Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEKANISME REPLACEMENT CREW KAPAL GUNA MEMPERLANCAR CREWING MANAGEMENT DI PT. JASINDO DUTA SEGARA Nur Rohmah; Adhi Pratistha Silen; Yusuf Sutrisno
Dinamika Bahari Vol 8 No 1 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.094 KB) | DOI: 10.46484/db.v8i1.67

Abstract

Diketahui bahwa replacement crew adalah kegiatan yang sangat penting terhadapkelancaran crewing management pada perusahaan crew manning agency. Dari hal tersebut,maka penulis tertarik untuk meneliti tentang “Mekanisme Replacement Crew Kapal gunaMemperlancar Crewing Management di PT. Jasindo Duta Segara”. Penelitian ini menggunakanmetode deskriftif kualitatif dengan mendeskripsikan secara terperinci mekanisme replacementcrew kapal dalam menunjang crewing management di PT. Jasindo Duta Segara.Hasil penelitian menunjukkan kendala-kendala yang dihadapi adalah control waiting listbelum rapi, permintaan crew menddadak, pengarsipan dengan sistem manual dan sedikitnyaminat crew bekerja pada perusahaan Korea. Upaya yang dilakukan adalah dengan mengupdatewaiting list crew secara teratur, membuat kebijakan baru kepada ship owner, pengarsipandengan sistem komputerisasi dan menyakinkan kepada crew kapal mengenai keuntunganbekerja pada perusahaan Korea dan memberikan masukan ke ship owner sebagai bahanevaluasi.
TERLEPASNYA JANGKAR KIRI PADA SAAT BERLABUH JANGKAR DI ANCHORAGE AREA PELABUHAN TANJUNG INTAN CILACAP Priyangga Aji Nugroho; Moh. Aziz Rohman; Nur Rohmah
Dinamika Bahari Vol 9 No 2 (2019): Edisi Mei 2019
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.689 KB) | DOI: 10.46484/db.v9i2.102

Abstract

Jangkar kiri MV. DK 01 terlepas pada saat berlabuh jangkar di anchorage areaPelabuhan Tanjung Intan Cilacap sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang menyebabkanterlepasnya jangkar kiri pada saat berlabuh jangkar dan upaya yang perlu dilakukan setelahterlepasnya jangkar kiri pada saat open brake tersebut agar proses berlabuh jangkar dapatdilaksanakan dengan baik. Metode yang digunakan adalah fishbone analysis untuk mencari faktor-faktorpermasalahan dan USG analysis untuk menghasilkan perioritas masalah. Faktor-faktorpenyebab yaitu kurangnya kesadaran crew kapal akan pentingnya proses berlabuh jangkar,pemilihan metode berlabuh jangkar yang kurang efektif, kurangnya perawatan danpengecekan windlass, kondisi lingkungan yang tidak mendukung. Upaya yang perlu dilakukan adalah Second Officer langsung memplotting posisi jangkarkiri yang terjatuh untuk menghindari jangkar kiri tersebut hilang dan Nahkoda sebagaipemimpin kapal langsung mengambil kebijakan untuk menggunakan jangkar kanan denganmetode walk back ship anchoring method dimana jangkar kanan diturunkan dengan hati-hatimenggunakan rem untuk menghindari kejadian yang sama.