Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

MEMBANGUN KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN SASTRA: PROBLEMATIKA PEMBINAAN KARAKTER Ernawati, Yeni
Jurnal Ilmiah Bina Edukasi Vol 11 No 01 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian pada Masyarakat (DRPM) Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/jedukasi.v11i01.205

Abstract

Character education is an ongoing process for transforming and building individual behavior into human beings who have good knowledge, attitude, and skills. Character building on the learner is needed because of the problematic in learning about dishonesty, indiscipline, and the violence done by the learner. Efforts to build individual characters can be implemented in learning materials and learning models. One effort to build the character of learners through literary learning. Literary works play an important role in the implementation of character education. The purpose of learning literature is learners are expected to develop honest behavior, discipline, responsibility, care, polite, environmentally friendly, mutual cooperation, cooperation, love peace, responsive and proactive by way of appreciating the literature to refine the character of learners. In the Kurikulum 2013, literary learning materials used as a means of building the character of learners are short story texts, fable, pantun (poem), and novel.
TELAAH BUKU TEKS TEMATIK TERPADU KELAS IV SD KURIKULUM 2013 Ernawati, Yeni
Jurnal Ilmiah Bina Edukasi Vol 11 No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian pada Masyarakat (DRPM) Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/jedukasi.v11i2.223

Abstract

Textbooks are learning resources that are used as guidelines or handles in learning activities by students and educators (teachers). As a guide and learning material in learning activities in schools, textbooks must conform the standards of feasibility. Standards for the feasibility of textbooks as learning material, including the feasibility of content, language, and presentation. The results “Tematik Terpadu Kelas IV SD Kurikulum 2013”, namely: a) Feasibility of content: this book is appropriate and in accordance with the curriculum, KI and KD already implied in the textbook material;b) Feasibility of language: this book is feasible by using simple, communicative, and in accordance with the rules of Indonesian language that are good and correct; c) Feasibility of presentation: the presentation of this book is feasible, coherent, and interesting. Material is presented in a coherent manner, from easy to difficult, concrete to abstract. In addition, because this book is used in fourth grade,
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING PADA PANDEMI COVID-19 DI SMP GAJAHMADA 3 Ayu Puspita Indah Sari; Yeni Ernawati; Yeta Yuniarti
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i2.8619

Abstract

Artikel ini fokus bagaimana pelaksanaan pembelajaran daring pada pandemi Covid-19 di SMP Gajah Mada 3 Palembang. Penelitian ini bersifat kualitatif, sehingga metode yang digunakan dalam memaparkan hasil penelitian bersifat deskriptif. Subjek penelitiannya yaitu guru dan peserta didik kelas tujuh. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara angket yang sudah diunggah ke google form dan kemudian link-nya diteruskan ke peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring pada peserta didik SMP Gajah Mada 3 Palembang di masa pandemi Covid-19 cukup efektif karena guru memberikan penugasan dan pemberian materi selama proses pembelajaran daring melalui grup Whatsapp. Hal ini terlihat dari hasil angket yang diberikan ke peserta didik bahwa saat pembelajaran daring guru memberikan materi dan jadwal belajar secara daring yaitu sebesar 92.9 %; hasil ketika guru menjelaskan materi dengan video melalui aplikasi di grupWhatsapp adalah sebesar 50%; hasil ketika guru memberikan petunjuk pengerjaan sebelum memberi latihan adalah sebesar 71.4%; hasil ketika waktu yang diberikan oleh guru untuk mengerjakan tugas cukup lama adalah sebesar 64.3%; hasil pada pembelajaran dari guru terkadang menunjukkan atau memberikan hasil penilaian terhadap tugas yang diberikan kepada peserta didik adalah sebanyakl 61.5%; serta hasil pada proses pembelajaran daring peserta didik kadang - kadang mengalami kesulitan adalah sebesar 50%.
Sosialisasi Olahraga Pickleball pada Pelajar Di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Palembang Muslimin Muslimin; Dewi Septaliza; Bayu Hardiyono; Bagus Endrawan; Selvi Atesya Kesumawati; Aprizal Fikri; Noviria Sukmawati; Yeni Ernawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/pengabdian.v2i2.1968

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk memperkenalkan atau melakukan sosialisasi terkait pemahaman/pengenalan cabang olahraga pickleball pada guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) dan siswa ditingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Palembang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan pickleball. Hasil dari sosialisasi ini memberi motivasi kepada siswa-siswa untuk turut serta mengambil bagian dari olahraga pickleball selain menjadi atlet olahraga pickleball dapat meningkatkan kebugaran jasmani. Dengan organisasi yang sudah berjalan, oleh karena itu sosialisasi giat dilakukan diharapkan olahraga pickleball menjadi olahraga yang populer di kalangan masyarakat. Dengan adanya sosialisasi ini dapat menyebarluaskan olahraga pickleball di semua lapisan masyarakat selain dapat menjaring minat siswa untuk menjadi atlet berprestasi dalam cabang olahraga pickleball.
Ragam dan Fungsi Plesetan pada Jenama Kaos Nyenyes di Palembang Yeni Ernawati; Dita Aprilia Zahara
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v2i3.1631

Abstract

Through this research, the researcher describes the variety and function of pun (Plesetan) on Kaos Nyenyes brand. This study uses a descriptive qualitative method with the research object being the design of the pun text found on Nyenyes shirts. Data collection was carried out using documents. The data analysis technique used is the basic distribution technique, through four stages: collecting data, identifying data, classifying data, and analyzing data based on the variety and function of the plesetan. From the data analysis results, there are 6 types of plesetan on the Kaos Nyenyes brand, namely phonological puns, graphic puns, phrase puns (word groups), sentence puns (expressions), discursive puns, and portmanteau words puns. Puns on Kaos Nyenyes serves functions of creativity, prestige, humor communication, satire, and self-reflection in advantageous situations. Additionally, puns discourse also has another function, which is marketing to attract public interest to purchase Nyenyes shirts in Palembang city.
Project Based Learning Model as an Effective Approach to Improve Biography Writing Skills in Class X at SMK Madyatama Palembang Ayu Puspita Indah Sari; Dinda Novita novita; Enny Hidajati; Yeni Ernawati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 20 No 1 (2026): Pedagogical Innovations and Sustainable Education: Integrating Local Wisdom, Tec
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v20i1.529

Abstract

This research aims to determine the effect of the Project Based Learning (PjBL) model on improving the biographical text writing skills of class X students at SMK Madyatama Palembang. The research method used is quantitative with a quasi-experimental type using a one group pretest-posttest design. The research sample consisted of 33 students selected through purposive sampling technique. The data collection technique was carried out through a biographical text writing test, while data analysis used the normality test, paired sample t-test, and N-Gain test with the help of SPSS version 25. The research results showed a significant increase in students' writing skills, marked by an average pretest score of 43.3 which increased to 80 in the posttest. The results of the hypothesis test show a significance value of 0.000 <0.05, so it can be concluded that the PjBL model has a significant effect on biographical text writing skills. Apart from that, the N-Gain test result of 0.58 is in the medium category, which shows that the PjBL model is quite effective in improving students' writing skills. Thus, the PjBL model can be used as an effective and contextual learning alternative in improving biographical text writing skills.
LEARNINGAPPS UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA: PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU SMA DAN SMP Yeni Ernawati; Andina Muchti; Hastari Mayrita; Ayu Puspita Indah Sari; Yolanda Yolanda
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1105

Abstract

Kegiatan pengabdian ini merupakan upaya untuk meningkatkan mutu dan kompetensi guru mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagai wujud profesionalitas guru. Selain itu, situasi pembelajaran saat ini masih dalam proses adaptasi dari daring ke luring, sehingga guru membutuhkan media pembelajaran yang beragam, serta dapat digunakan dalam proses pembelajaran bauran dan diakses menggunakan smartphone. Kegiatan ini diikuti oleh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMA dan SMP di Kabupaten Ogan Ilir. Adapun bentuk kegiatan ini adalah sosialisasi dan pelatihan. Pada kegiatan sosialiasi, guru diberikan informasi dan bentuk pengaplikasian learningapps sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia. Pada kegiatan pelatihan, guru dilatih dan dibimbing secara bertahap untuk membuat media pembelajaran menggunakan learningapps sesuai dengan materi pembelajaran Bahasa Indonesia yang diajarkan. Dari kegiatan ini, ada 24 guru SMP dan SMA yang telah mempublikasi media pembelajaran tentang materi Bahasa Indonesia di https://learningapps.org/. Setelah mengikuti kegiatan ini, guru dapat membuat media pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran Bahasa Indonesia dan karakteristik peserta didiknya sehingga tujuan pembelajaran tercapai, serta pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, meningkatkan minat dan motivasi peserta didik terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Task-Based Language Teaching Integrated with Digital Literacy in Improving Pre-Service Indonesian Language Learners’ Communicative Competences Ayu Puspita Indah Sari; Yeni Ernawati; Enny Hidajati
JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Vol. 14 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v14i1.18149

Abstract

This study investigates whether an integrated Task-Based Language Teaching (TBLT) and digital literacy sequence enhances pre-service Indonesian Language (PIL) teachers’ communicative competences and how they perceive and adapt the model under classroom constraints. Using an explanatory sequential mixed-methods design, researchers first conducted a quantitative pre–post evaluation with 25 PIL participants enrolled in an Indonesian Language Education program. Communicative performance was assessed through parallel speaking, writing, and multimodal tasks rated on four analytic dimensions—linguistic, pragmatic, discourse, and strategic—supplemented by a multimodal criterion. Descriptive statistics indicated overall gains to a proficient band, with discourse and strategic competences displaying the highest central tendency and the narrowest dispersion. Linguistic and pragmatic competences improved but showed wider between-learner variance, suggesting uneven consolidation of affixes, pronouns, particles, and register-appropriate choices. The qualitative follow-up (observations, interviews) explained these patterns: the pre-task → task → post-task cycle, combined with purpose-bound digital supports, stabilized interactional routines, made discourse organization visible, and prompted targeted focus-on-form. Participants adapted to assessment pressure, class size, and technology access through role rotation, offline-first drafting, low-bandwidth alternatives (audio + transcript), and a standardized “core trio” of tools, which reduced cognitive load and widened equitable participation.
TUTURAN EKSPRESIF BAHASA PALEMBANG PADA KOMENTAR INSTAGRAM PALEMBANG UPDATE M. Fachmier Yulian; Yeni Ernawati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.12160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tuturan ekspresif bahasa Palembang pada kolom komentar Instagram Palembang Update. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu postingan dan caption dalam Instagram Palembang Update yang membahas berita yang sedang terjadi di kota Palembang dari tanggal 01 s.d. 30 April 2024. Data yang diambil dalam penelitian ini berupa komentar pengguna Instagram yang berbahasa Palembang dalam postingan Instagram Palembang Update yang mengandung tuturan ekspresif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen dan teknik simak. Analisis data menggunakan metode analisis isi konten. Komentar yang terdapat dalam postingan Instagram Palembang Update yang membahas berita terkini di kota Palembang memang banyak digunakan untuk menyampaikan tuturan-tuturan yang mengandung makna ekspresif. Hasil dari penelitian ini ditemukan 14 jenis tindak tutur ekspresif  yaitu terdiri dari 9 tuturan ekspresif mengucapkan terima kasih, 26 tuturan bersyukur, 29 ekspresif berharap, 5 ekspresif kagum, 46 ekspresif marah, 13 tuturan ekspresif memuji, 33 ekspresif menyalahkan, 5 ekspresif bingung, 25 ekspresif mengkritik, 53 ekspresif mengejek, 83 ekspresif mengeluh, 4 ekspresif kecewa, 11 ekspresif penasaran, dan 13 ekspresif menyindir. Khususnya, banyak ditemukan tuturan ekspresif mengeluh, mengejek, dan marah yang secara langsung bermakna kekesalan pada keadaan kota Palembang yang dalam rentang waktu saat ini tidak sesuai dengan harapan.            Kata kunci: Pragmatik, Tuturan Ekspresif, Bahasa, Palembang, Instagram 
Identifikasi Jenis-Jenis Parafrasa Artificial Intelligence Quillbot dalam Bahasa Indonesia: Identification of Types of Paraphrasing by Artificial Intelligence Quillbot in Indonesian Haris Oktariansyah; Yeni Ernawati
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 4 (2025): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v9i4.2972

Abstract

This study aims to identify the types of paraphrases generated by the artificial intelligence tool QuillBot in Indonesian and to analyze its effectiveness in reducing plagiarism in academic writing. The research employed a descriptive qualitative method with documentation and data analysis techniques, based on Longacre’s (1995) paraphrase theory. The data were taken from 18 journal abstracts covering topics in linguistics, education, and artificial intelligence. Additionally, the abstracts were sourced from various study programs within the Faculty of Social Humanities at Universitas Bina Darma Palembang to ensure linguistic variety and enrich the analysis. All abstracts were paraphrased using QuillBot Premium and analyzed with Turnitin. The results show that from 123 sentences, QuillBot generated six of seven paraphrase types: Equivalent (74), Negative Antonym (2), Generic-to-Specific (1), Amplification (14), Specific-to-Generic (12), and Contraction (20). Furthermore, QuillBot was found effective in reducing plagiarism, with an average decrease of 28.89% based on Turnitin results. The greater the initial similarity, the higher the reduction after paraphrasing. As supporting data, the perceptions of five final-year students were gathered, and respondents stated that QuillBot helped simplify the paraphrasing process and reduce similarity scores, although manual revision was still needed to ensure accuracy and naturalness of meaning.