Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

STUDI KASUS ASPEK PENILAIAN DAN KINERJA PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI (SMKK) PADA PEMBANGUNAN JEMBATAN ANAK NYUM Rahayu, Mathilda Octaviani; Doloksaribu, Budi; Pasalli, Daud Andang
MUSTEK ANIM HA Vol 12 No 03 (2023): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v12i03.6260

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) merupakan pemenuhan standar keamanan, keselamatan, kesehatan. Penelitian dilakukan meninjau kelengkapan dokumen SMKK serta implementasinya berupa penyediaan APD dan fasilitas K3 serta kebijakan SMKK pada pembangunan Jembatan Nyum serta penilaian terhadap dokumen kelengkapan SMKK dengan menggunakan judgement experiments. Jembatan Anak Nyum ini terletak pada jalur Trans Papua yang menghubungkan Iwur (Kab. Pegunungan Bintang) menuju Pusat Kegiatan Strategis Nasional Tanah Merah dan Pusat Kegiatan Strategis Nasional Merauke dan memiliki isu terkait keamanan. Hasil dalam penelitian ini, dalam penyusunan Dokumen SMKK, penyedia jasa konstruksi sudah menyusun sesuai dengan Permen PUPR 10 Tahun 2021 dan mendapat nilai 79,33 yang masuk dalam kriteria. Dalam menyediakan kelengkapan alat pelindung diri (K3) dan fasilitas K3 di lapangan, telah dilakukan kuisioner kepada 20 orang tenaga kerja didapatkan skor total 91,09%, namun terlihat masih ada kekurangan pada beberapa alat pelindung diri dan fasilitas pengaman proyek, dengan skor paling rendah pada lampu peringatan, jaring pengaman, dan masker.
Pengaruh Bentangan Regel Terhadap Kekuatan Dinding Kancingan Boruk, Eusabius Yandianus Dala; Doloksaribu, Budi; Utary, Chitra
MUSTEK ANIM HA Vol 13 No 03 (2024): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v13i03.6615

Abstract

Dinding merupakan komponen non-struktur pada gedung yang berfungsi sebagai penyekat atau pemisah ruangan, untuk melindungi atau membatasi di alam terbuka dan sebagai penyokong struktur dalam memikul beban yang biasanya terbuat dari pasangan bata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat geser dinding kancingan sebagai opsi yang layak dalam mempertahankan beban lateral. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen, dimana dinding dimodelkan dengan ukuran panjang dan lebar masing-masing 1mx1m, 1,25mx1,25m dan 1,50mx1,50m. Pengujian ini dilakukan dengan memberikan beban lateral pada dinding. Berdasarkan hasil penelitian eksperimen dapat disimpulkan bahwa dinding kancingan 1mx1m dan 1,25mx1,25m memiliki pola retak diagonal (diagonal cracking) dan pada dinding kancingan 1,50mx1,50 mengalami getas sehingga menghasilkan pola retak diagonal compression (DC). Kuat geser yang dihasilkan dari masing-masing dinding sebesar 20 kN, 13,6 kN, dan 8 kN dan daktilitas yang dihasilkan dari dinding 1mx1m, 1,25mx1,25m dan 1,50mx1,50m sebesar 13,48 mm, 7,94 mm dan 3,86 mm. Benda uji dengan ukuran 1mx1m memiliki daktilitas yang lebih baik. Peningkatan dari dinding kancingan 1mx1m ke dinding 1,25mx1,25m sebesar 0,48, sedangkan peningkatan daktilitas dari dinding kancingan 1,25mx1,25m ke dinding kancingan 1,50mx1,50m sebesar 0,58. Hal ini menunjukan semakin besar jarak dinding kancingan maka semakin kecil nilai kuat geser dan daktilitas yang dihasilkan sebaliknya semakin kecil dinding kancingan maka semakin besar nilai kuat geser dan daktilitas yang dihasilkan.