Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penggunaan Technology Acceptance Model Dalam Mengukur Kualitas Layanan Platform E-Commerce Hesti Maheswari; Ruth Kiris D Siregar
Journal of Integrated System Vol. 4 No. 2 (2021): Journal of Integrated System Vol. 4 No. 2 (Desember 2021):
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v4i2.3491

Abstract

Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ecommerce di Indonesia, ternyata jumlah pengaduan akan ketidakpuasan konsumen terhadap layanan ecommerce pun meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas layanan ecommerce dalam meningkatkan kepuasan konsumen dengan technology acceptance model. Platform yang dianalisis dalam penelitian ini adalah Tokopedia dengan menggunakan bagan quality function deployment. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan konsumen masih berada di bawah tingkat harapan konsumen. Sistem yang user friendly, user interface yang simpel dan jelas, otomatisasi fitur saran, sistem pembayaran yang terintegrasi, dan membuat kolom pencarian terlihat jelas merupakan lima prioritas karakteristik teknis yang harus menjadi perhatian perusahaan karena sesuai dengan kebutuhan konsumen. Penelitian ini menyarankan kepada Tokopedia untuk melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkala serta melakukan testing aplikasi secara rutin sehingga dapat meminimalisir terjadinya error dan bug. Tokopedia juga perlu lebih tanggap dengan keluhan pelanggan dan pihak pengembang bisa lebih update dalam menangani keluhan yang berkaitan dengan error dan ketidakstabilan aplikasi. Kata kunci: E-commerce, Kualitas Pelayanan, Technology Acceptance Model, Quality Function Deployment.
Implementation of Kanban Visualization Using JIRA Software to Optimize Project Bid Monitoring at PT Catur Manunggal Pratama Julia Rahmaningsih, Astri; Hafizh Irfan Shalahuddin; Putri Maharani; Tamiko Fernanda Theriandy; Hesti Maheswari
Ekonomi Digital Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55837/ed.v3i2.172

Abstract

This paper aims to reduce the risk of failure in monitoring project bids that hinder operational management effectiveness at PT Catur Manunggal Pratama. The company faces inefficiencies due to traditional, paper-based systems that cause workflow delays, errors, and potential business losses. A quantitative approach was employed by implementing a Kanban system using JIRA Software to improve transparency, structure, and operational efficiency. Data were collected through interviews with the operations manager and analysis of related documents. The findings reveal that inadequate bid monitoring contributes to reduced tender success rates, workload accumulation, and difficulties in resource planning. The application of a digital Kanban system enhances project visibility, streamlines workflows, and supports better decision-making in managing bids. This study shows that improving monitoring processes can lead to increased efficiency and reduced operational risk. The implication for management is the need to adopt structured digital tools that support competitiveness and performance in the bidding process. Enhanced transparency and real-time tracking are crucial for minimizing errors and maintaining control over ongoing tenders. This paper contributes to the literature by demonstrating the practical application of Kanban methodology combined with JIRA Software in the context of project bid management, offering an effective digital solution for addressing inefficiencies in construction-related business operations.
Analysis Of Quality Management And Product Design Problems Of PT L’essential Towards Customer Satisfaction Alfonsus Nandi Kurniawan; Brigitta Denise Alexandra; Cindy Ariesta; Feony Valencia Yafinto; Riona Tamara; Hesti Maheswari
International Journal of Business and Quality Research Vol. 3 No. 02 (2025): April - June, International Journal of Business and Quality Research (IJBQR)
Publisher : Citakonsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijbqr.v3i02.1749

Abstract

This research aims to analyze the quality management and product design issues faced by PT L’Essential and their impact on customer satisfaction. The main problems identified include a high rate of product defects, particularly in packaging such as leaking bottles and pump malfunctions, as well as a mismatch between packaging design and consumer expectations. To address these issues, a qualitative approach was employed through direct observation, semi-structured interviews, and the use of company data to support theoretical analysis. Analytical tools used include production process flowcharts, cause-and-effect diagrams, Pareto charts, and design-focused methods such as Quality Function Deployment (QFD) and Fault Tree Analysis (FTA) to identify root causes of design failures. The findings reveal that 70% of total product defects stem from two major types of failures: leaking bottles and pump malfunctions, which directly affect stock accuracy and distribution flow. The production yield rate was recorded at 93.63% with a productivity level of 5.85 units per hour, while the quality productivity ratio was only 23.25%, indicating untapped efficiency potential. The managerial implications of these findings highlight the need to strengthen quality control at the early stages of production, redesign packaging based on customer needs, and provide ongoing employee training. These strategies are expected to reduce defect rates, enhance operational efficiency, and strengthen customer loyalty toward PT L'Essential brand in the competitive skincare market.
Penanaman Konsep Diri pada Generasi Muda untuk Menghadapi Tantangan Masa Depan dengan Character Building Training Maheswari, Hesti; Widjojo, Ida Juda; Santoso, Agung Sigit
Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53276/dedikasi.v3i1.153

Abstract

Penanaman pemahaman konsep diri untuk meningkatkan keterampilan sosial pada generasi muda, baik bersifat kontekstual dan kultural, semakin hari dirasa semakin meningkat. Hal ini berbanding lurus dengan jumlah tawuran antar pelajar, kasus penyalahgunaan narkotika, dan angka bunuh diri karena mereka tidak mampu mengendalikan dan mengekspresikan emosi dengan cara yang tepat dan dapat diterima masyarakat. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman para peserta tentang konsep diri dan menjadikan peserta mampu memaksimalkan diri sehingga berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Untuk mencapai tujuan tersebut, character building training dua hari akan diterapkan. Beberapa peserta mengaku tidak konsisten dalam mencapai tujuan dan sering mengelak dari tanggung jawab, namun kegiatan ini juga berhasil meningkatkan indikator konsep diri lainnya. Mereka lebih percaya diri dan bangga dengan pencapaian diri; mampu mengatur hidup dan mengatasi kesulitan; dapat dipercaya, mau menghargai orang lain dan tidak menyakiti teman; merasa bebas berkarya, mandiri, optimis, dan termotivasi. Mereka mengaku mampu mengendalikan emosi pada saat temannya melakukan kesalahan pada saat mengerjakan tugas kelompok dan lebih peka; serta mereka merasa lebih sehat dan prima untuk beraktivitas. Pengembangan karakter bukanlah usaha yang mudah dan instan. Perlu usaha yang berulang-ulang dan pendampingan kepada peserta secara terus-menerus hingga mereka memiliki jati diri yang matang.