Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Kandungan Karbohidrat dan Metode Uji Identifikasinya Pada Buah-buahan di SDN 09 Sunter Agung, Jakarta Utara Riong Seulina Panjaitan; Sutriningsih Sutriningsih; Purwati Purwati; Zuraida Sagala
BERDIKARI Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.148 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v4i1.4958

Abstract

Asupan karbohidrat merupakan hal yang penting bagi tubuh untuk dapat melakukan metabolisme. Selama ini, sumber karbohidrat hanya dianggap berasal dari makanan pokok seperti beras, kentang, dan lain-lain. Pemahaman akan buah-buahan yang juga merupakan sumber karbohidrat masih sangat terbatas. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengedukasi siswa/i Sekolah Dasar (SD) mengenai fungsi karbohidrat bagi tubuh dan sumber karbohidrat yang berasal dari buah-buahan. Selain itu, tujuan dari kegiatan ini juga untuk mengenalkan kegiatan praktikum di laboratorium biokimia dan menumbuhkan minat siswa/i tentang dunia sains sejak dini. Metode yang digunakan oleh tim pengabdian masyarakat adalah metode penyuluhan dengan bantuan media poster, power point (ppt) dan video. Kegiatan ini juga melibatkan peran serta mahasiswa/i dari Grup B Praktikum Biokimia dan pihak sekolah. Hasil yang dicapai adalah meningkatkan pengetahuan siswa/i akan pentingnya asupan karbohidrat dan sumber karbohidrat yang berasal dari buah-buahan yang terlihat pada hasil kuesioner. Selanjutnya, pengabdian masyarakat ini telah menstimulus minat siswa/i terhadap kegiatan sains berupa praktikum di laboratorium biokimia.
Pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lingkungan Sekolah Dasar Negeri 01 Sunter Agung Zuraida Sagala; Lilih Riniwasih K Riniwasih K; Satya Candra Indra Yani
BERDIKARI Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Berdikari Vol 2 No 1
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.154 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v2i1.4092

Abstract

PHBS di sekolah adalah upaya untuk memperdayakan peserta didik, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu, mau, dan mampu mempraktikkan PHBS dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat. Perilaku hidup bersih dan sehat juga merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat (Depkes RI, 2007). Tujuan dari kegiatan ini agar siswa siswi lebih mengetahui tentang Pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang harus diterapkan di kehidupan sehari-hari terutama di lingkungan sekolah. Sasaran pada kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu siswa/i kelas 5 SDN 01 Sunter Agung dengan dilakukan penyampaian materi dan praktik dalam penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada siswa/i dengan metode presentasi menggunakan powerpoint, media banner dan video. Metode penilaian pemahaman siswa/i yaitu dengan memberikan beberapa pertanyaan berupa kuisioner pada sebelum dan sesudah penyampaian materi. Diperoleh data bahwa ada beberapa siswa/i yang belum paham mengenai PHBS pada saat sebelum penyampaian materi sedangkan setelah penyampaian materi diperoleh bahwa seluruh siswa/i kelas 5 SDN 01 Sunter Agung dapat mengetahui dan meningkatkan pengetahuannya mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui penyuluhan yang dilakukan.Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), lingkungan sekolah, pengabdian masyarakatABSTRACTPHBS in schools is an effort to empower students, teachers, and the school community to know, want, and be able to practice PHBS and play an active role in creating healthy schools. Clean and healthy living behavior is also a set of behaviors practiced by students, teachers, and the school community on the basis of awareness as learning outcomes, so that they are able to independently prevent disease, improve their health, and play an active role in creating a healthy environment (MOH RI, 2007 ). The purpose of this activity is for students to know more about the Importance of Clean and Healthy Behavior (PHBS) that must be applied in daily life, especially in the school environment. The target of the activities in this community service are students of grade 5 SDN 01 Sunter Agung by delivering materials and practices in the application of Clean and Healthy Behavior (PHBS) to students by presentation methods using powerpoints, banner media and videos. The method of evaluating students' understanding is by giving several questions before and after the delivery of material. Data was obtained that there were some students who did not understand PHBS prior to the delivery of the material while after submitting the material it was found that all grade 5 students of SDN 01 Sunter Agung could find out and improve their knowledge of Clean and Healthy Behavior (PHBS) through counseling which is conducted.Keywords: Clean and Healthy Behavior (PHBS); school environment,  community dedication
Uji Penetapan Kadar Total Fenolik dan Nilai SPF (Sun Protection Factor) Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Alya Juniasti; Zuraida Sagala
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/inrpj.v6i2.5169

Abstract

Sinar surya yang dipancarkan oleh matahari dapat membahayakan kulit apabila frekuensi paparannya lama dengan intensitas yang cukup tinggi . Sinar UV dapat menimbulkan efek buruk terhadap kulit mulai seperti pigmentasi, kemerahan bahkan hingga kanker kulit. Tabir surya diukur dalam faktor proteksi sinar, nilai proteksi ini digunakan untuk mengetahui jumlah kemampuan produk tabir surya yang dapat menyerap, menghamburkan ataupun memantulkan sinar UV. Senyawa fenolik sebagai senyawa alam diketahui memiliki khasiat sebagai tabir surya karena menunjukan adanya serapan kuat di daerah spektrum UV. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.) mempunyai kadar totak fenolik serta nilai SPF yang tinggi. Metode ekstraksi yang dipilih adalah maserasi, pengujian pada nilai SPF menggunakan spektrofometri UV/Vis dengan range panjang gelombang 290 nm hingga 320 nm dan pengujian kadar total fenolik dengan metode Folin-Ciocalteu pada panjang gelombang 740 nm. Nilai SPF yang didapat pada ekstrak etanol daun kelor di konsentrasi 1000 ppm yaitu 36.71 yang termasuk dalam kategori proteksi ultra dan kandungan total fenolik yang diperoleh dalam ekstrak etanol daun kelor memiliki nilai sebesar 745,1735 mg ekuivalen asam galat/gram sampel.
PENYULUHAN MENGENAL HIPOGLIKEMIA DAN PENANGANANNYA SECARA DARING Riong Seulina Panjaitan; Purwati Purwati; Zuraida Sagala
KAMI MENGABDI Vol 3, No 1 (2023): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.313 KB) | DOI: 10.52447/km.v3i1.6771

Abstract

Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar glukosa (gula darah) berada di bawah normal. Umumnya, seseorang dianggap mengalami hipoglikemia saat kadar gula darahnya kurang dari 70 mg/dl. Kadar glukosa darah terlalu rendah akan membahayakan tubuh karena dapat merusak jaringan otak. Artikel ini menguraikan tentang kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan online yang bertujuan untuk mengedukasi siswa/i kelas X, Sekolah Menengah Atas (SMA) Taman Madya I Jakarta mengenai penyebab, gejala dan penanganan hipoglikemia. Metode yang digunakan berupa metode penyuluhan dan tanya jawab dengan alat bantu berupa poster infografis, slide power point (ppt). Kegiatan ini juga melibatkan peran serta mahasiswa/i dari peserta mata kuliah Biokimia sebagai bentuk implementasi materi perkuliahan pada masyarakat. Kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan siswa/i SMA (kelas X) tentang hipoglikemia.