Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Contribution Of Sufism In Facing Covid-19 Pandemic Syamsul Bakri; M. Agus Wahyudi
Jurnal Spiritual Healing Vol 2 No 1 (2021): Spiritual Healing: Jurnal Tasawuf dan Psikoterapi
Publisher : Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.419 KB) | DOI: 10.19109/sh.v1i2.7899

Abstract

Tasawuf merupakan aspek esoterik dalam Islam syang mengajarkan penyucian diri (taskiyatun nafs) untuk mendekatkan diri kepada Tuhan serta sebagai langkah awal untuk memperbaiki perilaku mansuia sebagai mahluk sosial yang memiliki akhlaq dan moral. Tasawuf sebagai ilmu batiniah yang menyeimbangkan hubungan manusia secara vertikal (Tuhan) dan horizontal (manusia). Disaat dunia sedang dilanda Covid-19 maka perilaku yang ditunjukan masyarakat pun berbeda-beda. Kejadian ini tidak hanya menyangkut permasalahan kesehatan tapi juga menyangkut permasalahan keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi kepustakaan dengan rumusan masalah bagaimana deskripsi peran tasawuf dalam menghadapi wabah Covid-19. Tujuan dari dari penelitian ini akan mendeskripsikan nilai-nilai tasawuf dalam berkontrubusi memutus mata rantai penyebarann wabah Covid-19. Hasil dari penelitian ini adalah praktik uzlah (mengasingkan diri) dan khalwat (menyendiri) dalam tasawuf dapat dijadikan alternatif dalam memutus laju penyebaran wabah Covid-19.
Anti-Corruption Theology: A Kalam and Sufism Approach to Moral and Spiritual Crisis Amir Gufron; M. Agus Wahyudi; Sidiq Rahmadi; Zaenal Muttaqin
ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/aladalah.v3i4.1082

Abstract

Corruption is a multidimensional problem rooted not only in weaknesses of legal systems and institutional governance, but also in the moral and spiritual crisis of individuals. Within this context, the Islamic intellectual tradition, particularly kalam and Sufism, offers a normative and ethical framework for strengthening anti-corruption efforts. This study analyzes the construction of anti-corruption theology in the tradition of kalam and examines the internalization of Sufi values as a preventive foundation for personal integrity and public ethics. Using a qualitative library research approach, the study examines classical and contemporary theological sources alongside key Sufi concepts. The findings indicate that kalam establishes an ethical foundation for anti-corruption through the interrelation of qadar divine decree, moral freedom, taklif moral responsibility, and divine justice adl. The doctrine of kasb in Asharite theology and the emphasis on moral rationality in Maturidite thought reject fatalism and affirm human accountability for corrupt acts, which bear moral and eschatological consequences. The concept of hisab further nurtures transcendental accountability beyond formal legal control. Sufism complements this framework through spiritual purification tazkiyat al nafs and inner awareness, fostering internal moral restraint. The integration of kalam and Sufism thus provides a comprehensive ethical and spiritual foundation for sustainable anti-corruption efforts.