dalam perusahaan menjadi hal yang sangat penting karena memiliki pengaruh yang besar terhadap perusahaan. Electronic Data Processing (EDP) auditing atau audit pengolahan data elektronik adalah istilah yang dapat diartikan sebagai suatu proses mengumpulkan dan menilai bukti untuk menentukan apakah sistem komputer mampu mengamankan harta, memelihara kebenaran data maupun mencapai tujuan organisasi perusahaan secara efektif dan menggunakan harta perusahaan secara hemat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak dari EDP terhadap pelaksanaan audit internal di PT. BPR Bank Prisma Dana Manado. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa EDP memiliki dampak terhadap pelaksanaan audit internal di PT. BPR Bank Prisma Dana Manado. Pelaksanaan audit internal dapat berjalan dengan konsisten, efektif dan efisien, namun masih memiliki kekurangan seperti data corrupt yang diakibatkan karena adanya kerusakan hardware. Perusahaan disarankan menggunakan aplikasi atau software yang memiliki pembaharuan yang berkala, agar aplikasi yang digunakan selalu membaharui fitur-fitur yang baru dan perbaikan dari bug aplikasi yang digunakan. Kata Kunci : audit internal, electronic data processing
ANALISIS PERHITUNGAN, PENCATATAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN ATAS DANA PIHAK KETIGA PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. AREA MANADO Sembiring, Maya B.; Sondakh, Jullie J.; Kalalo, Meily Y. B.
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 4 (2019): JE VOL 7 NO 4 (2019)
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1353.326 KB) | DOI: 10.35794/emba.v7i4.25367

Abstract

Abstrak: Direktorat Jenderal Pajak mengatakan ada tiga sektor yang berkontribusi besar dalam penerimaan pajak salah satunya adalah sektor keuangan termasuk perusahaan perbankan. PT. Bank Mandiri termasuk salah satu perusahaan perbankan yang banyak menghasilkan produk Tabungan, Deposito dan Giro. Bank Mandiri memberikan penghasilan berupa bunga kepada nasabah saat melakukan penyimpanan. Penghasilan tersebut dikenakan Pajak sebesar 20% diatur dalam PP No. 123 Tahun 2015. Tujuan penelitian ini untuk menguji kepatuhan perhitungan, pencatatan dan pelaporan pajak penghasilan pasal 4 ayat 2 atas Dana Pihak Ketiga PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Area Manado. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif yaitu menganalisis proses perhitungan, pencatatan dan pelaporan pajak penghasilan bunga atas Dana Pihak Ketiga Bank Mandiri khususnya perhitungan bunga bagi deposan yang memiliki satu nomor rekening atau lebih. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif berupa hasil wawancara dan mutasi rekening nasabah. Hasil penelitian menunjukkan proses perhitungan dan pelaporan pajak bunga bank mandiri belum seluruhnya  mematuhi aturan yang berlaku dan untuk penyetoran pajak bunga terjadi keterlambatan dalam pembayaran serta perlu menerapkan pengecualian pajak bunga atas saldo di bawah Rp7.500.000 dan bukan jumlah dipecah-pecahkan. Dalam meningkatkan kualitas layanan diharapkan lebih memperhatikan waktu pelaporan pajak dan memperbaharui pengetahuan perpajakan terkini.Kata Kunci: pph final, tabungan, deposito, giro
ANALISIS PERBANDINGAN JUMLAH ALAT BERAT DENGAN PENERIMAAN PEMUNGUTAN PAJAK DARI TAHUN KE TAHUN DAN KONTRIBUSINYA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH SULAWESI UTARA Karels, Hana Glorya; Karamoy, Herman; Kalalo, Meily Y. B.
GOING CONCERN : JURNAL RISET AKUNTANSI Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32400/gc.15.2.28202.2020

Abstract

Local governments always need local revenue sources that can support regional expenditure financing from various alternative revenue sources that may be collected by the region. Tax as the biggest source of state revenue has a tendency to increase from year to year. One of them is the motor vehicle tax, especially the heavy vehicle motor vehicle tax. The purpose of this study is to analyze the magnitude of the comparison of the number of heavy equipment from year to year with existing tax revenue, analyze its contribution in increasing local revenue and the obstacles faced in heavy equipment tax collection in North Sulawesi using descriptive qualitative research methods. Research results show that the number of heavy equipment that exists with the amount that pays heavy equipment tax has an unbalanced comparison from year to year. With an average number of revenues or tax realization of heavy equipment in the last 3 (three) years amounting to Rp. 198,250,854. The average heavy equipment tax contribution from 2016 to 2018 is only 0.18%, which shows very poor criteria. The existence of a lawsuit from the association of owners and users of heavy equipment that is still in the process of being one of the obstacles of collecting heavy equipment tax itself.