Julius Galih Prima Negara
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Aplikasi “Woro-Woro” Untuk UBKM Posyandu Notoyudan Zeny Ernaningsih; Mariska Marlia Dwi Purnamawati; Julius Galih Prima Negara
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 5 No 2 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 2 Vol 5 Juli 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1165.876 KB)

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk kegiatan Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat(UKBM). Posyandu dikelola dan diselenggarakan secara berkala di lapisan masyarakat dengantujuan untuk memberikan kemudahan bagi ibu dan balita dalam memperoleh pelayanan kesehatandasar. Posyandu yang terintegrasi merupakan kegiatan pelayanan sosial yang terhubung denganprogram pemerintah dalam hal pemantauan tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu di wilayahtertentu. Pada dasarnya, posyandu sendiri merupakan wadah pemberdayaan masyarakat yangdibentuk melalui musyawarah mufakat di tingkat desa dan padukuhan. Masyarakat akan memilihbeberapa orang untuk menjadi pengelola kegiatan posyandu. Pengelola posyandu inilah yangnantinya disebut sebagai kader.Tugas kader selain melayani kesehatan dasar masyarakat adalah menjadi narasumbersekaligus penghubung informasi mengenai program kesehatan yang sedang dilakukan olehpemerintah maupun puskesmas daerah. Informasi mengenai program kesehatan dari pemerintahini kerap kali terkendala akibat kurangnya distribusi informasi yang kurang merata. Kendala inijuga dirasakan oleh kader dari Posyandu Notoyudan. Pembagian informasi yang kurang merata inidisebabkan karena para kader dari Posyandu Notoyudan harus mencetak undangan formal yangberbentuk hardcopy sebagai pengumuman dan membagikannya kepada kepala rumah tangga yangmemiliki BALITA. Situasi ini membutuhkan effort yang lebih bagi para kader dari PosyanduNotoyudan untuk melaksanakan misi pelayanannya terlebih dalam situasi pandemi COVID 19.Pencetakan undangan formal ini juga kerap kali memakan biaya cetak yang cukup tinggi.Berdasarkan kondisi di atas, maka dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat mengakomodasiundangan formal secara online. Aplikasi “WORO-WORO” ini diharapkan dapat menjadi salahsatu sumber informasi yang dapat divalidasi kebenarannya karena hanya pengelola Posyandu yangdapat mengolah dan membagikan informasi mengenai program kesehatan pemerintah ini kepadasetiap kepala keluarga. Informasi akan disebarkan melalui teknik push notification di masingmasinghandphone, sehingga setiap kader dapat menerima undangan secara real-time. Aplikasi inidiharapkan dapat mereduksi berita hoax yang tersebar melalui media lainnya
ANALISIS TINGKAT PENERIMAAN PENGGUNAAN NOTION DALAM MENERAPKAN AGILE SCRUM PADA PROYEK GAMELAN METAVERSE Yohanes Malvin Buntoro; Putri Nastiti; Clara Hetty Primasari; Yohanes Priadi Wibisono; Julius Galih Prima Negara
Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (Simika) Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (Simika)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/simika.v6i1.2351

Abstract

The Gamelan Metaverse Project is a project for creating the Virtual Reality Metaverse Gamelan application with an Agile Scrum framework that aims to educate people about gamelan and how to play it. This project was carried out by apprentices from PT Arutala, which consisted of students from several universities in Yogyakarta. Project participants were asked to use a project management tool, Notion, in the hope of facilitating coordination and reducing miscommunication. The purpose of this study is to determine what factors influence apprentices' acceptance of Notion at PT Arutala, as well as how helpful the apprentices are when using Notion. This research will use the Technology Acceptance Model (TAM) model in analyzing Notion acceptance factors for PT Arutala apprentices. The author used the TAM model to investigate the variables that influenced the acceptance of Notion among the Arutala internship.The research used seven hypotheses in the TAM model to determine its level of acceptance, and found that all hypotheses had a positive relationship, with six of them are significant and one is not significant.These results was obtained by running path coefficient and t-stistic test on the TAM model that author used.This research concludes that while the interns have acknowledged the benefits form using Notion, it requires time for them to incorporate its usage into their project management routine.