Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

OPTIMALISASI PEMBELAJARAN ONLINE DI MASA PANDEMI COVID-19 Agus Winarti; Desty Rara Pringgandinie
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v3i2.346

Abstract

Upaya menekan lajunya penyebaran virus Covid-19, kemendikbud mengambil kebijakan untuk menutup sementara sekolah selama masa pandemi covid-19. Semua sekolah pada awalnya melakukan pembelajaran secara konvensional secara tatap muka, sekarang pembelajaran dengan diterapannya pembelajaran study from home (SFH), tidak terkecuali pondik pesantren. Kegiatan penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis dan solusi pemecahan masalah yang terjadi pada siswa pesantren Al’Mumtaza pada masa pandemi covid-19. Bentuk dan kendala apa yang dihadapi dalam proses pembelajaran online selama masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis melalui teknik studi kasus, data diperoleh dari angket dan wawancara melalui WhatsApp (WA). Hasil penelitian yang diperoleh: (1) Proses pembelajaran selama masa pandemi covid-19 dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi zoom meeting google claaroom dan whatsapp group merupakan aplikasi rujukan pemerintah yang digunakan dalam pembelajaran daring. (2) Penggunaan aplikasi ini juga adalah salah satu solusi dari persoalan Social Distancing dalam masa Pandemi Covid-19. (3) Optimalisasi pembelajaran daring dilakukan melalui buku kendali belajar dan luring terbatas bila diperlukan.
PENGELOLAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF DI TKQ AL-MUSLIMUN Desty Rara Pringgandinie; Virgina Octavia Asriliandatika
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v5i1.549

Abstract

Di dalam PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) ada berbagai macam salah satunya TKQ, Taman Kanak-Kanak Al-Quran (TKQ) adalah lembaga atau kelompok masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan non formal jenis keagamaan Islam yang bertujuan untuk memberikan pengajaran membaca Al-Qur'an sejak usia dini, serta memahami dasar-dasar dinul Islam pada anak usia taman kanak-kanak, di mana kurikulumnya ditekankan pada pemberian dasar-dasar membaca Al-Qur'an serta membantu pertumbuhan dan perkembangan rohani anak agar memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.Peraturan Pemerintah No. 55 tahun 2007 pasal 24 ayat 2 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan. Mengimplementasikan ilmu dan teori khususnya tentang alat permainan edukatif (APE) dan umumnya pengelolaan dan proses pembelajaran PAUD. Di dalam PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) ada berbagai macam salah satunya TKQ, Taman Kanak-Kanak Al-Quran (TKQ) adalah lembaga atau kelompok masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan non formal jenis keagamaan Islam yang bertujuan untuk memberikan pengajaran membaca Al-Qur'an sejak usia dini, serta memahami dasar-dasar dinul Islam pada anak usia taman kanak-kanak. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengobservasi bagaimana pengelolaan program APE di TKQ tersebut. Berdasarkan pelaksanaan yang telah dilaksanakan maka dapat diperoleh hasil : 1) Observasi pembelajaran dan pengenalan karakteristik guru dan kepala sekolah sangat penting dilakukan agar proses kegiatan dapat berjalan lancar. Kemampuan mengobservasi yang tepat akan memudahkan menyusun strategi pembelajaran yang didukung cara atau metode penyampaian yang sesuai sehingga akan memperlancar pelaksanaan pembelajaran. 2) Kegiatan mendewasakan cara berfikir dan meningkatkan daya penalaran mahasiswa dalam melakukan penelaahan, perumusan dan pemecahan masalah pendidikan. 3) memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk menerapkan dan mengembangkan ilmu serta keterampilan yang dimiliki dalam kegiatan pembelajaran
Meningkatkan Kesadaran Tentang Mencegah Dan Mengatasi Stunting Di Desa Palasari Kecamatan Ciater Kabupaten Subang Anne Rahaju; Desty Rara Pringgandinie; Dedeng Jauhari
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 1 No 01 (2024): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v1i01.686

Abstract

Anak-anak adalah sumber daya manusia yang memerlukan perhatian khusus untuk kecukupan gizinya sejak lahir dan bahkan selama kehamilan. Stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga tinggi badannya tidak sesuai dengan usianya karena masalah gizi kronis, yaitu kekurangan makanan yang cukup dalam jangka waktu yang lama. Pemerintah Indonesia telah menetapkan program penanganan stunting sebagai program prioritas nasional untuk menekan peningkatan kasus, karena stunting masih menjadi masalah besar yang memerlukan penanganan serius dari semua pihak. Stunting bukan hanya masalah pertumbuhan fisik yang tidak normal, tetapi juga menyebabkan anak sakit dan mengganggu perkembangan otak dan kecerdasan. Karena itu, stunting masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Karena permasalahan kualitas talenta, maka penting untuk mengatasi stunting pertumbuhan. Stunting tidak hanya meningkatkan risiko terjadinya stunting fisik dan berbagai penyakit, tetapi juga menyebabkan gangguan perkembangan kognitif yang mempengaruhi kecerdasan dan produktivitas anak di masa depan. Beberapa penyebabnya antara lain kurangnya asupan gizi, penyakit menular, pola asuh orang tua yang buruk, sanitasi yang buruk, dan pelayanan kesehatan yang tidak memadai. Selain itu, masyarakat tidak memandang stunting sebagai suatu masalah karena anak stunting dipandang sebagai anak yang aktif secara sosial. Dengan mempertimbangkan masalah yang dihadapi, Pengabdian Kepada Masyarakat FKIP-UICM melakukan kegiatan seminar parenting di Masyarakat Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang cara mencegah dan mengatasi stunting. Dengan metode yang digunakan adalah metodologi yang digunakan terdiri dari ceramah, tanya jawab, dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman tentang stunting. Sebagai hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut, peserta telah memperoleh pemahaman tentang: (a) definisi dan karakteristik stunting; (b) faktor penyebabnya; (c) efeknya; (d) Strategi pencegahan dan penanggulangan stunting; (e) Bagaimana meningkatkan layanan gizi anak.
Meningkatkan Kesadaran Tentang Mencegah Dan Mengatasi Stunting Di Desa Palasari Kecamatan Ciater Kabupaten Subang Anne Rahaju; Desty Rara Pringgandinie; Dedeng Jauhari
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 1 No 01 (2024): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v1i01.686

Abstract

Anak-anak adalah sumber daya manusia yang memerlukan perhatian khusus untuk kecukupan gizinya sejak lahir dan bahkan selama kehamilan. Stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga tinggi badannya tidak sesuai dengan usianya karena masalah gizi kronis, yaitu kekurangan makanan yang cukup dalam jangka waktu yang lama. Pemerintah Indonesia telah menetapkan program penanganan stunting sebagai program prioritas nasional untuk menekan peningkatan kasus, karena stunting masih menjadi masalah besar yang memerlukan penanganan serius dari semua pihak. Stunting bukan hanya masalah pertumbuhan fisik yang tidak normal, tetapi juga menyebabkan anak sakit dan mengganggu perkembangan otak dan kecerdasan. Karena itu, stunting masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Karena permasalahan kualitas talenta, maka penting untuk mengatasi stunting pertumbuhan. Stunting tidak hanya meningkatkan risiko terjadinya stunting fisik dan berbagai penyakit, tetapi juga menyebabkan gangguan perkembangan kognitif yang mempengaruhi kecerdasan dan produktivitas anak di masa depan. Beberapa penyebabnya antara lain kurangnya asupan gizi, penyakit menular, pola asuh orang tua yang buruk, sanitasi yang buruk, dan pelayanan kesehatan yang tidak memadai. Selain itu, masyarakat tidak memandang stunting sebagai suatu masalah karena anak stunting dipandang sebagai anak yang aktif secara sosial. Dengan mempertimbangkan masalah yang dihadapi, Pengabdian Kepada Masyarakat FKIP-UICM melakukan kegiatan seminar parenting di Masyarakat Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang cara mencegah dan mengatasi stunting. Dengan metode yang digunakan adalah metodologi yang digunakan terdiri dari ceramah, tanya jawab, dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman tentang stunting. Sebagai hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut, peserta telah memperoleh pemahaman tentang: (a) definisi dan karakteristik stunting; (b) faktor penyebabnya; (c) efeknya; (d) Strategi pencegahan dan penanggulangan stunting; (e) Bagaimana meningkatkan layanan gizi anak.