Habib Satria
Teknik Elektro, Universitas Medan Area

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI BUDAYA HIDUP BERSIH MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PEMILAH SAMPAH OTOMATIS BERBASIS PANEL SURYA Rionopagel Pardede; Habib Satria; Ahmad Ridwan; Syarifah Muthia Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.844 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9226

Abstract

Abstrak: Sampah merupakan masalah yang sangat serius yang belum teratasi pada saat ini. Dalam kategorinya, sampah logam dan non-logam merupakan sampah yang sulit didaur ulang apalagi tercampur antara logam dan non-logam. Masalah yang muncul di masyarakat, yaitu rendahnya tingkat kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya walaupun tempat sampah sudah dipisahkan akan tetapi ada saja sampah yang dibuang tidak pada tempatnya. Oleh karena itu, di rancang teknologi tempat sampah otomatis berbasis panel surya dalam membantu masyarakat mengatasi sampah logam dan non-logam yang sering bercampur dengan lebih praktis. Metode pelaksanaan dilakukan dengan sosialisasi dan demonstrasi alat di lingkungan olah raga dikarenakan banyaknya atlet setelah berolahraga membuang sampah sembarangan. Hasil yang dicapai yaitu dengan menggunakan tempat sampah otomatis masyarakat dapat membuang sampah secara efisien tanpa memilah sampah logam ataupun non-logam. Tempat sampah akan mendeteksi objek dalam waktu 3 detik kemudian data diproses oleh NodeMCU ESP8226 untuk memutar motor servo dalam membuka tutup tempat sampah.Abstract: Garbage is a very serious problem that has not been resolved at this time. In its category, metal and non-metallic waste is waste that is difficult to recycle, especially when mixed between metals and non-metals. Problems that arise in the community, namely the low level of public awareness to dispose of garbage in its place even though the trash cans are separated but there is only garbage that is not disposed of in its place. Therefore, solar panel-based trash bin technology is designed to help people deal with metal and non-metallic waste that is often mixed with more practicality. The implementation method is carried out by socializing and demonstrating tools in the sports environment because of the presence of sports waste after exercising. The result achieved is that by using automatic trash cans, people can dispose of waste efficiently without sorting metal or non-metal waste. The trash can detects object within 3 seconds then saves the data by the NodeMCU ESP8226 to rotate the servo motor in opening the lid of the trash can. 
IMPLEMENTASI PLTS SISTEM OFF GRID SEBAGAI WUJUD MEDIA PEMBELAJARAN EFEKTIF PADA SISWA SMK CITRA HARAPAN KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Moranain Mungkin; Habib Satria; Asmah Indrawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20994

Abstract

Abstrak: Dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa mengenai renewable energy, SMK Citra Harapan di Kecamatan Percut Sei Tuan telah menjalankan program pengabdian. Fokusnya adalah memberikan edukasi langsung kepada siswa tentang renewable energy, terutama melalui pengenalan komponen dan instalasi PLTS sistem Off Grid. SMK Citra Harapan mengakui bahwa informasi elektronik belum sepenuhnya mampu mengimplementasikan ilmu yang disampaikan kepada siswa. Oleh karena itu, Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi melalui penggunaan modul trainer PLTS sistem Off Grid sebagai alat bantu media pembelajaran efektif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa secara langsung. Metode yang digunakan melibatkan 20 siswa SMK Citra Harapan dengan menggunakan modul trainer PLTS sistem Off Grid. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan, dilakukan angket dalam bentuk post-test. Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil dengan baik, terlihat dari persentase siswa yang menyatakan setuju sebanyak 75%, cukup setuju 25%, dan tidak ada yang menyatakan kurang setuju atau sangat tidak setuju. Ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap renewable energy setelah mengikuti program ini.Abstract: In an effort to enhance students' understanding of renewable energy, SMK Citra Harapan in Percut Sei Tuan Subdistrict has implemented a community service program. The focus is on providing direct education to students about renewable energy, particularly through the introduction of components and installation of Off-Grid PV systems. SMK Citra Harapan acknowledges that electronic information alone may not fully implement the knowledge conveyed to students. Therefore, this Community Partnership Program aims to provide education through the use of Off-Grid PV system trainer modules as an effective learning aid. This is expected to improve students' understanding directly. The method involves the participation of 20 students from SMK Citra Harapan using Off-Grid PV system trainer modules. To measure the success of the activity, a post-test questionnaire was conducted. The results show that this community service activity was successful, as indicated by the percentage of students who agreed being 75%, somewhat agreed 25%, with no one expressing disagreement or strong disagreement. This demonstrates a significant improvement in students' understanding of renewable energy after participating in this program.  
PENERAPAN IPTEK PADA RANCANGAN HIDROPONIK UNTUK TANAMAN CABAI MERAH BERBANTU SISTEM KONTROL IoT Habib Satria; Moranain Mungkin; Suswati Suswati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17781

Abstract

Abstrak: Gangguan hama dan penyakit menjadi kendala utama dalam budidaya tanaman cabai. Penyakit yang sering ditemui yaitu penyakit kuning dan penyakit keriting daun yang disebabkan virus. Berdasarkan masalah dilapangan di temukan bahwa tingginya persentase serangan virus, hama dan penyakit pada tanaman cabai. Kemudian juga menanam sayuran seperti cabai memerlukan lahan yang luas yang seharusnya dapat di minimalisir menggunakan teknologi modern. Oleh karena itu, tujuan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini mengenalkan teknologi pertanian modern dengan sistem smart hidroponik berbasis IoT kepada mitra PKM yaitu masyarakat petani Desa Narigunung II dengan responden 25 orang petani. Metode yang dilakukan dengan memberikan pengetahuan iptek kepada petani cabai khususnya petani daerah kabupaten karo agar dapat beralih pada tanaman hydroponik. Hasil yang diperoleh yaitu teknologi ini dapat meningkatkan kesehatan tanaman melalui keterpenuhan nutrisi sesuai fase pertumbuhan dengan akurasi yang tinggi. Keuntungan lain dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan peningkatan hasil panen. Inovasi ini akan mempermudah para petani dalam mengontrol secara otomatis terhadap tanaman cabai hidroponik.Abstract: Pests and diseases are the main obstacles in chili cultivation. Diseases that are often encountered are yellow disease and leaf curl disease which are caused by viruses. Based on problems in the field, it was found that there was a high percentage of virus, pest and disease attacks on chili plants. Then also planting vegetables such as chilies requires a large area of land which should be minimized using modern technology. Therefore, the aim of the Community Partnership Program (PKM) is to introduce modern agricultural technology with an IoT-based smart hydroponic system to PKM partners, namely the farming community of Narigunung II Village with 25 farmer respondents. The method used is to provide science and technology knowledge to chili farmers, especially farmers in the Karo district, so they can switch to hydroponic plants. The results obtained are that this technology can improve plant health through nutritional fulfillment according to the growth phase with high accuracy. Other benefits include increasing plant resistance to pests and increasing crop yields. This innovation will make it easier for farmers to automatically control hydroponic chili plants.