Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al Muhafidz

YAHUDI DALAM AL-QUR’AN (Analisis Tematik Penafsiran Imam Ibnu Katsir dalam Kitab Tafsir Al-Qur’an Al- ‘Adzim) Dudung Abdul Karim Abdul Karim; Nurcahyati Nurcahyati; Rahmat Sholeh
Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 1 No. 2 (2021): Available online since 25 Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Al Multazam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.273 KB) | DOI: 10.57163/almuhafidz.v1i2.23

Abstract

Yahudi merupakan suatu pembahasan yang banyak diperbincangkan dalam Al-Qur’an. Yahudi dalam pembahasan ini tidak terlepas dari sejarah yang dibangun di dalamnya, untuk bisa memahami pergerakan atau ideologi Yahudi yang sesungguhnya, suatu penafsiran akan jauh lebih mudah untuk dipahami dan dipelajari jika didukung dan diperinci oleh sejarah ataupun sumber lainnya yang relevan dengan pembahasan tersebut. Oleh karenanya dalam tulisan ini dihasilkan suatu pengklasifikasian yang di dalamnya banyak diungkapkan karakter atau sikap Yahudi baik itu terhadap Allah SWT, kepada sesama manusia termasuk di dalamnya terhadap orang Islam itu sendiri, bahkan dibeberapa pembahasan lainnya ada beberapa ayat yang menunjukan kenikmatan atau pujian yang Allah SWT lontarkan kepada mereka yang beriman dan tidak melakukan pelanggaran.
Religious Pluralism In The View Of Islam (Comparative Interpretation Of Sayyid Quthb And Maulana Farid Esack) Dudung Abdul Karim; Tasya Sekardilla; Alber Oki; Muslich Marzuki Mahdor; Rahmat Soleh
Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 4 No. 2 (2024): Available online since 27 August 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Al Multazam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57163/almuhafidz.v4i2.137

Abstract

This research examines the different points of interpretation of religious pluralism to obtain coherent results on whether the pluralism referred to in the Qur'an is in the form of equality of every religion or plurality that respects each other with existing differences. The discourse with these two views creates bias in the interpretation of religious pluralism which has an impact on obscuring the concrete nature of the Qur'an. The type of research used is qualitative-descriptive-analytical research by explaining the explanation or depiction with clear and detailed words systematically, factually, and accurately based on existing data from library research. Furthermore, it is reduced by Abdul Hayy Al-Farmawi's muqarran method. The results of this study found that Sayyid Qutb disagrees with religious pluralism because religious plurality is a necessity, but not with religious pluralism. Maulana Farid Esack argues that whatever religion a person believes in as long as he believes in Allah and the last day and does righteous deeds, then he will get a guarantee of salvation.