Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Contribution of Online and Offline Travel Agent Reservations to Increase Room Occupancy at The Westin Resort Nusa Dua, Bali Ni Luh Ayu Feby Handayani; I Ketut Sutama; Ni Putu Wiwiek Ary Susyarini; Putu Yunita Wacana Sari; I Made Sudiarta
International Journal of Travel, Hospitality and Events Vol. 2 No. 3 (2023): International Journal of Travel, Hospitality and Events
Publisher : The Postgraduate School of Tourism Sahid Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/ijothe.v2i3.303

Abstract

Purpose: This research focuses on the contribution of room reservations and occupancy. The problem under investigation is to compare the contributions of online and offline travel agents to room occupancy. This study aimed to determine the magnitude and comparison of the gift of online and offline travel agents to room occupancy at The Westin Resort Nusa Dua, Bali. Research methods: Data were collected using observation, documentation, and a literature study with a quantitative and qualitative descriptive approach. Results and discussion: The results of this study indicate that in 2018 online travel agents contributed 36,88% and offline travel agents contributed 23.74% of the total room occupancy for a year, 78.95%; in 2019, online travel agents contributed 38.55%, and offline travel agents contributed 24.69% of the total room occupancy for a year 84.39%, and in 2020 online travel agents contributed 34.04% and offline travel agents contributed 23.34% of the total room occupancy for a year 19.25%. Implication: Based on that, it shows that reservations through online travel agents have a more significant contribution than offline travel agents. Online and offline Travel Agents with the most dominant assistance were Citrip, with a 9% donation, and Kliknbook and Mandira, contributing 3%. During the COVID-19 pandemic, the gift of online and offline travel agents decreased significantly due to many cancellations.   Keywords: reservation, online travel agent, offline travel agent, room occupancy.
Penerapan Model Pembelajaran Make A Match Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Matematika Siswa Kelas VIII-F SMP Negeri 14 Denpasar Asrini, Ni Made Novi Ayu Asrini; I Dewa Putu Juwana; I Made Sudiarta
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v13i2.3437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi teorema Pythagoras melalui penerapan model pembelajaran Make A Match. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian adalah 42 orang siswa kelas VIII-F SMPN 14 Denpasar, yang terdiri dari 20 orang laki-laki dan 22 orang siswa perempuan. Objek penelitian ini adalah aktivitas belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan lembar observasi aktivitas belajar. Data tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mengetahui klasifikasi aktivitas belajar pada tiap siklus. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah diperolehnya persentase hasil analisis data aktivitas belajar siswa dalam kategori minimal baik. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terjadi peningkatan pada aktivitas siswa dari siklus I yaitu 58,8% yang berada pada kategori cukup baik menjadi 76,2% pada siklus II yang berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Make A Match dapat meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa kelas VIII-F SMPN 14 Denpasar.
INOVASI PUPUK KERING DARI LIMBAH ORGANIK TPI INENGO, DESA HUANGOBOTU KABUPATEN BONE BOLANGO Wila Rumina Nento; Shindy Hamidah Manteu; I Made Sudiarta
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aims to introduce an innovation in processing organic waste from fishery by-products at the Fish Auction Place (TPI) Inengo, Huangobotu Village, Bone Bolango Regency, into environmentally friendly and economically valuable nutrient-rich dry fertilizer. Organic waste generated from fish auction activities, such as bones, scales, fish skin, and entrails, has not been optimally managed, thus potentially causing environmental pollution and health problems for the surrounding community. Through a participatory approach, the service team carried out socialization, technical training, and assistance for community groups in Huangobotu Village, particularly the youth organization (karang taruna), regarding the process of converting waste into dry fertilizer. The production process was conducted using simple and easily applicable methods, including material collection, chopping, fermentation with microbial activators, drying, and packaging of the final product. The results of this activity indicated an increase in the community’s knowledge and skills in processing organic waste into useful products, as well as the potential to improve income through fertilizer sales. This innovation is expected to serve as a model for sustainable organic waste management in coastal areas, while also supporting environmentally friendly agricultural programs in Gorontalo. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi pengolahan limbah organik dari hasil samping perikanan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Inengo, Desa Huangobotu, Kabupaten Bone Bolango menjadi pupuk kering bernutrisi yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Limbah organik yang dihasilkan dari aktivitas pelelangan ikan, seperti tulang, sisik, kulit ikan, dan jeroan, selama ini belum dikelola secara optimal sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat sekitar. Melalui pendekatan partisipatif, tim pengabdi melakukan sosialisasi, pelatihan teknis, serta pendampingan kepada kelompok masyarakat Desa Huangobotu dalam hal ini karang taruna tentang proses pengolahan limbah menjadi pupuk kering. Proses produksi dilakukan dengan metode sederhana yang mudah diterapkan, meliputi pengumpulan bahan, pencacahan, fermentasi dengan aktivator mikroba, pengeringan, dan pengemasan produk akhir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat serta berpotensi meningkatkan pendapatan melalui penjualan pupuk. Inovasi ini diharapkan menjadi model pengelolaan limbah organik di kawasan pesisir yang berkelanjutan, sekaligus mendukung program pertanian ramah lingkungan di Gorontalo.