Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effectiveness of Social Media Facebook IAIN Parepare in Providing Information to Prospective New Students at Sman 3 Parepare Juswanda Safitri; Era Fasira; Muh. Ayub; Dafid Dafid; Andi Dian Fitriana; Nahrul Hayat
Palakka : Media and Islamic Communication Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : State Islamic Institute of Bone, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.516 KB) | DOI: 10.30863/palakka.v3i1.2530

Abstract

Social media is online media that makes it easy for audiences to provide and get information, now social media has many platforms such as Facebook. Facebook has many users who can update daily and others. The purpose of this study was to determine the effectiveness of IAIN Parepare's Facebook social media in providing information to prospective new students at SMAN 3 Parepare by covering three indicators namely frequency or intensity, duration, and activity. The method used in this research is descriptive quantitative research instrument in the form of a questionnaire given to 55 research samples (respondents) 3rd grade students of SMAN 3 Parepare. The results of this study indicate the ineffectiveness of IAIN Parepare's Facebook social media in providing information for several reasons, one of which is not using Facebook to find information regarding prospective new students. It can be concluded in this study that IAIN Parepare Facebook is not effective in providing information to prospective new students at SMAN 3 Parepare. 
INTENSI MENIKAH PADA MAHASISWA DI MASA PANDEMI COVID-19 Mustary Emilia; Farwan Farwan; Sukmawati Sukmawati; Era Fasira
JIVA : Journal of Behavior and Mental Health Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiva.v2i2.1768

Abstract

                                                 ABSTRACTThis study aims to examine and describe the marriage intention in college students during the COVID-19 pandemic based on the theory of planned behavior from Ajzen (2005) with three determinant factors, namely attitude toward behavior, subjective norm, and perceived behavioral control. This study used a qualitative approach with data collection in the form of interviews with primary data sources. The subjects in this study amounted to 3 female students with the criteria for will getting married and had got engaged. The data analysis technique was carried out using an interactive analysis model by Miles and Huberman, namely data collection, data reduction, data presentation/display, then conclusions or verification. The results showed that the Covid-19 pandemic did not affect the students' marriage intention. Determinants of marriage intentions are formed from attitudes towards the behavior in the form of a positive attitude towards marriage which is obtained from the belief in the positive benefits that are imagined and the description of the risks that will be faced. The next marriage intention is formed by subjective norms in the form of parental influence and the desire to imitate the positive experiences of other students who are married while studying. Furthermore, the intention to marry is formed on the determinants of perceived behavioral control factors in the form of the subject's belief in the ability to control behavior to prevent conflict and find solutions to household problems that will be faced stemming from his status as a student. Another finding in this study is that belief in religion and adherence to religious teachings are sources of information that strengthen the determinant factors so as to form a strong intention to marry.Keywords: intention, marriage, college students, covid-19ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan intensi menikah pada mahasiswa di masa pandemi covid-19 berdasarkan teori perencanaan perilaku dari Ajzen (2005) dengan tiga faktor determinan yaitu attitude toward behavior, subjective norm, dan perceived behavioral control. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengambilan data berupa wawancara pada sumber data primer. Subjek pada penelitian ini berjumlah 3 orang mahasiswi dengan kriteria akan melangsungkan pernikahan dan telah menjalani proses lamaran. Teknik analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif oleh Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, presentasi/display data, lalu kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi covoid-19 tidak mempengaruhi intensi menikah pada mahasiswa. Determinan intensi menikah dibentuk dari sikap terhadap perilaku (attitude towards the behavior) berupa sikap positif terhadap pernikahan yang didapatkan dari keyakinan akan manfaat positif yang dibayangkan serta gambaran resiko yang akan dihadapi. Intensi menikah berikutnya dibentuk oleh norma subjektif (subjective norm) berupa pengaruh orangtua serta keinginan untuk meniru pengalaman positif mahasiswa lain yang menikah sambil kuliah. Selanjutnya, intensi menikah dibentuk atas determinan faktor persepsi kontrol perilaku (perceived behavioral control) berupa keyakinan subjek akan kemampuan mengontrol perilaku untuk mencegah konflik maupun menemukan solusi dalam permasalahan rumah tangga yang akan dihadapi yang bersumber dari statusnya sebagai mahasiswa. Temuan lain dalam penelitian ini adalah keyakinan terhadap agama serta kepatuhan terhadap ajaran agama menjadi sumber informasi yang memperkuat faktor determinan sehingga membentuk intensi yang kuat untuk menikah.   Kata Kunci: Intensi, mahasiswa, menikah, covid-19.
Interpretasi Masyarakat Tentang Komunikasi Simbolik dalam Ritual Kematian Towani Tolotang di Kelurahan Amparita Era Fasira; Ramli; Musyarif
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam, Juni 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i1.1331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interpretasi Masyarakat tentang komunikasi simbolik dalam ritual kematian towani tolotang. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Adapun jenis data yang digunakan adalah data kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan data pendukung berupa catatan, seperti buku, jurnal, foto yang sifatnya dokumentasi. Penelitian ini mengumpulkan data dari wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Tahapan pertama dimulai dengan pemberitahuan kematian, Tahap berikutnya adalah persiapan jenazah. Setelah itu, dilakukan persiapan sesajian. Tahapan terakhir adalah upacara setelah kematian. 2) Makna simbolik dalam ritual kematian Towani Tolotang, seperti pemberitahuan kematian ke pemangku adat dengan membawa sirih dan pinang sebagai simbol penghormatan, jenazah yang dikeluarkan melalui jendela berarti jalan orang hidup dan orang mati berbeda, proses persiapan jenazah berdasarkan stratifikasi sosialnya, Sesaji dalam tradisi kematian masyarakat Tolotang terdiri dari makanan seperti nasi, telur, ayam, dan pisang, serta perlengkapan seperti dupa, kain putih, dan wadah tertentu. 3) Interpretasi masyarakat tentang komunikasi simbolik dalam ritual kematian Towani Tolotang di Kelurahan Amparita mencerminkan pemahaman mereka terhadap makna mendalam dari setiap simbol dan tindakan yang dilakukan.