Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Alat Penyedia Air Tawar bagi Masyarakat Pantai Desa Sekaroh M. Mirmanto; M. Mara; I.B. Alit; S. Sujita; H.S. Tira
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 3, No 1 (2021): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3161.167 KB)

Abstract

Beberapa desa di pinggir pantai di daerah Loteng dan Lotim sering mengalami kekeringan setiap tahunnya. Air tawar yang merupakan kebutuhan pokok menjadi barang langka dan mahal harganya. Oleh sebab itu perlu dilakukan kegiatan pengabdian penyuluhan dan demo alat penyedia air laut tenaga surya (distiller) di desa Sekaroh, Jerowaru, Lotim. Dengan adanya percontohan dan penyuluhan tentang distiller  ini, tim pengabdian masyarakat berharap/ bertujuan bahwa masyarakat mempu tergerak hatinya untuk mencoba membuat peralatan serupa guna menanggulangi masalah kekurangan air tawar. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah demo dan penyuluhan dengan terlebih dulu membuat alat percontohan/ distiller dan mengujinya. Hasil uji distiller menunjukan bahwa dengan luasan distiller sekitar 0,8 m², distiller  mampu menghasilkan air tawar 700 sd 1000 ml air tawar per hari. Tetapi jika dilakukan scaling up misal luasanya menjadi 100 m²,  maka satu hari bisa menghasilkan air tawar sebanyak 80 sd 125 liter. Hasil dari kegiatan ini adalah satu unit alat penyedia air tawar (distiller ) atau alat pengubah air laut menjadi air tawar bertenaga matahari, dan perubahan perilaku masyarakat yang tertarik untuk mencoba membuat alat serupa. Peserta banyak yang bertanya secara detail tentang pembuatanya dan mereka akan mencotoh peralatan tersebut untuk digunakan mereka sendiri-sendiri terutama yang rumahnya dekat pantai. Ketertarikan masyarakat inilah meruoakan salah satu keberhasilan dari program pengabdian ini.
Experimental study of the effect of load and vehicle speed on energy consumption of electric vehicles, Faculty of Engineering, University of Mataram I.M. Mara; H.S. Tira; T. Rachmanto; I.M. Nuarsa
Dinamika Teknik Mesin Vol 15, No 2 (2025): Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dtm.v15i2.1111

Abstract

The use of electrical energy for vehicles is currently very relevant because its efficiency is relatively high and is environmentally friendly, due to, it does not emit exhaust gases emission. Indonesia has a huge potential to develop electric vehicles because there is a lot of nickel available to be processed into batteries. However, it is necessary to consider the level of energy use of the electric vehicle that will be made. How much does speed influence the use of electrical energy, or at what speed does an electric vehicle provide the greatest efficiency in energy use. This research is intended to study how much vehicle speed influences energy consumption and also to obtain the vehicle speed range with the lowest energy use efficiency in autonomous electric vehicles, Faculty of Engineering, University of Mataram. The lowest energy consumption occurs at a speed of 20 km/h with a load of 960 kg, which is 0.173 kWh/km. The most efficient speed for distance traveled per kWh is 30 km/h, regardless of vehicle weight. A speed of 40 km/h decreases efficiency, especially with a heavier load, while increasing the load at lower speeds (20 km/h and 30 km/h) does not significantly reduce efficiency, and even slightly increases the distance traveled.