Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG PENANGANAN TERPADU GELANDANGAN DAN PENGEMIS DALAM PENINGKATAN PARIWISATA (Studi Kota Denpasar) Yoga Mahendra
Dinamika Vol 28, No 15 (2022): Dinamika
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.588 KB)

Abstract

ABSTRACTThe island of Bali itself is famous for its tourist spots, and one of the places visited by foreign and domestic tourists is Denpasar City, Denpasar City is the Capital City as well as the center of life in Bali. Homeless and beggars appear in big cities in Indonesia and Denpasar City is one of them. And cause discomfort for tourists who want to travel on the island of Bali, especially in the city of Denpasar. The discussion is about the regulation regarding the handling of homeless people and beggars in increasing tourism, the effectiveness of the implementation of Denpasar Mayor Regulation Number 20 of 2016 concerning the Integrated Handling of Homeless and Beggars. This research is a juridical research. The results obtained are according to data obtained from the Denpasar City Social Service that the Mayor's Regulation has been effective, but empirically the application of the Mayor's Regulation is not optimal or effective, in fact there are still homeless and beggars who are active in tourist attractions and crossroads. Keywords: Denpasar City, application, homeless and beggars, tourism ABSTRAKPulau Bali sendiri terkenal dengan tempat-temat wisatanya, dan salah satu tempat yang dikunjungi oleh wisatawan luar ataupun dalam negeri adalah Kota Denpasar, Kota Denpasar adalah Ibu Kota Sekaligus Pusat kehidupan di Bali. Gelandangan dan pengemis muncul di kota-kota besar di Indonesia dan Kota Denpasar menjadi salah satunya. Dan mengakibatkan ketidak nyamanan wisatawan yang ingin berwisata di Pulau Bali, khususnya di Kota Denpasar. Pembahasannya tentang pengaturan tentang penanganan gelandangan dan pengemis dalam peningkatan pariwisata, efektifitas penerapan Peraturan Walikota Denpasar Nomor 20 Tahun 2016 tentang Penangan Terpadu Gelandangan dan Pengemis. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis. Hasil yang didapat yaitu menurut data yang diperoleh dari Dinas Sosial Kota Denpasar bahwa Peraturan Walikota sudah efektif, namun secara empiris Penerapan Peraturan Walikota tersebut kurang maksimal atau efektif, nyatanya masih ada gelandangan dan pengemis berktivitas di tempat- tempat wisata dan persimpangan jalan.Kata kunci : Kota Denpasar, penerapan, gelandangan dan pengemis, pariwisata
FEMINISM AND INDONESIAN WOMEN'S FREEDOM IN PHILOSOPHY Lulu Andriani Sulasti; Dewi Robiatun Muharomah; Gustini Wulandari; Yoga Mahendra
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Feminism as a social movement and thought has fought for gender equality and women's freedom in various parts of the world. In Indonesia, the feminist movement emerged as a response to the dominant patriarchal social structure and culture that limits women's roles in society. This article aims to examine the role of feminism in fighting for women's freedom in Indonesia through a philosophical study. Using the literature review method, this article explores the views of Indonesian and international feminist thinkers on women's freedom and how the philosophy of feminism is applied in the context of Indonesian culture. Based on this analysis, Indonesian feminism can be understood not only as a social movement, but also as a philosophical foundation that changes the understanding of the role and rights of women in Indonesian society.
Model Strategis Pengelolaan SDM dan Kepuasan Kerja terhadap Produktivitas Karyawan dan Kinerja Perusahaan Ariella Dina Arasani; Yoga Mahendra
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jimi.v2i1.238

Abstract

      Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang efektif dan tingkat kepuasan kerja karyawan merupakan faktor strategis yang berperan penting dalam meningkatkan produktivitas karyawan serta kinerja perusahaan secara keseluruhan. Perusahaan yang mampu mengelola SDM secara terencana dan menciptakan kondisi kerja yang memuaskan cenderung memiliki karyawan yang lebih produktif, berkomitmen, dan berorientasi pada pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model strategis pengelolaan SDM dan kepuasan kerja serta pengaruhnya terhadap produktivitas karyawan dan kinerja perusahaan. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat deskriptif dengan menekankan pada kajian konseptual dan empiris mengenai praktik pengelolaan SDM, dimensi kepuasan kerja, serta indikator produktivitas dan kinerja organisasi. Data diperoleh melalui studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan serta pengamatan terhadap praktik manajemen di lingkungan perusahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi antara pengelolaan SDM yang sistematis—meliputi perencanaan SDM, pengembangan kompetensi, penilaian kinerja, dan sistem penghargaan—dengan upaya peningkatan kepuasan kerja mampu mendorong produktivitas karyawan secara signifikan. Peningkatan produktivitas tersebut selanjutnya berimplikasi positif terhadap kinerja perusahaan, baik dari aspek operasional maupun pencapaian tujuan strategis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model strategis pengelolaan SDM yang terintegrasi dengan kepuasan kerja menjadi kunci dalam menciptakan keunggulan kompetitif dan keberlanjutan kinerja perusahaan.