Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK DISKUSI TERHADAP PERILAKU MENYONTEK SISWA KELAS VII Asih, Gabriella Nara Nadya Atas; Putro, Eko Adi; Latifah, Siti Nur
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7290

Abstract

Penelitian ini membahas bimbingan kelompok dan teknik diskusi perilaku menyontek. Tujuan Penelitian menganalisis: pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas VII di SMP Negeri 15 Surakarta mengenai perilaku menyontek. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data: sumber Primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data: angket, lembar observasi, dan dokumentasi. Uji validitas yang digunakan: triangulasi data. Analisis data berdasarkan tahapan penelitian tindakan kelas. Hasil Penelitian: bimbingan kelompok dengan teknik diskusi mampu meningkatkan pemahaman siswa terkait perilaku menyontek. Saran Penelitian ini untuk: (1) Siswa, hendaknya memiliki perilaku yang lebih positif lagi saat pembelajaran; hendaknya menyampaikan permasalahan yang dihadapi terkait bidang akademik, pribadi, sosial, maupun karir kepada guru atau orang terdekat sehingga dapat menyelesaikan permasalahannya secara mandiri. (2) Guru BK, hendaknya lebih mengaktifkan layanan bimbingan kelompok untuk mendorong pemahaman siswa terkait materi yang diangkat; hendaknya lebih memperhatikan kondisi kelas agar pembelajaran nyaman. (3) Agar penelitian lebih luas, peneliti lain harus melakukan penelitian sejenis dengan materi yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penggunaan teknik diskusi bimbingan kelompok dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang perilaku menyontek.
PERAN GURU BK DALAM MENGATASI MASALAH INFERIORITY COMPLEX TERHADAP INDIVIDU X MELALUI LAYANAN KONSELING INDIVIDU DI DESA GONGGANGAN, KELURAHAN BOLON, KECAMATAN COLOMADU, KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2024 Valensya, Anggita Fi’ar; Suryanti, Hera Heru Sri; Putro, Eko Adi
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 10 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana penerapan konseling individu dengan bantuan peran guru bk untuk mengatasi permasalahan inferiority complex.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Gonggangan, Kelurahan Bolon, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif diskriptif yang dilakukan dengan menyajikan data apa adanya tanpa proses manipulasi dan perlakuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif terdiri dari tiga komponen utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk mengkaji keabsahan data dilakukan menggunakan trianggulasi metode.Hasil penelitian bahwa pelaksanaan konseling individu pada individu inferiority complex sudah terlaksana dengan baik.Upaya guru BK berperan dalam melaksanakan konseling indvidu dengan pendekatan Solution Focused Therapy dalam mengatasi inferiority complex pada individu. Hasil yang diperoleh individu mampu meningkatkan rasa percaya dirinya dan individu dapat berinteraksi serta berkomunikasi dengan semua orang dengan baik.
PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK MEDIA PERMAINAN CONGKLAK UNTUK MENINGKATKAN EMOTIONAL MATURITY Cahyani, Elisabet Lisa; Suryanti, Hera Heru Sri; Putro, Eko Adi
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 10 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penerapan bimbingan kelompok media permainan congklak untuk mengatasi emotional maturity pada siswa kelas 8 di SMP Negeri 17 Surakarta. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah beberapa siswa (9 orang) di kelas 8 SMP Negeri 17 Surakarta. Sumber data yang digunakan diambil dari peserta didik yang mengalami masalah emotional maturity dan Guru BK. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK), penelitian ini dilakukan melalui 2 siklus secara bertahap. Pada siklus pertama ditemukan dari hasil observasi peneliti dan guru bk ialah sejumlah 65,11% yang dimana hasil tersebut merupakan hasil yang cukup rendah dalam siswa mengontrol emosinya. Pada siklus kedua peneliti menggunakan metode dengan memanfaatkan media permainan congklak (dakon) agar siswa tidak bosan dalam mengikuti bimbingan kelompok dan dalam siklus ini dengan memanfaatkan media permainan tersebut hasil observasi yang didapatkan oleh peneliti dengan guru bk meningkat menjadi 82,24%. Sehingga peneliti ini menyimpulkan bahwa penerapan bimbinagn kelompok melalui media permainan congklak dapat meningkatkan emotional maturity  pada peserta didik kelas 8 di SMP Negeri 17 Surakarta secara penuh
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK BEHAVIORAL TEKNIK EXTINCTION DALAM MEREDUKSI HIGHLY EMOTIONAL CHARACTER PADA SISWA KELAS VIII A SMP MUHAMMADIYAH 2 SURAKARTA TAHUN 2024/2025: penelitian eksperimen kuantitatif Istiqomah, Istiqomah; Jawandi, Ahmad; Putro, Eko Adi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31515

Abstract

A highly emotional character is a pattern of behavior that is unconsciously designed to warn intruders to stop threatening behavior towards oneself. Additionally, a highly emotional character is a psychological response to prevent disturbances before they occur or to address and retaliate after such disturbances have occurred. The research method used was an experiment with a one-group pretest-posttest design. The subjects of this study were seven eighth-grade students selected using purposive sampling. The instrument used in this study was a questionnaire designed to measure the level of highly emotional behavior in students before and after group counseling using the extinction technique. The data obtained was then analyzed using the Wilcoxon test, and H0 was rejected and Ha was accepted. The results of the study indicate that there was a significant decrease in the Highly Emotional Character behavior of students after participating in group counseling using the extinction technique. Therefore, it can be concluded that there was a difference in the mean between before and after the group counseling using the extinction technique was administered, which was effective in reducing the Highly Emotional Character behavior of students in class VIII A at SMP Muhammadiyah 2 Surakarta. This study is expected to contribute to the development of guidance and counseling programs in schools to foster more positive behavior among all students.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK SELF MONITORING UNTUK MENINGKATKAN SELF REGULATED LEARNING SISWA KELAS X-E14 DI MAN 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2024/2025: Pendekatan Behavioral dengan Teknik Self Monitoring untuk Meningkatkan Self Regulated Learning pada Siswa pada Siswa Kelas X-E14 di MAN 1 Surakarta.. hanifah, devina putri nur; Sri Suryanti, Hera Heru; Putro, Eko Adi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31548

Abstract

EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK SELF MONITORING UNTUK MENINGKATKAN SELF REGULATED LEARNING SISWA KELAS X-E14 DI MAN 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2024/2025. This study aims to determine the effectiveness of group counseling using a behavioral approach with the self-monitoring technique in improving self-regulated learning among students of class X-E14 at MAN 1 Surakarta in the 2024/2025 academic year. The behavioral approach is a scientific perspective on human behavior. Self-monitoring is a form of self-awareness used by counselees to evaluate the tendencies of their habits, thoughts, or feelings. This study employed a quantitative experimental method. The population consisted of all students of class X-E14 at MAN 1 Surakarta in the 2024/2025 academic year. The sample comprised 6 students who had low levels of self-regulated learning. Data analysis was conducted using the Paired Sample T-test. Based on the analysis results regarding the effectiveness of behavioral group counseling using the self-monitoring technique to improve self-regulated learning among class X-E14 students at MAN 1 Surakarta, a significance value (2-tailed) of 0.000 < 0.05 was obtained. Therefore, it can be concluded that behavioral group counseling using the self-monitoring technique is effective in improving self-regulated learning among class X-E14 students at MAN 1 Surakarta in the 2024/2025 academic year.
Peran Guru Bk Memberikan Konseling Individu Dengan Teknik Self Talk Untuk Mengurangi Perilaku School Truancy Pada Peserta Didik Kelas X Smk Muhammadiyah 2 Klaten Utara Tahun Pelajaran 2024/2025 Purwaningsih, Liya; Kusumaningtyas, Lydia Ersta; Putro, Eko Adi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab perilaku School Truancy, serta bagaimana peran Guru Bimbingan dan Konseling memberikan layanan konseling individu dengan teknik Self Talk untuk mengurangi perilaku School Truancy pada peserta didik kelas X SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara tahun pelajaran 2024/2025. School Truancy adalah membolos sekolah tanpa adanya alasan yang sah atau dibenarkan, yang berdampak negatif terhadap proses dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah Guru Bimbingan dan Konseling serta peserta didik kelas X di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku School Truancy pada peserta didik dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kondisi keluarga, lingkungan sekolah, pengaruh teman sebaya, dan media hiburan. Guru BK berperan penting melalui layanan konseling individu dengan pendekatan Self Talk, yang terbukti mampu membantu siswa mengidentifikasi, memahami, dan mengubah pola pikir negatif menjadi positif. Pendekatan ini membangkitkan kesadaran siswa akan pentingnya kehadiran di sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan program bimbingan dan konseling di sekolah dalam rangka meningkatkan perilaku positif peserta didik.
Peran Guru Bk Dalam Memberikan Konseling Individu Dengan Pendekatan Behavioral Untuk Mengatasi Smoking Habits School Student Wibowo, Gilang Aryo; Kusumaningtyas, Lydia Ersta; Putro, Eko Adi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui mengenai bagaimana peran Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam pemberian konseling individu dengan pendekatan Behavioral untuk mengubah perilaku Smoking Habits School Student Pada Peserta Didik Kelas XI MAN 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2024/2025. Kebiasaan merokok siswa yang dilakukan di lingkungan sekolah atau istilah lainnya yaitu Smoking Habits School Student. Untuk melakukan konseling individu kepada siswa tersebut menggunakan pendekatan Behavioral yang merupakan sebuah pendekatan dengan harapan dapat merubah perilaku siswa. Pada metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini yaitu Guru Bimbingan dan Konseling serta siswa kelas XI MAN 1 Surakarta. Untuk teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada langkah yang diambil saat menganalisis yaitu berupa penyusunan data, menghubungkan data, mereduksi data, menyajikan data kemudian akan disimpulkan. Dari hasil penelitian di MAN 1 Surakarta telah menunjukan tentang pelaksanaan Konseling Individu pada siswa yang terindikasi Smoking Habits berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang cukup. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan sebuah konstribusi terutama pada program Bimbingan dan Konseling disekolah untuk dapat menjadikan peserta didik memiliki perilaku positif di sekolah.