Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Roleplay Untuk Meminimalisir Nomophobia Remaja Rahadian Widhi Hantoro; Sri Hartini; Agungbudiprabowo Agungbudiprabowo; Rini Siswanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.319 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5438

Abstract

Gejala nomophobia ditandai dengan keasyikan menggunakan smartphone, kurang berinteraksi sosial, kurang mampu mengelola waktu, cemas berlebihan ketika jauh dari gadget, dan kurang selektif dalam pemanfaatan gadget. Kondisi nomophobia pada remaja siswa SMP perlu diminimalisir. Bimbingan dan konseling di sekolah berkepentingan untuk mengantisipasi dan mengatasi nomophobia. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah bimbingan kelompok teknik roleplay.
Peningkatan Self Control Melalui Konseling Kelompok dengan Teknik Modelling Pada Siswa Kelas X Rois Fajrul Falah; Sri Hartini; Agungbudiprabowo Agungbudiprabowo; Rini Siswanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.613 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5947

Abstract

Fenomena remaja banyak dijumpai pada remaja yang pada umumnya mereka yang masih duduk dibangku SMA seperti meremehkan peraturan dan disiplin disekolah, suka membolos, tidak mengerjakan tugas/pekerjaan rumah yang diberikan guru karena main atau tidak mengerti, suka mengantuk di dalam kelas, tidak berani bertanya karena takut dihukum. Gejala tersebut merupakan kurangnya self control, maka dari itu perlu adanya peningkatan dalam self control. Bimbingan dan konseling di sekolah berkepentingan untuk meningkatkan self control. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah konseling kelompok dengan teknik modelling.
Instagram Sebagai Media Substitusi Papan Bimbingan Untuk Generasi Z Yekti Sukma Adyastri; Sri Hartini; Agungbudiprabowo Agungbudiprabowo; Rini Siswanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.504 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6074

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh pemahaman dan inovasi baru dalam layanan bimbingan melalui penggunaan media sosial sebagai media substitusi papan bimbingan untuk Generasi Z. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kepustakaan. Subjek penelitian ini adalah Generasi Z. Generasi Z merupakan kelahiran 1997-2021, antara 10-25 pada tahun 2022. Instrumen data menggunakan dokumentasi penelitian yang relevan dengan: 1) pelaksanaan layanan bimbingan konseling, 2) penggunaan media papan bimbingan dan 3) Instagram dalam kegiatan pembelajaran atau bimbingan konseling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mencari sumber yang relevan yaitu: 1) buku, 2) jurnal, 3) prosiding, 4) skripsi, 5) thesis serta penelitian lain yang sejenis. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif melalui tahapan: 1) reduksi data, 2) penyajian data dan 3) interpretasi data. Berdasarkan hasil interpretasi studi kepustakaan pada berbagai sumber yang relevan diperoleh kesimpulan konten dalam papan bimbingan : 1) bahan bacaan, 2) poster, 3) komik, 4) cerpen, 5) pesan atensi dan 6) hiburan/permainan dapat diunggah secara digital dalam berbagai fitur Instagram tanpa mengurangi esensi konten yang diunggah. Dengan demikian Instagram dapat dijadikan sebagai media substitusi papan bimbingan untuk Generasi Z.