Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Penerapan Teknologi Spread Spectrum Pada Sistem Komunikasi Seluler Roberto Corputty; Yuliana Kolyaan
Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering Vol 3 No 02 (2021): Musamus Journal of Elektro & Mechanical Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjeme.v3i02.4625

Abstract

Spread spectrum adalah teknik komunikasi yang dikategorikan oleh lebar bandwidth dan daya yang rendah. Komunikasi spread spectrum menggunakan berbagai teknik modulasi techniques pada Wireless LANs dan mempunyai banyak keuntungan diatas penggunaanya, komunikasi Narrow band. Sinyal spread spectrum berbentuk seperti noise, sulit dideteksi, dan bahkan sulit untuk didemodulasi tanpa perlengkapan yang memadai dan disuaikan dengan teknologinya oleh sebab, spread spectrum yang memiliki bandwide yang lebar dan kebal terhadap penyadapan banyak digemari di bidang kemiliteran, serta pengunaakan pada sistem komunikasi seluler.
Implementasi Antena Penguat Sinyal Dalam Peningkatan QOS (Quality Of Service) Jaringan 3G Roberto Corputty; M Murniani; Triadi Agustinus Parapaga
Musamus Journal of Electro & Mechanical Engineering Vol 3 No 02 (2021): Musamus Journal of Elektro & Mechanical Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjeme.v3i02.4627

Abstract

Hadirnya jaringan 3G diharapkan dapat menunjang kebutuhan aktifitas masyarakat dalam berbagai bidang namun untuk mendapatkan kualitas jaringan 3G yang baik dan berkualitas, mobile seluler harus berada pada cakupan wilayah Base Transceiver System (BTS) yang mendukung teknologi jaringan 3G. Namun kenyataannya tidak semua lokasi berada dalam cakupan wilayah BTS, Sehingga menyebabkan penerimaan sinyal yang tidak stabil. Metode yang digunakan adalah pemasangan antena penguat sinyal yang digunakan adalah antena Yagi Uda dan melakukan pengukuran parameter QoS berupa troughput, delay, jitter, dan packet loss, pada waktu pagi, siang, dan sore hari di kampung Wasur, dengan menggunakan aplikasi handphone berupa Speedtes dan Ping analyzer. Penggunaan antena penguat sinyal pada Handphone di kampung wasur yang memiliki kualitas jaringan tidak stabil dapat menstabilkan jaringan juga dapat meningkatkan Indeks dan kategori parameter QoS yaitu: Troughput pada waktu siang hari 1,8 MBps meningkat menjadi 2,3 MBps, dengan kategori Standart QOS THIPON dari Baik menjadi Terbaik. Penurunan nilai dellay terbaik terjadi pada siang hari yaitu 118,65 mn turun sebesar 108,51 ms, dengan kategori Standart QOS THIPON Sangat Bagus. Nilai jitternya mengalami penurunan terutama di pagi hari yaitu adalah 26,57 ms turun menjadi 7,44 ms, dengan kategori TIPHON Bagus.
PERLINDUNGAN PERALATAN MONITORING SPEKTRUM FREKUENSI RADIO TERHADAP GANGGUAN PETIR Ponadi, Acep; Corputty, Roberto; Kolyaan, Yuliana
MUSTEK ANIM HA Vol 3 No 1 (2014): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih sering terjadi ketidaktepatan dalam mengintepretasikan impedansi pentanahan yang berujung pada kesalahan dalam penerapan system pentahan, sangat mempengaruhi keamanan dari peralatan khususnya peralatan komunikasi yang digunakan untuk monitoring frekwensi. Ketidaktepatan tersebut dapat diminimalisasi dengan melakukan pengukuran dan analisa kesesuaian antara perangkat elektroda pentanahan dan karakteristik tanah.Metode yang digunakan terdiri dari Identifiksasi Karakteristik tanah, Penentuan elektroda pentanahan. Pengukuran yang dilakukan terdiri dari beberapa tahapan yaitu PengukuranTahanan Tanah, Resistansi peralatan telekomunikasi, Pengukuran dengan menggunakan elektroda penangkal petir serta Analisis Data.Hasil yang diharapkan adalah adanya data yang lebih tepat tentang kesesuaian antara karakteristik tanah dan elektroda penangkal petir, sehingga permasalahan kerusakan perangkat telekomunikasi monitoring frekwensi dapat diminimalisasi.
STUDI IMPLEMENTASI Asynchronous Transfer Mode (ATM) Corputty, Roberto
MUSTEK ANIM HA Vol 1 No 3 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asynchronous Transfer Mode (ATM) merupakan teknologi switching dan multiplexing berdasarkan pada sel dengan panjang tetap 53 oktet. ATM disebut juga teknologi broadband switching yang berbasis paket yang dirancang untuk mentransfer informasi dengan kecepatan tinggi, termasuk untuk mendukung perkembangan dalam layanan multimedia yang mencakup informasi voice (suara), video dan data. Aplikasi multimedia seperti video conference dan video on demand memerlukan  bandwidth yang lebar. Aplikasi multimedia baru terasa manfaatnya apabila terkoneksi dengan jaringan publik. Namun di sisi lain, koneksi dengan jaringan publik memungkinkan adanya berbagai bentuk ganguan  dari pihak lain. Ganguan tersebut bisa berupa koneksi terhadap jaringan lokal ATM dengan tujuan untuk mendapatkan akses terhadap informasi penting, oleh sebab itu keamanan dari ATM sangat diperlukan guna menjaga kualitas layaanan dari jaringan itu sendiri. 
ANTENA PENGUAT SINYAL HANDPHONE DENGAN FREKUENSI 1800 MENGGUNAKAN REPEATER RF Tiwery, Jakobus; Corputty, Roberto
MUSTEK ANIM HA Vol 7 No 2 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i2.912

Abstract

Antena merupakan elemen penting dalam komunikasi tanpa mengunakan kabel penghubung (Nirkabel) dengan memanfaatkan propagasi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan dan diterima oleh antena. Keterlambatan kedatangan sinyal dan kurangnya pancaran sinyal dari BTS pada kampung Onggari sangat berpengaruh pada komunikasi dan informasi didaerah tersebut. Pemanfaatan antena yagi dalam menjawab permasalahan keterbatasan pengiriman sinyal dari BTS merupakan alasan dalam pengembangan penelitian ini dengan memodifikasi antena sebagai penguat sinyal Global System for Mobile cominication setelah di pancarkan oleh Best Transfer Sistem. Proses perancangan, perhitungan dan perakitan antena, untuk panjang setiap elemen antena director 7.5 cm, reflector 9.6 cm dan driven yang dipisahkan masing-masing 4.1 cm yang beroperasi pada frekuensi 1800 MHz. Pengujian dilakukan dengan penggukuran level kuat sinyal pada waktu pagi, siang dan malam hari, dengan tempat penelitian kampung Onggari Distrik Malind Kabupaten Merauke. Antena penguat sinyal bekerja sangat baik dengan mampu menguatkan sinyal handphone sehingga dapat diakses sejauh 10 meter dari antena pengaut dengan hasil suara terdengar jelas pada waktu berbeda. Kata Kunci : Antena yagi, Penguat, sinyal, Repeater,Propagasi.
RANCANG BANGUN ANTENA YAGI 2.4 GHZ UNTUK MEMPERKUAT SINYAL WIFI (WIRELESS FIDELITY) Kaikatui, Rapha Nichita; Corputty, Roberto
MUSTEK ANIM HA Vol 8 No 1 (2019): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v8i1.2060

Abstract

Wireless Local Area Network (WLAN) adalah suatu jaringan area lokal tanpa kabel yang menggunakan frekuensi radio sebagai media transmisinya. Namun, keterbatasan jarak merupakan sebuah masalah yang dihadapi oleh perangkat WLAN ini. Jarak jangkauan sinyalnya yang terbatas sehingga memerlukan suatu solusi untuk memperluas jarak jangkauan sinyal tersebut. Pemanfaatan antena yagi sebagai penguat merupakan solusi dalam menjawab masalah keterbatasan jarak jangkauan WLAN. Proses perancangan, perhitungan dan perakitan antena, untuk panjang setiap elemen antena director 5.62 cm, reflector 6.535 cm dan driven yang dipisahkan masing-masing 2.968 cm. Pengujian dilakukan pada kondisi cuaca cerah dan kondisi cuaca hujan serta untuk kondisi LOS dan Non LOS, dengan lokasi penelitian Gang Kasmin Jalan Raya Mandala Kabupaten Merauke. Antena Yagi sebagai penguat yang beroperasi pada frekuensi kerja WLAN yaitu 2400 MHz sebagai penguat dapat meningkatkan sinyal wifi dengan perolehan gain sebesar 3dB.
PERBANDINGAN BAHAN PEMBUAT ANTENA TERHADAP KUALITAS PENGIRIMAN DAN PENERIMAAN SINYAL Corputty, Roberto; Kaikatui, Rapha Nichita
MUSTEK ANIM HA Vol 11 No 1 (2022): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v11i1.4455

Abstract

Bahan pembuat antena sangat berpengaruh terhadap kualitas pengiriman dan penerimaan sinyal antena. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan membandingkan jenis bahan aluminium, besi, kuningan, dan tembaga berdasarkan tata letak derajat posisi, jarak antar antena pengirim dan penerima sinyal, dan besar arus input. Antena yang digunakan adalah Log Periodic dan pengujian sinyal menggunakan Trainer Antena dan Propagasi Seri Scientech 2661. Hasil yang diperoleh yaitu yaitu bahan aluminium merupakan bahan terbaik dilihat dari data hasil pengukuran sinyal tidak ada perubahan yang sangat signifikan dengan nilai 33,4 dB dan polaradiasi terbaik dari ketiga bahan yang lain. Sedangkan bahan yang baik adalah besi dengan nilai 35,5 dB, bahan yang cukup baik adalah tembaga dengan nilai 35,8 dB dan bahan terburuk adalah bahan kuningan dengan nilai 40,1 dB.
ANALISIS KEGAGALAN KOMUNIKASI SUARA (DROP CALL) JARINGAN SELULER WCDMA-UMTS Corputty, Roberto; Kaikatui, Rapha Nikita; Kolyaan, Yulianan
MUSTEK ANIM HA Vol 12 No 01 (2023): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v12i01.5227

Abstract

Drop call merupakan kegagalan komunikasi suara (voice) yang disebabkan oleh buruknya kondisi jaringan pada perangkat pelanggan maupun penyedia jaringan yang berdampak pada kehilangan sinyal komunikasi saat sedang bergerak berpindah dari BTS ke BTS hal ini dapat terjadi kapan saja dimana kualitas jaringan pada riil time melintasi sangat menentukan. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis terjadinya drop call pada saluran jaringan seluler 3G dan 4G WCDMA-UMTS BTS. Metode Analisis data sekunder, pengukuran, dan analisa kejadian drop call pada saluran jaringan seluler 3G dan 4G WCDMA-UMTS BTS DMT ternate-seringgu dan BTS DMT ternate-seringgu2. Hasil menyatakan Pada BTS DMT ternate-seringgu2 dimana nilai presentase rata-rata DCR (Drop Call Rate), nilai rata-rata CSSR (Call Setup Success Rate), nilai CCSR (Call Completion Success Rate) serta nilai rata-rata ISHO (Inter System Handover) dan nilai presentase rata-rata DCR (Drop Call Rate) pada waktu tertentu mengalami kenaikan dan penurunan presentasenya sehingga dapat disimpulkan telah terjadi dropp call dan kegagalan Handover pada kedua BTS di waktu-waktu tertentu.
PENGUKURAN DAN ANALISIS KUALITAS LAYANAN KOMUNIKASI BASE TRANSCEIVER STATION (BTS) DI KAMPUNG SOA Roberto Corputty; Rapha Nikita Kaikatui; Kolyaan, Yuliana
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 2 (2023): JSRD, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i2.302

Abstract

Sarana telekomunikasi semakin meningkat diberbagai daerah terpencil akibat kebijakan pemerintah hal ini sangat memembantu Masyarakat dalam memenuhi kebutuhan informasi, namun terkadang kualitas jaringan tersebut masih jauh dari yang diharapkan oleh sebab itu perlu diteliti kualitas layanannya. Penelitian ini berlokasi pada Base Transceiver Station (BTS) kampung Soa dengan tujuan mengetahui kualitas layanan suara dan layanan data. Metode yang digunakan adalah metode pengukuran RSRP, RSRQ, SINR, dan Throughput dan eksperimantal serta metode analisis digunakan untuk menganalisis hasil pengukuran guna mengambil kesimpulan kualitas pelayanan jaringan telekomunikasi. Hasil penelitihan ini memperlihatkan nilai dari RSRP, RSRQ, SINR, dan Throughput membutukan perbaikan kualitas jaringan karena kekuatan sinyal di beberapa titik belum maksimal. Nilai keseluruan rata-rata RSRP -89 dBm pada kategori standar nilai RSRP (baik) diberi warna hijau, untuk nilai rata-rata keseluruan RSRQ -7 dBm pada kategori standar nilai RSRQ (baik) diberi warna hijau, kemudian untuk nilai rata-rata SINR 30,0 dB pada kategori standar nilai SINR (Baik diberi warna hijau, dan nilai rata-rata dari Throughput 79.2 Mbps pada kategori standar nilai Throughput (Baik).
OTOMATISASI PENYIRAMAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN SENSOR KELEMBABAN SHT11 Roberto Corputty; Rapha Nichita Kaikatui; Yuliana Kolyaan; Adik Putra Andika
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.346

Abstract

Anggrek Dendrobiuma merupakan salah satu spesies anggrek terbesar di dunia dan diperkirakan terdiri dari 1.600 spesies. Anggrek Dendrobiuma termasuk ke dalam anggrek epifit yang memiliki akar jenis serabut dengan lapisan velamen yang mengandung klorofil dan bersifat lengket. Suhu kelembaman tanah sangat mempegaruhi pertumbuhan angrek. Tujuan penelitian adalah merencanakan perangkat penyiraman berbasih suhu kelembaman tanah mengunakan sensor kelembaman SHT11. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, pengontrol penyiraman anggrek dendrobium menggunakan sensor SHT11 yang dibuat secara prototype dengan pengiriman data menggunakan internet sebagai pengirim. Sistem pengiriman data terdiri dari sensor SHT11, sensor Soil Moisture (YL-69), Wemos D1, data yang diterima dikirim melalui Telegram dengan menggunakan Software Thinger.io. Hasil pengontrol penyiraman tanaman anggrek dendrobium menggunakan sensor SHT11 untuk mengukur kelembaban udara (humidity) dan sensor Soil Moisture untuk mengukur kelembaban tanah. Hasil yang diperoleh adalah alat pengotrolan dapat bekerja secara otomatis menyiram dengan ketentuan apabila kelembaban <75% maka pompa air otomatis ON dan pompa air otomatis OFF apabila kelembaban >75%.