Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna Simbolik Upacara Coka Iba Bagi Masyarakat Weda Di Kabupaten Halmahera Tengah Karim, Rahman A
JURNAL ILMIAH SOCIETY Vol 1, No 17 (2015)
Publisher : JURNAL ILMIAH SOCIETY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Traditional ceremony in public life has a purpose to establish the relationship between human beings , between man and nature and between man and God . CokaIba is a traditional ceremony performed by people in these three areas in the district Halmahera Tengah are Patani, Weda and Maba. This is ceremony held on eachcommemorate the great day of Islam is Prophet Muhammad 'sMaulid. This study used qualitative methods. Data obtained by the observation and deep interview. The research aims to describe the process of the ceremony, analyzingmeaning of symbols and changes in the CokaIba ceremony. The research carried in Weda district Halmahera Tengah by focusing on the implementation process of the ceremony and symbolic meaning of CokaIba ceremony for Weda society. The research, researchers conducted observations, documentation and interviews with key informants know about the object of research .IbaCokaceremonywasconductedbyWeda societyuntil now. Valuesandmeanings embodiedin the process CokaIba ceremony the pack incustom (Fagogoru) whichare characteristic ofWedasocietythathas prevailedin the society, and made reference tobehavedailyWedasociety. Keywords : Meaning, Symbolic, CokaIba Ceremony.
Kedudukan Kepribadian Masyarakat Muslim dalam Disiplin Ilmu-Ilmu Keislaman Hamada, Muhammad Yusuf; Hermanto, Hermanto; Papua, Amran; Syahlani, Syahlani; Karim, Rahman A; Adam, Adiyana; Saumur, Amanan S
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.438

Abstract

Kepribadian masyarakat Muslim merupakan konstruk fundamental yang menjadi perhatian lintas disiplin dalam khazanah ilmu-ilmu keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan kepribadian masyarakat Muslim dalam perspektif multidisipliner ilmu-ilmu keislaman, mencakup akidah, akhlak, tasawuf, psikologi Islam, sosiologi Islam, dan pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian kepustakaan (library research) melalui analisis dokumen terhadap sumber primer dan sekunder berupa kitab-kitab klasik, jurnal ilmiah internasional, dan karya akademis kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kepribadian Muslim berdiri pada fondasi tauhid sebagai inti pembentuk karakter yang integral; (2) setiap disiplin ilmu keislaman memberikan kontribusi distinktif namun saling melengkapi dalam membangun konstruk kepribadian Muslim; (3) terdapat novelty berupa kerangka integratif “Tauhidic Personality Framework” yang menempatkan tauhid sebagai sumbu sentral yang menghubungkan dimensi kognitif, afektif, konatif, dan spiritual dalam kepribadian Muslim; dan (4) kepribadian Muslim tidak bersifat statis melainkan dinamis-transformatif dalam konteks relasi sosial masyarakat. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan teori kepribadian dalam psikologi Islam dan dapat dijadikan acuan dalam kurikulum pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman.