Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penggunaan Model Pembelajaran Number Heads Together entuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMK Hanny Yulyantika; Mumun Syaban; Mochamad Rasyid Ridha
INTERMATHZO Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.706 KB)

Abstract

Kemampuan komunikasi di SMK masih tergolong rendah, hal ini diperkuat oleh hasil wawancara bersama guru matematika di salah satu sekolah SMK di Kota Bandung. Dan juga diperkuat dari hasil ujian tengah semester matematika pada tahun 2018/2019 masih rendah. Untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis ini, peneliti menggunakan model pembelajarn Number Heads Together. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan keterlaksanaan model Number Heads Together dan pembelajaran langsung, mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa SMK, mendeskripsikan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa SMK yang pembelajarannya menggunakan model Number Heads Together, mendeskripsikan perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa SMK. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dan desain pada penelitian ini adalah kelompok kontrol non-ekivalen. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMK Bina Warga Bandung. Data yang dikumpulkan berupa pretes dan postes, dengan pengolahan data menggunakan software SPSS versi 22. Hasil pengujian menunjukan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan model Number Heads Together dibandingkan siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMA Muhammad Aziz; Mumun Syaban; Mochamad Rasyid Ridha
INTERMATHZO Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.728 KB)

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan berpikir matematis yang wajib dimiliki oleh setiap siswa dan guru, supaya dalam belajar dan pembelajaran matematika dapat terlaksana dengan baik. Hal tersebut dikarenakan siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematis akan mampu untuk mengungkapkan gagasan-gagasan atau ide-ide matematis yang dapat memperjelas permasalahan yang terdapat dalam matematika, baik berupa gambar, maupun kalimat pemodelan matematika. Akan tetapi selama peneliti melaksanakan observasi sebelum penelitian disalah satu sekolah SMA di Bandung, bahwa kemampuan berpikir komunikasi matematis siswa secara tulisan masihlah rendah. Berdasarkan hal tersebut membuat peneliti ingin meningkatkan kemampuan berpikir komunikasi matematis siswa secara tulisan dengan menerapakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Metode dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen, karena peneliti ingin melihat sebab-akibat antara variable bebas dan variable terikat. Adapun tahapan dalam penelitian ini yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan tahap akhir. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa, dan terdapat perbedaan kemampuan berpikir komunikasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran kooperatif jigsaw dengan yang memperoleh pembelajaran langsung
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Melalui Pembelajaran Open-Ended pada Siswa SMP Dian Nurul Cahyani; Mumun Syaban; Mochamad Rasyid Ridha
INTERMATHZO Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.241 KB)

Abstract

Matematika merupakan pelajaran yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan yang didapat dengan berpikir. Kurikulum 2013 menuntut siswa untuk berpikir tingkat tinggi, salah satunya yaitu kemampuan berpikir kreatif matematis. Tetapi ditemui di lapangan kemampuan berpikir kreatif siswa masih rendah. Pemberian soal rutin yang diberikan membuat siswa sulit untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif matematis. Siswa kurang menyelesaikan soal dengan lancar dan tepat, dan siswa sulit mengeluarkan ide-ide/cara lain dalam mengerjakan soal. Tujuan penelitian ini untuk menguji efektivitas model pembelajaran open-ended dalam pelajaran matematika dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Kemala Bhayangkari. Data hasil pretest dan posttest kemudial dialaisis menggunakan software SPSS untuk melihat efektivitas model pembelajaran Open-Ended. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan bahwa pembelajaran Open-Ended memiliki keunggulan dibandingkan dengan pembelajaran langsung secara signifikan dalam peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis.