Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Sekolah Dasar Kharismawati; Elly Retnaningrum; Sri Rohartati
EDUCARE Vol. 17 No. 1, Juni 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.487 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik sekolah dasar, hal ini terjadi karena kekurangan dari berbagai pihak termasuk dalam pembelajarannya belum menggunakan model pembelajaran yang bervariasi. Model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis dapat meningkat melalui pembelajaran kooperatif tipe TPS. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen yang dilakukan pada peserta didik kelas V di SDN Taman Kopo Indah Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung tahun ajaran 2018/2019. Subjek dalam penelitian ini adalah 32 peserta didik kelas V B yang bertindak sebagai kelas eksperimen dan 32 peserta didik kelas V A yang bertindak sebagai kelas kontrol. Adapun tipe tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe soal subjektif, karena tipe tes ini memungkinkan peneliti dapat melihat proses peserta didik dalam berpikir dan menjawab soal yang diberikan juga dalam jawaban uraian dapat terlihat kesalahan serta kesulitan peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis pada kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda secara signifikan, sehingga dapat dikatakan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis dapat meningkat melalui model pembelajaran kooperatif tipe TPS.
Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Yani i Juniawati; Mumun Syaban; Elly Retnaningrum
INTERMATHZO Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.049 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai kemampuan penalaran matematis siswa SMP dapat meningkat dengan penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi pada penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 28 Bandung dengan sampel kelas VIII F sebagai kelas eksperimen yang memperoleh perlakuan dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dan kelas VIII H sebagai kelas kontrol yang memperoleh perlakuan dengan model pembelajaran konvensional. Jumlah siswa dari masing-masing kelas kontrol dan kelas eksperimen terdiri dari 30 siswa. Instrumen yang digunakan untuk penelitian ini berupa tes kemampuan penalaran matematis siswa untuk memperoleh data kuantitatif dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran untuk data kualitatif. Analisis data kuantitatif dilakukan terhadap hasil pretes dan postes kedua sampel dengan menggunakan Uji-t sedangkan data kualitatif dianalisis berdasarkan hasil lembar observasi untuk memperoleh gambaran pelaksanaan pembelajaran di kelas. Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa Penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis dan Kemampuan penalaran matematis siswa SMP di kota Bandung dengan penerapan model pembelajaran Think talk write (TTW) lebih baik daripada model pembelajaran konvensional.
Penerapan Model Pembelajaran Treffinger untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMK Ari Widiyanto; Reviandari Widyatiningtyas; Elly Retnaningrum
INTERMATHZO Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.25 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk menguji efektivitas model pembelajaran Treffinger pada mata pelajaran matematika dalam upaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Populasi penelitian ini ialah siswa SMK Negeri 3 Bandung. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, sampel telah ditentukan yaitu kelas X- Ak 1 untuk kelas eksperimen dan kelas X-Ak 2 untuk kelas kontrol sebagai objek penelitian. Jumlah siswa masing masing kelas yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol terdiri atas 35 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu dengan membuat desain RPP sebanyak tiga kali pertemuan untuk masing- masing kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji anova dan uji-t menunjukkan bahwa model pembelajaran Treffinger memiliki keunggulan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak menggunakan pembelajaran Treffinger secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Keunggulan itu baik dilihat dari masing masing indikator kemampuan pemecahan masalah siswa yang semakin baik setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil tersebut disarankan kepada guru matematika untuk menggunakan model pembelajaran Treffinger sebagai salah satu alternatif model dalam mata pelajaran matematika sehingga dapat meningkatkan mutu pembelajaran matematika, khususnya untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika.
Penerapan Metode Improve untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Irma Meilani; Elly Retnaningrum; Irmawan
INTERMATHZO Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.175 KB)

Abstract

Matematika merupakan materi yang diajarkan di jenjang pendidikan Sekolah Dasar, Menengah, Atas maupun perguruan tinggi. Kemampuan komunikasi matematika diperlukan untuk proses berjalannya kegiatan belajar mengajar. Namun kemampuan komunikasi matematis masih rendah. Hal tersebut diakibatkan karena pendidik kurang melatih kemampuan komunikasi matematis siswa serta kurangnya pemberian soal-soal latihan metakognitif yang dapat merangsang siswa untuk memiliki kemampuan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode improve untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP serta untuk mengetahui apakah metode improve lebih baik daripada pembelajaran model konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/i kelas VIII SMP Negeri 28 Bandung tahun ajaran 2018-2019. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII E sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu tertulis dan lembar observasi. Analisis data yang digunakan menggunakan bantuan SPSS 22 for windows. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis yang mendapatkan pembelajaran metode improve lebih baik daripada pembelajaran konvensional. Dengan demikian penerapan metode improve dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis.
Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis dengan Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Karimah; Elly Retnaningrum
INTERMATHZO Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.541 KB)

Abstract

Kemampuan representasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang diperlukan untuk membantu memudahkan dan memperlancar seseorang untuk mengemukakan gagasan atau ide-ide yang dimiliki dalam memecahkan permasalahan yang bersifat abstrak ke dalam bentuk simbol, gambar, grafik, ataupun diagram. Rendahnya kemampuan representasi matematis menyebabkan siswa kesulitan dalam menentukan langkah-langkah penyelesaian masalah. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa yaitu dengan melalui pendekatan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC). Tujuan penggunaan model pembelajaran CIRC pada penelitian ini yaitu untuk meningatkan kemampuan representasi matematis. metode dalam penelitian ini adalag quasi eksperimental. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMK Bina Warga Bandung tahun ajaran 2018/2019, sedangkan sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X-AP1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X-AP2 sebagai kelas kontrol. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa tes kemampuan representasi matematis berupa tes bentuk uraian. Kesimpulan yang dapat disimpulkan berdasarkan hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan kemampuan representasi matematis setelah menggunakan model pembelajaran CIRC dengan peningkatan sebesar 0,77 dengan kreteria peningkatan kemampuan yang tinggi.
Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMA Ayudia Rahayu; Elly Retnaningrum; Mochamad Rasyid Ridha
INTERMATHZO Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.323 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa SMA yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS). Metode penelitian yang digunakan kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI SMA Negeri 8 Bandung tahun ajaran 2018/2019. Adapun sampel penelitiannya adalah siswa kelas XI IPA 7 sebagai kelas kontrol dan XI IPA 8 sebagai kelas eksperimen. Sampel dipilih secara pusposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa tes tipe uraian berupa soal-soal kemampuan penalaran matematis. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji non-parametrik melalui sofware SPSS 22 yaitu Mann- Whitney Test. Berdasarkan hasil data, diperoleh kesimpulan, bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran matematis antara siswa yang memperoleh model pembelajaran TPS dibandingkan dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Dengan demikian model pembelajan TPS dapat dijadikan alternatif bagi guru dalam melaksanakan pembelajarannya untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa SMA.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMK Lusiana Nopita Nandau; Mumun Syaban; Elly Retnaningrum
INTERMATHZO Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.191 KB)

Abstract

Penelitian yang bertujuan menerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SMK. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMK Bina Warga Bandung. Adapun sampel ditentukan dengan cara purposive sampling, didapat kelas X Akuntansi 1 sebagai kelas ekperimen terdiri dari 31 siswa dan X Multimedia sebagai kelas kontrol terdiri dari 28 siswa. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian kontrol non-ekivalen. Adapun instrumen dalam penelitian yang digunakan adalah tes uraian dengan instrumen penunjangnya adalah RPP dan lembar observasi sebanyak tiga kali pertemuan. Data yang dikumpulkan berupa pretest yang diberikan sebelum pembelajaran berlangsung dan postest diberikan setelah tiga pertemuan dilaksanakan. Data hasil pretest dan postest kemudian dianalisis menggunakan software SPSS versi 22 untuk melihat peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa SMK. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney U-test menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan komunikasi komunikasi matematis siswa secara signifikan.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Agit Giat Gitawati; Elly Retnaningrum; Irma Irmawan
INTERMATHZO Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.698 KB)

Abstract

Pendidikan menjadi modal utama manusia untuk bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Atas dasar tersebut maka saat ini siswa tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan intelektual saja, melainkan siswa juga dituntut untuk mengasah potensinya. Dalam proses pembelajaran matematika terdapat beberapa kemampuan yang diharapkan dapat dimiliki siswa yaitu salah satunya kemampuan komunikasi matematis siswa, sehingga untuk dapat dikatakan suatu pembelajaran berhasil maka kemampuan siswa harus meningkat, tetapi pada kenyataannya kemampuan komunikasi siswa di SMP tergolong rendah hal ini diperkuat oleh hasil wawancara kepada guru matematika di salah satu SMP di kota Bandung dan juga dilihat dari hasil ujian tengah semester pelajaran matematika pada tahun ajaran 2018/2019. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa adalah dengan penggunaan model pembelajaranyang melibatkan peran siswa untuk aktif selama proses pembelajaran. Peneliti menggunakan model pembelajaran Think Pair Share. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis yang pembelajarannya menggunakan penerapan model pembelajaran Think Pair Share lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA Emma Marsaulina; Mumun Syaban; Elly Retnaningrum
INTERMATHZO Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.713 KB)

Abstract

Matematika merupakan pelajaran yang ada di setiap jenjang pendidikan, tanpa disadari matematika sering diterapkan dalam menyelesaikan setiap masalah kehidupan. Dalam era globalisasi ini individu dihadapkan harus inovatif, salah satu penunjang inovatif adalah mampu memecahkan suatu masalah. Namun ditemui di lapangan siswa terbiasa oleh soal rutin dan ternyata siswa sulit mengerjakan soal dalam bentuk pemecahan masalah, terlebih dengan kemampuan awal matematis siswa yang berbeda-beda. Tidak sedikit siswa yang merasa kesulitan merencanakan penyelesaian masalah sampai dengan memberikan kesimpulan. Tujuan penelitian ini ialah menguji efektivitas model pembelajaran Team Assisted Individualization terhadap pelajaran matematika dalam upaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji anova dua jalur menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis jika diukur berdasarkan kemampuan awal siswa dan model pembelajaran, tanpa menghubungkan keduanya.
Model Pembelajaran Somatic, Auditory, Visual, Intellectual untuk Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMK Dhita Ayu Mahardika; Agung Cahya Gumilar; Elly Retnaningrum
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v2i3.2027

Abstract

Proses pembelajaran yang disajikan guru dipandang belum merangsang siswa untuk mengoptimalkan seluruh indra yang dimilikinya. Perlu model/strategi pembelajaran yang mampu mengoptimalkan seluruh indra siswa sehingga proses pembelajaran lebih optimal yang berdampak terhadap optimalnya pemahaman siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, kuasi eksperimen, pretest-posttest control group design, dimana populasinya adalah siswa kelas X di salah satu SMK di Bandung, dan dengan menggunakan teknik purposif sampling maka diperoleh sampel kelas X AKL 2 dan X AKL 3.  Kelas X AKL 2 sebagai kelas eksperimen dan X AKL 3 sebagai kelas kontrol. Metode penelitian adalah metode eksperimen dengan menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Somatic, Auditory, Visual, Intellectual berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa di SMK; dan model pembelajaran Somatic, Auditory, Visual, Intellectual memiliki pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa SMK. The learning process presented by the teacher is seen as not stimulating students to optimize all their senses. Learning models/strategies are needed that can optimize all of the student's senses so that the learning process is more optimal which has an impact on optimal student understanding. This research is quantitative, quasi-experimental, pretest-posttest control group design, where the population is students of class X at an SMK in Bandung, and by using a purposive sampling technique, samples of class X AKL 2 and X AKL 3 are obtained. Class X AKL 2 is the experimental class and X AKL 3 is the control class. The research method is an experimental method using an independent sample t-test. The results showed that the Somatic, Auditory, Visual, and Intellectual learning models affected students' mathematical understanding abilities in SMK; and Somatic, Auditory, Visual, and Intellectual learning models have a better effect compared to conventional learning models in improving the mathematical understanding abilities of SMK students.