Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBIASAAN MEROKOK ELEKTRONIK PADA KOMUNITAS PENGGUNA DI KOTA MANADO Irny Evita Maino; Hilman Adam; M Fadhel Nurmidin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7132

Abstract

Penggunaan rokok elektrik (vape) di Indonesia, khususnya pada remaja dan dewasa muda, menunjukkan tren meningkat. Penelitian ini menganalisis faktor kesehatan, sosial, ekonomi, dan regulasi yang memengaruhi persepsi penggunaan vape di Kota Manado dengan desain potong lintang pada 219 responden melalui kuesioner terstruktur. Hasil menunjukkan mayoritas responden berusia 18–25 tahun (56,2%), laki-laki (78,5%), dan sudah menggunakan vape lebih dari satu tahun (63,9%). Sebanyak 65% responden menganggap vape lebih aman daripada rokok, 72% dipengaruhi teman sebaya, 59% menilai harga terjangkau, dan 68% kurang memahami regulasi. Analisis bivariat menemukan seluruh faktor berhubungan signifikan dengan persepsi penggunaan vape (p < 0,05). Analisis multivariat menegaskan faktor sosial sebagai prediktor dominan (OR = 2,8; CI 95%: 1,7–4,6), disusul faktor kesehatan (OR = 2,5), ekonomi (OR = 1,9), dan regulasi (OR = 1,7). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa persepsi keliru mengenai keamanan vape dipengaruhi oleh kombinasi faktor tersebut, dengan faktor sosial sebagai determinan utama. Temuan ini menekankan pentingnya intervensi kebijakan dan promosi kesehatan yang komprehensif untuk menekan penggunaan vape di kalangan generasi muda.