Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Silikon (Si) dan Magnesium (Mg) dalam Tanah Lempung di Kabupaten Tanah Datar Secara Spektrofotometri Serapan Atom Wiwit Angraini; Amrin Amrin; Bahrizal Bahrizal
Jurnal Periodic Jurusan Kimia UNP Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Departemen Kimia FMIPA UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.346 KB) | DOI: 10.24036/p.v1i2.2527

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis silikon dan magnesium dalam tanah lempung yang terdapat di Kabupaten Tanah Datar secara Spektrofotometri Serapan Atom. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan silikon (Si) dan magnesium (Mg) dengan jenis pelarut, ukuran partikel dan konsentrasi pelarut terbaik secara spektrofotometri serapan atom. Analisis silikon dan magnesium dilakukan dengan menggunakan metoda destruksi basah, dimana proses pendestruksian dilakukan dengan beberapa variasi yaitu variasi pelarut : HF, HCl pekat, HNO3 pekat, dan HCl-HNO3 pekat (3:1), variasi ukuran partikel yaitu ≤ 63 μm, > 63 - ≤ 75 μm, dan > 75 - ≤ 90 μm serta variasi konsentrasi pelarut HF yaitu 23 M, 18 M, 12 M, 6 M dan variasi konsentrasi pelarut HCl yaitu 12 M, 9 M, 6 M dan 3 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan silikon terbaik didapatkan menggunakan pelarut HF 12 M dengan ukuran partikel ≤63µm yaitu 26,79% dan kandungan magnesium terbaik didapatkan menggunakan pelarut HCl 9 M dengan ukuran partikel ≤63 µm yaitu 1,08%.
Analisis Kadar Asam Askorbat dan Asam Benzoat dalam Minuman Ringan dengan HPLC Menggunakan Fasa Gerak Metanol dan Buffer Asetat Rani Sanjaya; Budhi Oktavia; Bahrizal Bahrizal
Jurnal Periodic Jurusan Kimia UNP Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Departemen Kimia FMIPA UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.473 KB) | DOI: 10.24036/p.v1i2.2523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum untuk pemisahan dan penentuan kadar asam askorbat dan asam benzoat yang berperan sebagai pengawet dalam minuman ringan yang beredar di pasaran dan di lingkungan sekolah dengan menggunakan HPLC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum HPLC yang menggunakan fasa gerak metanol dan buffer asetat berada pada laju alir 1 ml/mnt, Kolom ODS C18, λ= 240 nm, pH buffer 3.5, dilakukan secara elusi gradien yang dimulai pada komposisi fasa gerak 5:95 hingga 50:50 selama 5 menit. Dari hasil uji kadar sampel minuman ringan yang dijual di lingkungan sekolah tidak ditemukan asam askorbat dan asam benzoat sebagai bahan pengawet, sedangkan untuk minuman ringan yang beredar di pasaran dari 5 sampel yang diuji ditemukan sampel yang mengandung asam benzoat yang melebihi batas maksimum yang diizinkan yang terdapat pada sampel C yaitu 676 ppm, sedangkan kadar yang diizinkan menurut SNI 01-0222-1995 untuk asam benzoat adalah 600 ppm, sedangkan untuk kandungan asam askorbat terbanyak terdapat pada sampel A yaitu 2869 ppm.