Rini Sahari
STIKES Keluarga Bunda Jambi

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGETAHUAN DAN MOTIVASI IBU HAMIL TENTANG PEMBERIAN ASI MATURE PADA BAYI BARU LAHIR (BBL) Rini Sahari
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 6 No 1 (2021): Midwifery Health Journal
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52524/jurnalkebidananjambi.v6i1.95

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) di indonesia masih tergolong tinggi, jika dibandingkan dengan negara lain di kawasan ASEAN. Berdasarkan human developmentreport 12010, AKB di indonesia mencapai 31 per 1000 kelahiran. Resolusi world health asssembly (WHA) tahun 2001 menegaskan bahwa tumbuh kembang anak secara optimal merupakan salah satu hak asasi anak. Modal pembentukan manusia berkualitas dimulai sejak bayi dalam kandungan dilanjutkan dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan motivasi ibu hamil tentang pemberian ASI Mature di RB Saridah Kota Jambi Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif menggunakan desain penelitian cross sectional dengan analisis univariat yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang pemberian ASI Mature pada bayi baru lahir di RB Saridah Kota Jambi Tahun 2020. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 214 orang. Penelitan ini menggunakan teknik accidental samplingyaitu penelitian dilakukan dengan mengambil responden yang kebetulan atau ada tersedia sesuai dengan penelitian, sampel penelitian ini sebanyak 32 orang. Hasil penelitian ini adalah 14 responden (43,75%) mempunyai pengetahuan tinggi tentang pemberian ASI Mature dan 18 responden (56,25%) memiliki pengetahuan rendah tentang pemberian ASI Mature pada bayi baru lahir. Dan Sebagian besar 17 responden (53,1%) memiliki motivasi tinggi dan 15 resonden (46,9%) memiliki motivasi rendah untuk memberikan ASI Mature pada bayi baru lahir. Penelitian ini diharapkan bagi RB Saridah Kota Jambi agar dapat memberikan penyuluhan dan informasi tentang pemberian ASI Mature serta memotivasi dan menyarankan kepada ibu agar bayinya diberikan ASI Mature
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI RSUD RADEN MATTAHER JAMBI Rini Sahari
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 4 No 2 (2019): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.008 KB) | DOI: 10.52524/jurnalkebidananjambi.v4i2.18

Abstract

One of the causes of trimester 1 pregnant women often experience excessive nausea and vomiting. Some pregnant women can not cope with nausea, vomiting, until hyperemesis gravidarum continues, disrupting daily life, causing disruption of fluid and electrolyte balance. Based on data from the Raden Mattaher Jambi Hospital in 2016 the number of data on patients with Hyperemesis Gravidarum was 68 cases, in 2017 the number of patients with 60 cases and in 2018 the number of data on patients with Hyperemesis Gtavidarum 74 cases in the Raden Mattaher Regional Hospital in Jambi Province. The purpose of the study was to determine the relationship of age and parity with the occurrence of hyperemesis gravidarum in Raden Mattaher Regional Hospital in Jambi Province in 2018. This study uses a case control research method with a total sample of 148 respondents consisting of 74 cases and 74 cases. The sampling technique was taken by random sampling technique for cases and simple random sampling for control. Data analysis used chi-square to find out the relationship between age and parity with the occurrence of Hyperemesis Gravidarum. between the age of the Hyperemesis Gravidarum event, and the Parity to the Hyperemesis Gravidarum event the results of data analysis obtained p-value = 0.023 and OR = 0.422 the conclusion of this study is that there is a relationship between age and parity with the incidence of hyperemesis Gravidarum.
KARAKTERISTIK IBU MENYUSUI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Rini Sahari
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 7 No 1 (2022): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v7i1.170

Abstract

Masalah ASI eksklusif yang dihadapi sekarang ini adalah semakin menurunnya cakupan pemberian ASI eksklusif di Negara Indonesia, terutama pemberian ASI eksklusif sampai usia 6 bulan sebesar 30,2% sedangkan target pencapaian ASI eksklusif Nasional yaitu sebesar 80%. ASI Eksklusif adalah bayi hanya diberi ASI saja selama 6 bulan, tanpa tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, dan air putih, serta tanpa tambahan makanan padat seperti pisang, bubur susu, biskuit, bubur nasi, dan nasi tim. Penyebab umum kegagalan pemberian ASI eksklusif adalah minimnya pengetahuan ilmu ibu tentang ASI eksklusif dan menyusui, ibu bekerja, tidak ada dukungan dari keluarga, tekhnik menyusui yang tidak tepat dan mitos ASI encer tidak baik untuk bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu dalam pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional dimana pengolahan data menggunakan analisis Univariat, sumber data diperoleh dari data Primer dan Sekunder. Pengambilan data dilakukan pada Juni 2021. Sampel dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling dengan jumlah sampel 34 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang tidak memberikan ASI eksklusif (70,59%) adalah yang berumur 20 – 35 Tahun yaitu sebanyak (67,65%), yang sebagian besarnya adalah multigravida sebanyak (64,7%) dan sebagian besar berpendidikan tinggi sebanyak (70,59%) serta sebagian besar berstatus pekerjaan IRT sebanyak (91,18%). Masih rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif, maka diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan pedoman untuk lebih meningkatkan cakuan pemberian ASI eksklusif dan dapat memberikan informasi kepada ibu menyusui tentang manfaat dan kandungan ASI serta lebih mempromosikan kembali ASI eksklusif.
HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN MIOMA UTERI DI RUMAH SAKIT ABDUL MANAP KOTA JAMBI Rini Sahari
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 7 No 2 (2022): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v7i2.171

Abstract

Latar Belakang: Mioma uteri adalah neoplasma jinak otot polos yang berasal dari otot uterus, dalam kepustakaan dikenal juga istilah fibromioma, leiomioma, ataupun fibroid. Mioma uteri adalah tumor panggul yang paling umum terjadi pada wanita. Insiden mioma uteri di dunia sekitar 20-­‐35% dan di Indonesia mioma ditemukan 2,39-­‐11,7%. Faktor resiko mioma uteri adalah umur, riwayat keluarga, etnik, berat badan, diet, dan paritas. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dengan kejadian mioma uteri di Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan desain potong lintang untuk mengumpulkan data dari 94 rekam medis pasien dengan mioma uteri di instalasi rekam medis Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi. Pengambilan sampel dengan metode consecutive sampling dan didapat 47 pasien dengan mioma uteri dan 47 tidak. Teknik analisis yang dilakukan adalah uji statistik Chi Square. Hasil: Didapatkan bahwa wanita multipara mengalami penurunan resiko bila dibandingkan dengan wanita nullipara. Miom uteri paling banyak didapatkan pada wanita umur 41-­‐50 tahun yaitu 23,4%. Tipe mioma uteri yang banyak ditemukan di Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi adalah intramural yaitu 53,2%. Terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian mioma uteri (p=0,001) tetapi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur dengan kejadian mioma uteri (p=0,953). Kesimpulan: Wanita dengan umur 41-­‐50 tahun dan nullipara beresiko mioma uteri. Tipe mioma uteri yang paling sering ditemukan di Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi adalah intramural.