Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALYSIS OF QUESTIONS BASED ON THE COGNITIVE DIMENSIONS OF THE TIMSS IN MATHEMATICS TEXTBOOK CURRICULUM 2013 CLASS VII Husna Nadhilah; Asyril Asyril; Azainil Azainil
Educational Studies: Conference Series Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/escs.v1i1.837

Abstract

This study aims to analyze and describe the mathematics problem in the sevengrade mathematics textbook K-13 based cognitive domain of Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS). Questions analyzed include competency test at the end of the chapter. The basis of this study is Indonesia's achievements in the TIMSS show that students' abilities are low. The type of this study is a descriptive qualitative research. Data collection method used by documentation. Documentation guide is classified in to cognitive domain of TIMSS. Data analysis technique of this research is data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results of this study shows that overall the questions in in the seventh graders mathematics textbook K-13 are not sufficient to train the level of students' thinking development in the cognitive dimension. The proportion of TIMSS cognitive dimensions in this book is uneven. This is indicated by the difference in the proportion of each domain. The domain that dominates the TIMSS cognitive proportion dimension is the domain that applies and knows the domain, and domain reasoning still has a very small proportion. This shows that questions within these textbooks are still lacking in improving logic and critical thinking skills and reasoning skills to create new problem-solving solutions. However, this book has provided questions to encourage and encourage students' thinking skills on domain knowledge and domain application.
Problems Of Mathematics Learning On The Alef Platform In Class VII MTs Negeri 4 Kutai Kartanegara Devi Fitriyati; Asyril Asyril; Nanda Arista Rizki
Educational Studies: Conference Series Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/escs.v2i2.1558

Abstract

This study aims to find out the problems of teachers, students, and teacher efforts in facing problems in the implementation of mathematics learning on the Alef Platform in class VII MTs Negeri 4 Kutai Kartanegara. This is based on problems in learning mathematics with the use of the Alef Platform. Alef Platform is a learning medium specifically designed to engage students by providing a learning experience by watching videos, playing, and practicing questions. This research is qualitative study with Miles and Huberman model. Data were collected uses observation, interviews, and documentation and data validated by uses triangulation techniques. Based on the results obtained, (1)Problems experienced by teachers were the implementation of the learning process in the preliminary activities were still not smooth, lack of creativity of teachers when using the media, teachers cannot reduce the learning features, lack of objective learning outcomes, and the lack of an objective assessment on the Alef Platform. (2)The Problems experienced by students were the number of students who forgot the password, the learning video looked very monotonous, the game features were not in accordance with the ability of students, the questions presented on the Alef Platform were so difficult to lead students to a lazy condition of doing the questions so that student’s learning motivation decreased, the student did not see the existing explanations if the student answered the wrong practical feature, and students cannot ask if having difficulty to the Alef Platform. (3)Efforts made by teachers to overcome the problem that the teacher always gave directions to the writing forgot password, how to download documents, and the teacher re-explained the material that had not been understood by the students.
Peningkatan Kompetensi Guru SD se-Kecamatan Muara Badak Melalui Penguatan Literasi Numerasi untuk OSN Bidang Studi Matematika Asyril Asyril; Abdul Basir; Haeruddin Haeruddin; Petrus Fendiyanto; Nur Insan Ramadhani
Madaniya Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1213

Abstract

Literasi numerasi merupakan slah satu kompetensi esensial yang harus dimiliki oleh guru untuk mendukung keberhasilan siswa dalam pembelajaran dan kompetisi akademik, termasuk Olimpiade Sains Nasional (OSN). Namun, rendahnya kompetensi ini di kalangan guru SD sering menjadi hambatan dalam pembinaan siswa. Program pelatihan literasi numerasi yang dilaksanakan selama dua hari di Kecamatan Muara Badak, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui metode ceramah, praktik, dan diskusi partisipatif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam menyelesaikan soal berbasis HOTS serta antusiasme tinggi untuk memperdalam strategi pembinaan siswa. Meski demikian, durasi pelatihan dirasakan masih kurang, sehingga diperlukan keberlanjutan melalui diskusi daring di grup WhatsApp. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi guru dan siswa, khususnya dalam konteks pembelajaran numerasi dan persiapan OSN.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Dalam Menyelesaikan Soal Persamaan Garis Lurus Ditinjau Dari Tingkat Kecemasan Matematika Di MTs Negeri Samarinda Aeinatul Auliyah; Asyril Asyril; Nanda Arista Rizki; Ikmawati Ikmawati
INSPIRAMATIKA Vol. 12 No. 1 (2026): Inspiramatika: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, Januari-
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/inspiramatika.v12i1.11048

Abstract

The average mathematics score of eighth-grade students at MTsN Samarinda is still low (62.80). Students have difficulty solving modified problems, lack attention to detail, and show anxiety such as hesitation, lack of confidence, and fear of answering. This study aims to describe students' mathematical problem-solving abilities based on their level of mathematical anxiety in linear equation material. The research used a qualitative descriptive approach with eighth-grade students at MTsN Samarinda as the subjects. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that students with high anxiety have varying abilities: some experience difficulties in all stages of problem solving, but some are able to meet three indicators in some questions and only one indicator in other questions. They show somatic, cognitive, and attitudinal symptoms. Students with moderate anxiety are only able to meet three problem-solving indicators, with dominant symptoms in cognition and attitude. Meanwhile, students with low anxiety also showed varying abilities: some were able to meet all indicators on some questions, but others did not complete the final stage (rechecking) due to overconfidence and time constraints. The anxiety symptoms that appeared at low levels were mild and did not interfere with the problem-solving process.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Etnomatematika Berbantuan Liveworksheets pada Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung Inggrit Tiara Nuari; Rusdiana Rusdiana; Asyril Asyril; Zainuddin Untu
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4829

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui langkah-langkah pengembangan, tingkat validitas, dan tingkat praktikalitas E-LKPD berbasis etnomatematika berbantuan Liveworksheets pada materi bangun ruang sisi lengkung. Subjek penelitian ini adalah guru, dan peserta didik kelas IX SMP Negeri 22 Samarinda, serta para validator yang terdiri atas ahli materi dan ahli media. Adapun objeknya adalah E-LKPD berbasis etnomatematika berbantuan Liveworksheets pada materi bangun ruang sisi lengkung. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang dibatasi hanya sampai tahap develop. Pada tahap define, hasil survei awal menunjukkan minimnya penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran matematika, kontras dengan Kurikulum Merdeka yang menuntut integrasi teknologi dalam pembelajaran. Di sisi lain, peserta didik menunjukkan respon positif terhadap penggunaan E-LKPD dan ketertarikan terhadap pembelajaran berbasis etnomatematika. Tahap design meliputi perancangan E-LKPD dengan pendekatan etnomatematika dan model Problem Based Learning, dengan struktur yang menyesuaikan Kurikulum Merdeka. Pada tahap develop, E-LKPD yang dikembangkan dinilai melalui uji validitas oleh ahli materi dan ahli media, serta uji praktikalitas oleh guru dan peserta didik untuk mengetahui tingkat validitas dan praktikalitasnya. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa E-LKPD ini memperoleh persentase 98% untuk aspek materi dan 87% untuk aspek media, maka rerata skornya ialah sebesar 92,5% dengan kategori “sangat valid”. Sementara itu, hasil uji praktikalitas oleh guru dan peserta didik memperoleh persentase 75% dan 83%, sehingga rerata skornya ialah 79% dengan kategori “praktis”. Temuan ini menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis etnomatematika yang dikembangkan valid dan praktis sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran pada materi bangun ruang sisi lengkung.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KODULAR PADA MATERI BANGUN RUANG DI SMP NEGERI 5 SAMARINDA M. Rafli Hidayat; Asyril Asyril; Tri Widyasari; Auliaul Fitrah Samsuddin
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pjrgar03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Kodular pada materi bangun ruang di SMP Negeri 5 Samarinda yang valid dan praktis. Penelitian ini adalah masih rendahnya penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran matematika serta kesulitan peserta didik dalam memvisualisasikan konsep bangun ruang. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui proses pengembangan, (2) mengetahui tingkat validitas dan kepraktisan media pembelajaran berbasis kodular pada materi bangun ruang di SMP Negeri 5 Samarinda. Metode Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4D yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian meliputi satu ahli media, satu ahli materi, satu guru matematika, serta peserta didik kelas IX di SMP Negeri 5 Samarinda. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: (1)Tahap define dilakukan melalui analisis kebutuhan, analisis peserta didik, analisis tugas, dan perumusan tujuan pembelajaran. Tahap design meliputi perancangan media, penyusunan instrumen validasi dan kepraktisan, serta pembuatan desain awal aplikasi. Tahap develop dilakukan melalui validasi oleh ahli media dan ahli materi serta uji coba kepada peserta didik untuk mengetahui tingkat kepraktisan. Tahap disseminate dilakukan dengan penyebarluasan aplikasi kepada guru dan peserta didik, (2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat validitas media berdasarkan penilaian ahli mencapai 87,9% dengan kategori sangat valid, sedangkan tingkat kepraktisan berdasarkan respons peserta didik mencapai 94,1% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Kodular pada materi bangun ruang layak digunakan dalam pembelajaran matematika di SMP.
MEDIA INTERAKTIF BERBASIS SMART APPS CREATOR: SOLUSI PEMBELAJARAN KESEBANGUNAN YANG MENGAKOMODASI GAYA BELAJAR SISWA SMP Masita Masita; Auliaul Fitrah Samsuddin; Asyril Asyril; Tri Widyasari
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/m7aj9247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Smart Apps Creator (SAC) pada materi kesebangunan untuk siswa SMP menggunakan model pengembangan 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran matematika serta kesulitan siswa memahami konsep kesebangunan di SMP Negeri 1 Kongbeng. Produk yang dikembangkan berupa aplikasi pembelajaran bernama Shape Buddy yang dirancang untuk mengakomodasi gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Subjek penelitian terdiri atas 19 siswa kelas IXA dan 1 guru matematika. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket kebutuhan, validasi ahli, dan angket kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas sebesar 85,4% dari ahli media dan 86,6% dari ahli materi dengan kategori sangat valid. Selain itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan skor 96,6% dari guru dan 87,3% dari siswa dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis SAC pada materi kesebangunan layak digunakan sebagai media pembelajaran matematika yang interaktif dan sesuai dengan kebutuhan gaya belajar siswa SMP.
TREN PENELITIAN TENTANG PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI JURNAL TERINDEKS SINTA TAHUN 2016-2025 Duratun Fahirah; Zainuddin Untu; Petrus Fendiyanto; Asyril Asyril
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/g9eprr86

Abstract

Penelitian tentang Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika terus berkembang sebagai respons terhadap rendahnya kemampuan matematika peserta didik. Hasil studi Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa kemampuan matematika peserta didik di Indonesia masih tergolong rendah, sehingga berdampak pada hasil belajar. Salah satu penyebabnya adalah pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang menarik. Oleh karena itu, banyak penelitian mengkaji penerapan PBL sebagai solusi, sehingga menjadikan topik ini sebagai tren dalam penelitian pendidikan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian tentang Problem Based Learning (PBL) di jurnal terindeks SINTA tahun 2016-2025. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari artikel yang dipublikasi pada jurnal terindeks SINTA dengan topik PBL. Teknik pengumpulan data ialah studi dokumentasi dengan menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses (PRISMA). Sebanyak 162 artikel memenuhi seluruh kriteria, kemudian dianalisis berdasarkan identitas artikel (nama jurnal, tahun terbit, indeks SINTA) dan konten artikel (jenjang pendidikan, rumusan masalah, dan metode penelitian). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tren penelitian PBL dalam pembelajaran matematika pada jurnal terindeks SINTA periode 2016–2025 mengalami perkembangan yang fluktuatif namun cenderung meningkat, serta didominasi oleh penelitian pada jenjang pendidikan dasar dengan fokus utama pada peningkatan hasil belajar dan penggunaan metode eksperimen. Hal ini menunjukkan bahwa PBL masih menjadi topik yang relevan dan banyak dikaji dalam penelitian pendidikan matematika. Saran bagi peneliti lain untuk memperluas cakupan elemen yang dianalis, sehingga tidak terbatas hanya pada identitas dan konten artikel.