Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Management of Complicated Crown Fracture of Anterior Primary Teeth Puji Kurnia
Denta Journal Kedokteran Gigi Vol 15 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/denta.v15i2.8

Abstract

Background: Injury in the primary teeth and their supporting structures is one of the most common dental health problems observed in children. Injuries in children occurred from an external forces which classified in to dental emergency treatment in pediatric growth and development. A child is perceived to be in a dynamic state of growth, both mentally and physically. Curiosity about surrounding environment and urging to explore may lead to dental injuries. A vital pulpectomy and continued selection of an appropriate restoration after a traumatic injury can mentain the primary tooth in its arch until the time of exfoliation. Purpose: Reported the management of complicated crown fractures in the upper left primary teeth. Case Report: This report presented a 2 years old boy with complicated crown fracture on the upper left primary teeth. The parents gave the history of trauma related to front region of the jaw and they wanted to restore the involved tooth without getting extraction. After an intra oral examinations, it was observed that crown was fracture with vital dental condition. Case Management: After removing the fractured fragment, a vital pulpectomy was conducted in three visit periods at the remaining upper left primary teeth with final glass ionomer cement restoration using strip crowns. Conclusion: The importance of reconstruction on anterior primary teeth after traumatic injury provides both functional and aesthetic restorations for the child, what reflects on masticatory efficiency, increased self-steam and also phonetic improvements.
Efektivitas Edukasi Penggunaan Pasta Gigi yang Mengandung Fluoride terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Kesehatan Mulut Puji Kurnia; Eni Rahmi; Reni Nofika; Yudi Setiawan; Eunike Yemima
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 05 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i05.1584

Abstract

Kombinasi antara menyikat gigi yang bertujuan membersihkan plak secara mekanis dengan penggunaan pasta gigi mengandung ion fluor yang memengaruhi proses demineralisasi dan remineralisasi dapat mencegah karies. Anak berusia di bawah 8 tahun masih membutuhkan bimbingan dari orang tua terutama ibu dalam proses menyikat gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi penggunaan pasta gigi yang mengandung fluoride terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang kesehatan mulut anak. Penelitian ini mengumpulkan subyek penelitian berjumlah 25 subyek dari 32 subyek awal, terdiri dari guru SMKN 1 Batanghari Jambi yang merupakan seorang ibu. Subyek dievaluasi secara daring dengan 8 butir closed ended question saat pre-test (20 Juni 2021) dan post-test (21 Juni 2021). Uji statistik menggunakan pre-test dan post-test dengan SPSS. Uji indeks gain score dilakukan untuk menentukan tingkat efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan responden antara sebelum (5,16±1,930) dan setelah (5,64 ± 1,800) pemberian edukasi penggunaan pasta gigi yang mengandung fluoride. Nilai efektivitas yaitu 0,2 (g<0,3). Edukasi kepada ibu memberikan pengaruh positif namun nilai efektivitasnya rendah.
Efektivitas Edukasi Penggunaan Pasta Gigi Zinc Kepada Guru TK Mengunakan Metode Teledentsistry di Masa Pandemi COVID-19 Yudi Setiawan; Dedi Sumantri; Rahmi Khairani Aulia; Puji Kurnia; Wulandani Liza Putri; Dyana Putri; M. Iqbal
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 05 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i05.1588

Abstract

Pandemi COVID-19 memiliki dampak terhadap masyarakat, pengetahuan dalam pencegahan penyebaran diperlukan agar dapat mengurangi tertularnya COVID-19. Oleh karena penerapan physical distancing, metode edukasi secara daring dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi penggunaan pasta gigi zinc kepada guru TK menggunakan metode teledentistry di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional yang dilakukan pada guru TK se-Kecamatan Lubuk Basung yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kuisioner dengan 10 pertanyaan tertutup diberikan kepada populasi yang berjumlah 53 orang sebelum intervensi, kemudian dilakukan intervensi berupa edukasi secara daring dan dilakukan pengisian kuisioner kembali. Nilai 1 diberikan jika jawaban benar dan 0 jika jawaban salah. Statistika deskriptif dan perangkat lunak PSPP digunakan untuk menganalisa data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata pengetahuan yang signifikan antara sebelum (17,98±2,274) dan sesudah (19,49±1,265) pemberian edukasi penggunaan pasta gigi zinc kepada guru TK mengunakan metode teledentsistry (Pv=0,000). Berdasarkan uji gain score diperoleh hasil sebesar 0,75, disimpulkan edukasi penggunaan pasta gigi zinc kepada guru TK menggunakan metode teledentistry terbukti memiliki efektifitas tinggi.
Efektivitas Edukasi Penggunaan Pasta Gigi yang Mengandung Fluoride terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Kesehatan Mulut Puji Kurnia; Eni Rahmi; Reni Nofika; Yudi Setiawan; Eunike Yemima
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 05 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i05.1584

Abstract

Kombinasi antara menyikat gigi yang bertujuan membersihkan plak secara mekanis dengan penggunaan pasta gigi mengandung ion fluor yang memengaruhi proses demineralisasi dan remineralisasi dapat mencegah karies. Anak berusia di bawah 8 tahun masih membutuhkan bimbingan dari orang tua terutama ibu dalam proses menyikat gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi penggunaan pasta gigi yang mengandung fluoride terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang kesehatan mulut anak. Penelitian ini mengumpulkan subyek penelitian berjumlah 25 subyek dari 32 subyek awal, terdiri dari guru SMKN 1 Batanghari Jambi yang merupakan seorang ibu. Subyek dievaluasi secara daring dengan 8 butir closed ended question saat pre-test (20 Juni 2021) dan post-test (21 Juni 2021). Uji statistik menggunakan pre-test dan post-test dengan SPSS. Uji indeks gain score dilakukan untuk menentukan tingkat efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan responden antara sebelum (5,16±1,930) dan setelah (5,64 ± 1,800) pemberian edukasi penggunaan pasta gigi yang mengandung fluoride. Nilai efektivitas yaitu 0,2 (g<0,3). Edukasi kepada ibu memberikan pengaruh positif namun nilai efektivitasnya rendah.
Efektivitas Edukasi Penggunaan Pasta Gigi Zinc Kepada Guru TK Mengunakan Metode Teledentsistry di Masa Pandemi COVID-19 Yudi Setiawan; Dedi Sumantri; Rahmi Khairani Aulia; Puji Kurnia; Wulandani Liza Putri; Dyana Putri; M. Iqbal
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 05 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i05.1588

Abstract

Pandemi COVID-19 memiliki dampak terhadap masyarakat, pengetahuan dalam pencegahan penyebaran diperlukan agar dapat mengurangi tertularnya COVID-19. Oleh karena penerapan physical distancing, metode edukasi secara daring dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi penggunaan pasta gigi zinc kepada guru TK menggunakan metode teledentistry di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional yang dilakukan pada guru TK se-Kecamatan Lubuk Basung yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kuisioner dengan 10 pertanyaan tertutup diberikan kepada populasi yang berjumlah 53 orang sebelum intervensi, kemudian dilakukan intervensi berupa edukasi secara daring dan dilakukan pengisian kuisioner kembali. Nilai 1 diberikan jika jawaban benar dan 0 jika jawaban salah. Statistika deskriptif dan perangkat lunak PSPP digunakan untuk menganalisa data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata pengetahuan yang signifikan antara sebelum (17,98±2,274) dan sesudah (19,49±1,265) pemberian edukasi penggunaan pasta gigi zinc kepada guru TK mengunakan metode teledentsistry (Pv=0,000). Berdasarkan uji gain score diperoleh hasil sebesar 0,75, disimpulkan edukasi penggunaan pasta gigi zinc kepada guru TK menggunakan metode teledentistry terbukti memiliki efektifitas tinggi.