Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pharzolution Prototype Design: Problem Solving Applications Using Figma for Pharmaceutical Problems in the Jabodetabek Area Wildani Zakiyah; Indah Laily Hilmi; Devi Ratnasari
IJISTECH (International Journal of Information System and Technology) Vol 6, No 2 (2022): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1387.173 KB) | DOI: 10.30645/ijistech.v6i2.232

Abstract

Today's technology users are very diverse, namely from the younger generation, parents, experts, and ordinary people. Based on the results of the 2019 PISA survey on the world's education system, Indonesia is located in a low position at 74th out of a total of 79 countries. Based on research conducted in Sleman district, public knowledge about self-medication is still at a low level of 52.9%. Finding a job is not an easy thing in Indonesia. Pharzolution is a SaaS-based application to address issues of education, drug use, and information on job vacancies in the pharmaceutical sector. Respondents were made to 15 people consisting of 5 Pharmacy Vocational High School graduates, 5 Pharmacy D3 graduates or S1 Pharmacy graduates, and 5 pharmacists in the Jabodetabek area by applying the design thinking process to find out problems and solve appropriate solutions. Through interviews, the results obtained 6 suggestions that form the main features of the pharzolution application. The process of compiling the user interface display and user experience prototype is carried out through the figma website. The business model design process uses lean canvas which is an adaptation of the business model canvas. Pharzolution has 3 main features, namely pharducation, drug algorithm, and pharjobs
Pharzolution Prototype Design: Problem Solving Applications Using Figma for Pharmaceutical Problems in the Jabodetabek Area Wildani Zakiyah; Indah Laily Hilmi; Devi Ratnasari
IJISTECH (International Journal of Information System and Technology) Vol 6, No 2 (2022): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/ijistech.v6i2.232

Abstract

Today's technology users are very diverse, namely from the younger generation, parents, experts, and ordinary people. Based on the results of the 2019 PISA survey on the world's education system, Indonesia is located in a low position at 74th out of a total of 79 countries. Based on research conducted in Sleman district, public knowledge about self-medication is still at a low level of 52.9%. Finding a job is not an easy thing in Indonesia. Pharzolution is a SaaS-based application to address issues of education, drug use, and information on job vacancies in the pharmaceutical sector. Respondents were made to 15 people consisting of 5 Pharmacy Vocational High School graduates, 5 Pharmacy D3 graduates or S1 Pharmacy graduates, and 5 pharmacists in the Jabodetabek area by applying the design thinking process to find out problems and solve appropriate solutions. Through interviews, the results obtained 6 suggestions that form the main features of the pharzolution application. The process of compiling the user interface display and user experience prototype is carried out through the figma website. The business model design process uses lean canvas which is an adaptation of the business model canvas. Pharzolution has 3 main features, namely pharducation, drug algorithm, and pharjobs
Literatur Review: Standarisasi Teobromin Vriezka Mierza; Wildani Zakiyah; Galih Ibnu Mukti; Lestari Mahardika Urbaningrum; Alya Nafis; Hasna' Nisrina
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10336

Abstract

Teobromin merupakan senyawa alkaloid purin yang banyak ditemukan pada biji kokoa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengumpulkan dan menganalisa artikel isolasi dan karakterisasi teobromin. Penelitian ini menggunakan metode review article dengan sumber data penelitian berdasarkan publikasi jurnal yang terdapat diinternet. Berdasarkan hasil review article yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa metode ekstraksi teobromin menggunakan maserasi dengan pelarut etanol 70% yang selanjutnya dilakukan proses pemisahan dan purifikasi serta skrining fitokimia dengan uji alkaloid, uji parry, dan uji murexide. Analisis senyawa kimia yang terkandung dalam teobromin menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan memisahkan komponen dalam campuran menggunakan HPLC dengan fase diam C18 non polar dan fase gerak campuran metanol:akuabides (40:60). Hasil rata-rata kadar teobromin pada sampel 1 (18,0443 ± 0,8298) mg, sampel 2 (21,1753 ± 0,8716) mg, dan pada sampel 3 (32,1292 ± 1,4765) mg. Nilai RSD pada masing-masing sampel berturut-turut adalah 4,5988%, 4,1161%, dan 4,5957%, ketiga sampel tersebut memiliki nilai RSD<5% yang menunjukkan bahwa hasil perhitungan dari ketiga sampel tersebut dapat diterima.
Efektivitas Senyawa Antioksidan dalam Saffron (Crocus Sativus L) Wildani Zakiyah; Anisa Fauziah; Siti Farikha; Nurlaela Nurlaela; Irene Virda Sakina; Lely Sulfiani Saula
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 2 No. 1 (2021): PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v2i1.5579

Abstract

Crocus sativus L atau dikenal di masyarakat sebagai saffron atau kuma-kuma yang berasal dari marga crocus dengan famili iridaceae. Kandungan utama di dalam saffron yaitu Crocin, Crocetin, Picrococin, dan safranal yang memiliki khasiat sebagai anti kanker, anti inflamasi, dan anti artritis. Kandungan antioksidan yang ada pada saffron diantaranya adalah senyawa fenolik dan karotenoid. Metode yang digunakan dalam pembuatan review artikel ini adalah pengumpulan literatur dari sumber jurnal yang ada yang berkaitan dengan safron (Crocus Sativus L), dimana pencarian literature jurnal yang bersumber dari Google, google scholar, libgen, dan pubmed. Pengujian antioksidan saffron menggunakan sel A549, crocin, dimethylcrocetin, crocetin, dan crocin. Selain iu ada pula apocarotenoid, cocetin, safranal. Eksrak saffron secara in vitro diuji dengan konsentrasi 200-2000 microgram/ml dapat menurunkan viabilitas sel MCF-7 dengan dosis waktu IC50 400 +/- 18,5 mikrog / ml setelah 48 jam.
Metode Pemisahan Fitokimia Tanin pada Tanaman Herbal Indonesia Wildani Zakiyah; Annastya Eka Agustin; Anisa Fauziah; Dhavina Maharani; Galih Ibnu Mukti
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 2 No. 1 (2021): PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v2i1.5582

Abstract

Pemisahan kimia adalah cara untuk memisahkan bagian tertentu dari suatu campuran. Pemisahan fitokimia secara umum sistematisnya adalah pembuatan simplisia, skrining, ekstraksi, fraksinasi, isolasi, dan identifikasi senyawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan pemisahan yang cocok terhadap senyawa tannin yang cenderung polar, baik tannin terkondensasi atau proantosianidin maupun tannin terhidrolisis. Metode penelitian ini dengan melakukan penelusuran terhadap beberapa literatur jurnal ilmiah yang telah terpublikasi sebagai acuan penulisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sejumlah tanaman yang dijadikan sampel terbukti memiliki kandungan tannin. Hal ini dilakukan melalui beberapa metode pemisahan yang efektif yakni, fraksinasi berupa ECC atau kromatografi, isolasi berupa KLT atau KLTP, serta pengidentifikasian senyawa melalui Spektrofotometer UV-VIS dan FTIR.