Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Triko-Kompos dan Perbanyakan Trichoderma Kelompok Wanita Tani Dian Alam Lestari di Kabupaten Polewali Mandar Hikmahwati Hikmahwati; Andi Fausiah; Sri Nengsih
SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2021): Sipissangngi Volume 1, Nomor 3, September 2021
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5111.325 KB) | DOI: 10.35329/sipissangngi.v1i3.2476

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Dian Alam Lestari berada  di desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat yang menjadi mitra target dalam Program Kemitraan Masyarakat skema Pengabdian. Mitra memiliki beberapa produk yang dijadikan unit usahanya diantaranya abon cabe, tanaman hias dan dan Triko-kompos. Mitra memiliki permasalahan a) Produktivitas Triko-kompos yang dihasilkan masih rendah, b) Rendahnya penguasaan teknologi, c) Kurangnya kegiatan sosialisasi dalam hal pemanfaatan triko-kompos di pertanaman jagung, d) Tidak terdapat demo plot percontohan. Metode yang akan dipakai adalah dengan (1) Pelatihan perbanyakan Trichoderma sp, (2) Praktik pembuatan Triko-kompos (3) Pengaplikasian Triko-kompos pada demo plot percontohan tanaman jagung (4) Penyuluhan dampak negatif produk kimia bagi kesehatan dan lingkungan. Hasil akhir yang dicapai dalam program pemberdayaan ini adalah keterampilan dan kemandirian mitra di dalam memproduksi Tricho-kompos hingga tercapainya jumlah produksi dan penerimaan yang lebih besar dibandingkan sebelum PKM. 
GAMBARAN BEBAN KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA GURU SDN 009 TAPUA DIDESA BA'BA TAPUA KECAMATAN MATANGNGA Sri Nengsih; Aco Dahrul Saharuddin; Nur Asifah
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 2 (2024): Peqguruang
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.5751

Abstract

Kelelahan merupakan masalah umum dalam dunia kerja. Salah satunya adalah profesi yang melibatkan jasa manusia, seperti guru. Adapun dampak kelelahan pada guru SDN 009 Tapua di Desa Ba’ba Tapua diantaranya beberapa guru mengalami kelelahan kerja yang akibatkan oleh faktor umur dengan adanya tuntutan pekerjaan dengan perubahan kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran beban kerja terhadap kelelahan kerja pada guru SDN 009 Tapua di Desa Ba’ba Tapua Kec. MatangngaJenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah SDN 009 Tapua. Sedangkan informan biasa terdiri dari 6 guru.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kelelahan kerja pada Guru SDN 009 Tapua yang disebabkan oleh umur karena perubahan kurikulum berubah dari tahun ke tahun, tidak terdapat kelelahan kerja pada Guru SDN 009 Tapua yang disebabkan oleh jenis kelamin, dan terdapat kelelahan kerja pada Guru SDN 009 Tapua yang di sebabkan oleh beban kerja fisik dan mental.Saran agar lebih melakukan istirahat yang cukup, membiasakan diri melakukan peregangan otot disela-sela pekerjaan, mengatur waktu mereka secara efektif dalam menyelesaikan pekerjaannya
Peningkatan Kapasitas Peternak Itik melalui Pelatihan Fermentasi Azolla dan Ampas Sagu untuk Inovasi Pakan Ramah Lingkungan Andi Tenri Bau Astuti Mahmud; Santi Santi; Agustina; Muhammad Arman Yamin Pagala; Sri Nengsih
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3218

Abstract

This community engagement program aimed to enhance the knowledge and technical skills of duck farmers in utilizing locally available resources such as Azolla pinnata and sago pulp as alternative fermented feed ingredients in Bakka-Bakka Village, Wonomulyo District, Polewali Mandar Regency. The activity was implemented using a participatory action research approach through four stages: socialization, theoretical and practical training on fermented feed production, field mentoring, and evaluation. The evaluation employed a pre-test and post-test design involving 25 duck farmers to assess their improvement in knowledge and practical skills related to local feed fermentation technology. The results indicated a significant increase in farmers’ knowledge, from 78% before the training to 96% after the training, categorized as very good. The fermented feed produced contained 15–18% crude protein and demonstrated improved biological relevance by enhancing feed efficiency and duck growth while reducing production costs compared to commercial feed. The program not only strengthened farmers’ technical competence but also fostered the establishment of independent farmer groups committed to implementing environmentally friendly feed innovations. Overall, this activity effectively supported the development of sustainable duck farming systems based on local resources and contributed to achieving food self-sufficiency and a circular rural economy.