Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Gambaran Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Posyandu Desa Pontak Satu Glenky Y. Soputan; Frankie R. R. Maramis; Hilman Adam
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 12 No. 1 (2023): VOLUME 12, NOMOR 1, Januari - Maret 2023
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu dan anak tidak terlepas dari kontribusi aktif ibu dan anak di Desa Pontak Satu dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan di posyandu yang meliputi Pelayanan ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, bayi dan anak balita serta dukungan keluarga yang berperan penting pada ibu dan anak untuk memanfaatkan pelayanan posyandu. Pelayanan Kesehatan ibu dan anak dilaksanakan dalam menekan angka kematian bayi (AKB) dan angka kematian ibu (AKI). Riset ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelayanan kesehatan ibu dan anak di posyandu Desa Pontak Satu. Jenis penelitian yang dipakai merupakan penelitian deskriptif dan memakai metode survei. Sampel pada penelitian ini yaitu total sampel yaitu sebanyak ibu yang memiliki balita di Desa Pontak Satu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak. Analisis data yang dipakai dalam penelitian ini merupakan analisis univariat. Karakteristik mayoritas responden dalam penelitian ini rentang usia 15-25 tahun sebanyak 26 responden (47,2%), mayoritas tingkat pendidikan tamatSMAyaitu sebanyak 39 jiwa (70,9%), mayoritas pekerjaan sebagai ibu rumah tangga yaitu sebanyak 48 jiwa (87,2%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan ibu dan anak di posyandu desa pontak satu sudah baik.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Tentang Bahaya Minuman Keras pada Pemuda Jemaat GMIM Mapakamang Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara Marco Van Lepa; Hilman Adam; Asep Rahman
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 12 No. 1 (2023): VOLUME 12, NOMOR 1, Januari - Maret 2023
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minuman keras merupakan minuman alkohol yang juga terdapat kandungan etanol, yang bisa menghikangkan kesadaran orang. Untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya dari minuman ini, maka harus melakukan satu usaha guna menyadarkan akan bahaya minuman ini. Pengetahuan seseorang akan meningkat dengan dilakukannya suatu kegiatan penyebaran pesan seperti penyuluhan. Penyuluhan kesehatan dilakukan untuk menyadarkan mereka dan memberikan pemahaman akan pentingnya menjagakesehatan Tujuan penelitian ini memperjelas pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang bahaya miras di komunitas GMIM Mapakamanratahan Kabupaten Minahasa Tenggara. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif quasi eksperimen one group pre-test dan post-test. Survei dilakukan pada Juni 2022 di kalangan pemuda komunitas GMIM Mapakaman Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara. Berdasarkan survei yang dilakukan, hasil uji pengetahuan pre-test menunjukkan mean = 0,27dan post-test menunjukkan mean = 1.000 dan perbedaan mean 0,73 dan nilai ρ-value = 0,000 (0,000 < 0,05). Kesimpulan ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan tentang bahaya minuman keras pada pemuda jemaat GMIM Mapakamang Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara.
Hubungan antara Pengetahuan dengan Tindakan Pencegahan Covid-19 pada Masyarakat di Desa Tumaluntung Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan Meivi L. Rumerung; A.J.M. Rattu; Hilman Adam
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 12 No. 1 (2023): VOLUME 12, NOMOR 1, Januari - Maret 2023
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penayakit baru dimana sebelumnya belum pernah teridentifikas pada manusia dan virus ini pada awalnya berwabah di Wuhan, Tiongkok pada Desembar 2019. Pengetahuan COVID-19. Tindakan pencegahan adalah hal yang begitu dan penting prinsip utama untuk tindakan pencegahan ini dapat menghindari diri dari paparan virus COVID-19. Penelitian bertujuan mengetahui apakah ada hubungan pada pengetahuan dengan tindakan dalam pencegahan COVID-19 pada masyarakat. Penelitian ini ialah penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian cross sectional study. Dengan total sampel 75 orang menggunakan teknik accidental sampling yang telah memenuhi kriteria, dan pengumpulan data melalui kuesioner. Analisis yang digunakan yaitu Uji Chi-square. Pengetahuan masyarakat dengan kategori tinggi yakni 43 orang (57.3%) dan kategori rendah sebanyak 32 (42.7%). Pencegahan dalam kategori tinggi yakni 63(84,0%). Dan didapatkan Nilai uji.chi-.square yakni p:0.000 (p Value ≥0,005). Hasil analisis menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan dengan tingkat pencegahan COVID-19 pada masyarakat di Desa Tumalunung Kec. Tareran.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap tentang Konsumsi Buah dan Sayur pada Peserta Didik SMA Katolik Rex Mundi Manado Velisitas Patricia Mandagie; Hilman Adam; Budi T. Ratag
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 12 No. 1 (2023): VOLUME 12, NOMOR 1, Januari - Maret 2023
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu pesan penting yang berada pada pedoman gizi seimbang yaitu mengonsumsi buah dan sayur untuk menuju masyarakat hidup sehat. Beragam vitamin, mineral dan serat sumbernya dari sayuran dan buah-buahan. Ada beberapa vitamin dan mineral dalam buah dan sayur yang berfungsi sebagai antioksidan dan penangkal senyawa berbahaya dalam tubuh. Tujuan dari riset yaitu supaya memahami gambaran pengetahuan beserta sikap tentang konsumsi buah dan sayur pada peserta didik di SMA Katolik Rex MundiManado. Metode dalam penelitian ini deskriptif kuantitatifdengan jumlah sampel 210 peserta didik kelas X dan XI. Penelitian ini menunjukkan hasil persentase pengetahuan tentang konsumsi buah dan sayur peserta didik sebesar 49,5% memiliki pengetahuan baik dan sikap peserta didik tentang pengonsumsian buah dan sayur sebesar 72,4%. Mayoritas peserta didik memiliki pengetahuan beserta sikap yang baik mengenaipengonsumsian buah dan sayur.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Rumah Tangga dalam Masa Pandemi di Kelurahan Woloan Satu Gloria Melisa Lapong; Hilman Adam; Febi Kolibu
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/2j97jr54

Abstract

Dalam rangka mengoperasionalkan paradigma sehat pemerintah mengupayakan program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sehingga masyarakat peka, ada kemauan, serta mampu secara mandiri untuk berperan aktif dalam meningkatkan kesehatannya. Dimasa pandemi program promosi kesehatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat begitu perlu diaplikasikan untuk pencegahan COVID-19 yang diakibatkan oleh Coronavirus jenis baru dengan nama virus Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus (SARS-Cov2). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada tatanan rumah tangga selama masa pandemi di Kelurahan Woloan Satu. Metode yang dipakai yaitu metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Woloan Satu, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon dan waktu pelaksanaannya bulan Agustus-Oktober 2021. Para responden adalah kepala rumah tangga Ibu atau Bapak. Teknik pengam bilan sampel adalah metode Purposive Sampling atau non-probabilitas sampling melalui pengisian kuesioner. Analisis yang digunakan analisis univariat. Responden dalam penelitian ini sebanyak 86 responden, karekteristik responden berdasarkan umur yangmendominasi ada pada rentan umur 41-50 tahun, distribusi berdasarkan jenis kelamin sebanyak 84 responden berjenis kelamin perempuan, distribusi responden berpendidikan terakhir adalah tamat SMA/SMK sebanyak 32 responden dan distribusi jenis perkerjaan responden kebanyakan sebagai Ibu Rumah Tangga 47 responden. Hasil penelitian yang didapatkan dalam penelitian Gambaran PHBS pada Tatanan Rumah Tangga dalam masa pandemi di Kelurahan Woloan Satu, pengetahuan masyarakat dan sikap masyarakat mengenai PHBS termasuk dalam kategori baik.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBIASAAN MEROKOK ELEKTRONIK PADA KOMUNITAS PENGGUNA DI KOTA MANADO Irny Evita Maino; Hilman Adam; M Fadhel Nurmidin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7132

Abstract

Penggunaan rokok elektrik (vape) di Indonesia, khususnya pada remaja dan dewasa muda, menunjukkan tren meningkat. Penelitian ini menganalisis faktor kesehatan, sosial, ekonomi, dan regulasi yang memengaruhi persepsi penggunaan vape di Kota Manado dengan desain potong lintang pada 219 responden melalui kuesioner terstruktur. Hasil menunjukkan mayoritas responden berusia 18–25 tahun (56,2%), laki-laki (78,5%), dan sudah menggunakan vape lebih dari satu tahun (63,9%). Sebanyak 65% responden menganggap vape lebih aman daripada rokok, 72% dipengaruhi teman sebaya, 59% menilai harga terjangkau, dan 68% kurang memahami regulasi. Analisis bivariat menemukan seluruh faktor berhubungan signifikan dengan persepsi penggunaan vape (p < 0,05). Analisis multivariat menegaskan faktor sosial sebagai prediktor dominan (OR = 2,8; CI 95%: 1,7–4,6), disusul faktor kesehatan (OR = 2,5), ekonomi (OR = 1,9), dan regulasi (OR = 1,7). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa persepsi keliru mengenai keamanan vape dipengaruhi oleh kombinasi faktor tersebut, dengan faktor sosial sebagai determinan utama. Temuan ini menekankan pentingnya intervensi kebijakan dan promosi kesehatan yang komprehensif untuk menekan penggunaan vape di kalangan generasi muda.