Jonatan Leobisa
Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Guru Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Menggunakan Media Animasi Dalam Modul Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMK Teknik Anugerah SOE Kelas X TKJ 1 Tahun Ajaran 2022 Maria Junita Mustanu; Jonatan Leobisa; Hendrik A. E. Lao; Timoteus Ajito
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.261 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa menggunakan media animasi dalam modul pembelajaran PAK, serta mengetahui apa saja kendala yang dihadapi guru dalam pemanfaatan media animasi pada mata pelajaran PAK. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan data dikumpulkan melalui: 1) observasi, untuk mengetahui proses pelaksanaan pembelajaran PAK, 2) wawancara, untuk mendapat berbagai informasi yang berkaitan dengan proses pembelajaran PAK, 3) dokumentasi dan dokumen-dokuman untuk memperoleh data yang berhubungan dengan pembelajaran PAK, seperti silabus-RPP. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) guru PAK di SMK Teknik Anugerah SoE melaksanakan perannya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan merancangkan kegiatan pembelajaran (RPP), mempersiapkan media animasi sebelum mengajar, mempersiapkan sarana prasarana penunjang pembelajaran, serta melaksanakan pembelajaran secara efektif dengan pengelolaan kelas yang baik, menggunakan stategi, metode dan media yang bervariasi. Guru PAK memotivasi siswa dengan cara menggunakan animasi dalam modul PAK agar siswa memiliki kemauaan untuk belajar, memberikan pujian,hukuman,dorongan, dan mengevaluasi hasil kerja siswa. 2) kendala yang dihadapi guru dalam pemanfaatan media animasi pada mata pelajaran PAK ialah guru kurang terampil menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam hal ini mendesain animasi sehingga masih membutuhkan bantuan dari guru lain, kurangnya sarana prasarana penunjang pembelajaran seperti pyoyektor di kelas, serta ketidak stabilan jaringan internet juga menjadi kendala dalam proses pembelajaran PAK. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa Guru PAK di SMK Teknik Anugerah SoE telah melaksanakan perannya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa menggunakan media animasi dalam modul PAK. Namun,dalam pelaksanaanya masih terdapat kendala yang alami.
Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membangun Karakter Siswa Sd Inpres Oelnunu Daud Saleh Luji; Simon Kasse; Jonatan Leobisa; Yulantika Anone
Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) Vol 6, No 2 (2024): Teologi dan Pendidikan Agama Kristen - Agustus 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/veritas.v6i2.227

Abstract

Character education has a higher meaning than moral education because character education is not just about right or wrong but how to do it in daily life. PAK teachers have a big role in this matter. However, at SD Inpres Oelnunu there are still some children who do not have good character as expected, that is why research was conducted using qualitative methods to find out the role of teachers in shaping the character of students at SD Inpres Oelnunu. The results of the research show that the role of PAK teachers in building student character has been carried out from five aspects of assessment, namely religious character, nationalist character, integrity value, independent character, integrity character and mutual cooperation character. Indeed, there are still a small number of children who do not fully possess this character. However, according to the PAK teacher, he continues to play his role so that in the end he gets better results, namely students have good character from every aspect. AbstrakPendidikan karakter memiliki makna yang lebih tinggi dari pendidikan moral karena pendidikan karakter bukan hanya tentang benar atau salah tetapi bagaimana melakukannya dalam hidup kesehariannya. Guru PAK memiliki peran yang besar dalam hal tersebut. Namun Pada SD Inpres Oelnunu masih ada beberapa anak yang belum berkarakter baik seperti yang diharapakan, itulah sebabnya penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam membentuk karakter siswa pada SD Inpres Oelnunu. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru PAK dalam membangun karakter siswa sudah dilakukan dari lima aspek penilaian yaitu karakter religius, karakter nasionalis nilai integritas karakter mandiri, karakter integritas dan karakter gotong royong. Memang masih ada sebagian kecil anak yang belum sepenuhnya memimiliki karakter tersebut. Namun menurut guru PAK bahwa ia terus memainkan perannya sehingga pada akhirnya mendapatkan hasil yang lebih baik yaitu siswa memiliki karakter yang baik dari setiap aspek.