Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemahaman Kewirausahaan Untuk Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini Pada Siswa-Siswi MIS Al Marwa Munawaroh; Sri Fitria Jayusman; Ahmad Shafwan S Pulungan
STARLA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): September
Publisher : CV. BAROKAH PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ekonomi saat ini tidak terlepas dari dunia usaha dan bisnis. Sekarang ini banyak muda mudi yang terjun ke dunia wirausaha, dengan begitu semakin banyak pula produktifitas yang dihasilkan oleh wirausaha yang berdampak baik pada perkembangan ekonomi nasional. Pengabdian ini adalah sebagai upaya untuk memberikan pegertian mendaasar kepada Siswa-Siswi MIS Al Marwa untuk merangsang kemampuan siswa dan mengajarkan kemandirian pada siswa, dengan bertumpu pada kreativitas guna menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini. Melalui metode workshop siswa-siswi akan diberikan materi, pelatiahan serta praktik kewirausahaan dengan benar, sehingga siswa-siswi dapat memanfaatkan waktu luang dan kesempatan agar bisa maju dan berkembang. Pentingnya pembelajaran wirausaha sejak dini untuk menanamkan mentalisme wirausaha yang tidak hanya diperlukan oleh orang dewasa saja. Menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini, terutama di usia muda, berarti menciptakan tumbuhnya individu-individu yang kreatif dan kaya akan inovasi dalam menghadapi hambatan dan tidak mudah menyerah dalam mengatasi tantangan.
THE ROLE OF FINANCIAL TECHNOLOGY INNOVATION (FINTECH) IN IMPROVING THE OPERATIONAL EFFICIENCY OF MSMES IN BINTAN REGENCY Rakesh Sitepu; Sri Fitria Jayusman; Sari Wulandari; Debbi Chyntia Ovami; Serli Yuli Marlina
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

After the Covid-19 Pandemic, Indonesia, especially Bintan Regency, is faced with the challenge of improving the operational efficiency of MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) in various zones, especially in financial management. This research aims to study the position or role of financial technology innovation in improving the operational efficiency of MSMEs in Bintan Regency. The use of technology can share many conveniences in every business activity. Financial technology (Fintech) is one of the drivers of business growth at this time. The research method used is using a qualitative descriptive approach. Qualitative descriptive analysis is research that correctly and accurately describes the process or event that is happening as the object of research. The information or data is then analyzed to get results. The findings of the study prove that the use of Fintech such as digital payment systems, expense tracing, and financial information analysis can significantly increase the operational efficiency of MSMEs in Bintan Regency. This study shares a better description of Fintech innovations that can be applied efficiently and effectively to improve financial and operational performance in Bintan Regency. In short, financial technology innovation has great ability to improve operational efficiency with synergistic cooperation between stakeholders to be able to improve digital skills, as well as infrastructure investment.
ANALISIS PENCATATAN, PENGUKURAN DAN PENGAKUAN ATAS LAPORAN PENJUALAN MENURUT PSAK 72 PADA PT. RODA ASIA HANAMI CABANG MEDAN Cut Tasya Marshanda; Sri Fitria Jayusman; Ova Novi Irama; Ardhansyah Putra Harahap
Worksheet : Jurnal Akuntansi Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wjs.v5i3.9071

Abstract

This study aims to analyze the recording, measurement, and recognition of revenue based on PSAK No. 72 at PT. Roda Asia Hanami, Medan Branch. The research method used is a descriptive method with a qualitative approach. Research data were obtained through interviews, observations, and documentation using primary and secondary data in the form of sales reports and company documents. Data analysis techniques were carried out by comparing the company's revenue recording, measurement, and recognition practices with the provisions of PSAK No. 72. The results of the study indicate that PT. Roda Asia Hanami, Medan Branch has not fully implemented PSAK No. 72 optimally. In the aspect of revenue recording, the company has identified contracts, determined transaction prices, and allocated transaction prices, but there are still errors in inputting transaction prices that cause inaccurate revenue recording. In terms of revenue measurement, the company measures revenue based on the price of tire retreading services according to the size and type of service, but discrepancies were still found due to errors in determining transaction prices. Meanwhile, in terms of revenue recognition, the company still recognizes revenue when a customer orders a service even though the service has not been completed and the goods have not been received by the customer. This practice is not in accordance with PSAK No. 72, which stipulates that revenue is recognized after the performance obligation is fulfilled and control over the goods or services has been transferred to the customer. 
Sosialisasi Perpajakan PPh 21 Bagi Guru di UPT Sekolah Dasar Negeri 067250 Mabar Hilir Medan Deli Wilda Sri Munawaroh Harahap; Sri Fitria Jayusman; Horia Siregar
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.3071

Abstract

Pajak adalah iuran rakyat kepada kas Negara berdasarkan Undang-Undang yang dapat dipaksakan dengan tanpa jasa timbal balik atau kontraprestasi langsung dari negara yang dapat ditunjukan dan digunakan untuk membiayai rumah tangga negara. Permasalahan pajak yang sering dihadapi oleh pihak pemberi penghasilan adalah bagaimana menentukan kewajiban pajaknya atas penghasilan pegawai atau bukan pegawai didalam organisasi usahanya. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan Sosialisasi dan Pelatihan perhitungan PPh Pasal 21 menurut UU HPP. Metode pelaksanaan yang dilakukan pada program kegiatan ini ada beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan keberlanjutan. minat peserta pengabdian UPT Sekolah Dasar Negeri 067250 Mabar Hilir Medan Deliuntuk mempraktekkan kegiatan pengabdian ini telah berhasil. Sekitar 80 % guru mengikuti dan merasa senang mengikuti pelatihan ini karena dapat menambah wawasan mengenai aspek PPh21.Mitra sangat berkontribusi dalam kelancaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Mitra menyediakan fasilitas yang dibutuhkan oleh pengabdi dimulai dari ruangan yang nyaman, infocus, sound sistem dan konsumsi. Selain itu mitra juga berperan aktif dalam mendatangkan peserta pengabdian. Target dari solusi yang diberikan kepada mitra yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam kewajiaban perpajakan yaitu PPh 21. Target ini dapat di ukur dengan menggunakan test pengetahuan terkait dengan pelatihan dengan membagikan kuesioner pra pelatihan dan sesudah pelatihan.