Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

BEBAN KERJA, KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PEGAWAI BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BULELENG Gede Widyantara; I Made Gde Metera; Ni Nyoman Resmi
Widya Amerta Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.86 KB) | DOI: 10.37637/wa.v8i2.903

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor sentral dalam sebuah organisasi. Apapun bentuk serta tujuannya, organisasi dibuat berdasarkan berbagai visi untuk kepentingan manusia dan dalam pelaksanaan misinya dikelola dan diurus oleh manusia. Jadi, manusia merupakan faktor strategis dalam semua kegiatan organisasi. Walaupun banyak sumber daya, sarana dan prasarana lainnya, tanpa ada sumber daya manusia maka kegiatan perusahaan tersebut tidak akan berjalan dengan baik. Selain itu sumber daya manusia juga merupakan faktor pengerak dan penentu jalannya suatu organisasi dalam mencapai keberhasilan atau tujuan organisasi. Keberhasilan suatu organisasi dalam hal ini instansi pemerintah dapat dicapai dengan meningkatkan kinerja para pegawai. Kinerja merupakan hasil kerja yang dicapai oleh individu sesuai dengan peran atau tugasnya dalam periode tertentu, yang dihubungkan dengan ukuran nilai/standar tertentu dari organisasi tempat individu tersebut bekerja, Umam (2010). Pegawai yang memiliki kinerja yang tinggi akan memberikan kontribusi yang sangat besar bagi organisasi. Rendahnya tingkat kemampuan dan keterampilan pegawai akan berdampak buruk pada produktivitas dan kinerja pegawai itu sendiri serta berdampak pada keberhasilan instansi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuisioner dengan sampel berjumlah 181 responden. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan accidental random sampling. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Analisis statistik dan pengujian hipotesis menggunakan analisis korelasi berganda, analisis regresi liner berganda, koefisien determinasi, uji F dan uji t dengan menggunakan bantuan program Microsoft Excel dan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) for windows Version 20,00. Berdasarkan simpulan maka dapat disarankan bahwa untuk meningkatkan kinerja pegawai dapat dilakukan dengan meningkatkan kepuasan kerja pegawai dengan membuat pekerjaan menyenangkan, lebih meningkatkan gaji, memberikan promosi, ada pengawasan, hubungan dan kerjasama yang baik. pembagian tugas disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki oleh para pegawai dan memperhatikan variasi pekerjaan yang diberikan kepada seorang pegawai
KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA DAN KINERJA KARYAWAN PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) DI KECAMATAN SUKASADA Kadek Dwi Candrika Anggun; I Made Gde Metera; Gede Arnawa
Widya Amerta Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.548 KB) | DOI: 10.37637/wa.v8i1.793

Abstract

Kepemimpinan merupakan kemampuan untuk memengaruhi suatu kelompok ke arah tercapainya tujuan. Motivasi merupakan suatu dorongan yang menggerakkan diri karyawan yang terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan. Kinerja karyawan adalah penilaian hasil kerja seseorang dalam suatu organisasi dengan tugas dan tanggung jawabnya dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan kepemimpinan, motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada LPD di Kecamatan Sukasada, serta untuk mengetahui faktor yang lebih dominan memengaruhi kinerja karyawan LPD di Kecamatan Sukasada. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, angket/kuesioner dan wawancara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan bantuan SPSS versi 19. Teknik analisis kuantitatif yaitu; uji validitas data, uji reliabilitas data, uji asumsi klasik, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien determinasi, t-test, f-test dan uji dominan. Hasil uji instrumen penelitian diperoleh semua item pernyataan dari variabel penelitian valid dan reliabel. Hasil uji asumsi klasik disimpulkan sebaran data berdistribusi normal, terbebas dari problem multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas. Hasil analisis regresi linier berganda diperoleh model persamaan garis regresi Y= 0,883+0,470X1+0,361X2, nilai determinasi mencapai 67,6%, berarti 67,6% perubahan kinerja karyawan LPD di Kecamatan Sukasada dapat dijelaskan oleh perubahan kepemimpinan dan motivasi kerja. Hasil uji T test dan hasil uji F test disimpulkan ada pengaruh yang signifikan. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan ada pengaruh yang signifikan secara parsial, dan simultan kepemimpinan, motivasi kerja terhadap kinerja karyawan LPD Di Kecamatan Sukasada, variabel kepemimpinan yang lebih dominan memengaruhi kinerja karyawan LPD di Kecamatan Sukasada. Saran untuk meningkatkan kinerja karyawan LPD Se-Kecamatan Sukasada dapat dengan menjalankan fungsi-fungsi kepemimpinan dengan baik dan mengadakan kegiatan yang dapat mendorong keakraban antar karyawan LPD.
BUDAYA ORGANISASI, KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PEGAWAI PT. BALI RANADHA TELEVISI (BALI TV) BIRO SINGARAJA I Nyoman Yudha Yana; I Made Gde Metera; Ni Nyoman Resmi
Widya Amerta Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.373 KB) | DOI: 10.37637/wa.v7i2.659

Abstract

Bali TV adalah stasiun televisi swasta siaran gratis berjaringan terestrial di Indonesia yang berpusat di Bali, tepatnya di Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar.  Dengan motto “Matahari Dari Bali”, Bali TV hadir dengan  program – program dan berita yang memfokuskan terhadap kebudayaan, adat istiadat, dan keunikan yang khas dari Pulau Bali. Mengusung visi menjadi Sistem Penyiaran yang Berkeadilan, Bermartabat dan Bermanfaat bagi terwujudnya Bali Dwipa Jaya, Bali TV terus berbenah dengan menjadi stasiun televisi tersebesar di Bali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Budaya Organisasi,Kepuasan Kerja dan Kinerja Pegawai pada PT.Bali Ranadha Televisi ( Bali TV ) Biro Singaraja. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan tehnik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuisioner. Data dianalisis secara kualitatif yaitu analisis regresi berganda,determinasi, T-test, F-test dan analisis kualitatif. Berdasarkan perhitungan regresi linier berganda, maka didapat hasil persamaan regresi yakni Y = 3,289 + 0,554X1 + 0,446X2. Perhitungan koefisien determinasi sebesar 0,215. Hal ini menunjukkan bahwa 21,5% kinerja pegawai dipengaruhi oleh budaya organisasi dan kepuasan kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.Budaya Organisasi memiliki Standardized Coefficients Beta lebih besar, yaitu 0,577 dan nilai signifikansi lebih kecil yakni 0,005. Jadi, pada penelitian ini variabel yang lebih dominan memengaruhi Kinerja Pegawai PT. Bali Ranadha Televisi biro Singaraja adalah Budaya Organisasi.Kinerja pegawai PT. Bali Ranadha Televisi ( Bali TV ) biro Singaraja yang dipengaruhi oleh budaya organisasi dan kepuasan kerja yang kuat, diharapkan kedepannya kinerja pegawai tetap dipertahankan dan lebih ditingkatkan demi tercapainya kinerja pegawai yang berkualitas sehingga memberikan pengaruh yang positif kepada instansi dan tujuan instansi tercapai.
GAYA KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN BULELENG Ni Luh Cici Citra Resmi Suardika; I Made Gde Metera; Ni Ketut Adi Mekarsari
Widya Amerta Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.77 KB) | DOI: 10.37637/wa.v7i2.666

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor yang sangat penting diperhatikan untuk meningkatkan dan memaksimalkan kinerja suatu organisasi. Adanya sumber daya manusia yang baik akan dapat menunjang kemampuan organisasi untuk tumbuh dan berkembang sehingga dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan serta mampu mempertahankan eksistensinya untuk meraih hasil yang lebih baik. Sulitnya menerapkan profesionalisme dalam kepemimpinan, terutama ketegasan dalam pemberian tugas terhadap pegawai yang memiliki keahlian lebih dan pegawai yang lebih senior. Begitu juga budaya organisasi dimana nilai kepercayaan/ trust menunjukkan adanya persaingan antara rekan kerja sehingga kurang adanya pengertian dalam hubungan interpersonal. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah gaya kepemimpinan dan budaya organisasi berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng?, serta variabel manakah diantara gaya kepemimpian dan budaya organisasi yang lebih dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng?. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuisioner dengan sampel berjumlah 65 responden. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan Proporsional sampling. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Analisis statistik dan pengujian hipotesis menggunakan analisiskorelasiberganda, analisis regresi liner berganda, koefisien determinasi, uji F dan uji t dengan menggunakan bantuan programMicrosoft Excel dan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) for windows Version 20,00. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan1) Variabel gaya kepemimpinan dan budaya organisasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng. 2) Variabel gaya kepemimpinan dan budaya organisasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng. 3) Variabel gaya kepemimpinan merupakan variabel yang lebih dominan memengaruhi kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng. Berdasarkan simpulan maka disarankan bagi pimpinan Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng untuk selalu mengontrol dan mengevaluasi gaya kepemimpinan yang selama ini diterapkan kepada pegawainya untuk mendapatkan timbale balik atas gaya kepemimpinan yang sudah dilakukan Pemimpin juga diharapkan untuk terus memotivasi pegawainya dalam melakukan tugas dan fungsinya agar segalatujuan yang ingin dicapaidapat terlaksana.