Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Prediksi Peningkatan Sedimentasi Dengan Metode Angkutan Sedimen (Studi Kasus Sedimentasi Di Waduk Mrica) Teguh Marhendi; Dewi laras Sulastri Ningsih
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 19, No 2 (2018): Techno Volume 19 No.2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/techno.v19i2.3006

Abstract

Permasalahan sedimentasi di Waduk Mrica berdampak pada pengurangan kapasitas maupun umur fungsi waduk. Sedimentasi terjadi karena proses erosi di hulu daerah aliran sungai di hulu Waduk Mrica dan tertampung atau mengendap pada waduk..Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan sedimentasi di Waduk Mrica menggunakan metode angkutan sedimen. Analisis dilakukan  dengan menghitung angkutan sedimen yang melayang dan mengendap menggunakan metode Mayer Petter Mullermelalui pendekatan empirik. Berdasarkan analisis tersebut, selanjutnya dilakukan prediksi 10 tahun terakhir (2005-2014) dan menghitung prediksi 10 tahun mendatang (2015-2024). Analisis Statistika dihitung menggunakan  metode Gumbel dan Log Person Tipe III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit sedimen ini diprediksi terus mengalami peningkatan selama 10 tahun mendatang. Kata Kunci : Sedimentasi, angkutan sedimen, metode Mayer Petter Muller, Waduk Mrica
Analisis Volume Material Dalam Upaya Meningkatkan Keakuratan Perhitungan Dengan Building Information Modeling (BIM) Bagas Dwi Prasetyo; Arif Kurniawan Suksmono; Dewi Laras Sulastri Ningsih
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 9 No. 1 (2026): Seminar Nasional Teknik (SENATEK)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v9i1.2158

Abstract

The continuous growth of Indonesian population has directly led to an increased demand for infrastructure and public facilities, particularly in the construction sector. This development necessitates the adoption of effective and efficient construction technologies, one of which is Building Information Modeling (BIM). Within the BIM framework, the 3D modeling software Revit 2021 can be utilized to assess and analyze the accuracy of structural volume calculations compared to manual estimations made during the initial planning stage (Bill of Quantities/BOQ). Following the modeling process, the material quantity take-off results generated using Revit 2021 revealed a total concrete volume of 606.96 m, a total plain reinforcing steel weight of 48,004.41 kg, and a total deformed reinforcing steel weight of 57,749.20 kg. These findings indicate that the manually prepared BOQ showed a greater discrepancy compared to actual field implementation data (MC-100), with a percentage difference of +4.27% for concrete volume, -1.84% for plain steel volume, and +16.54% for deformed steel volume. In contrast, the calculations performed using Revit 2021 demonstrated a higher degree of accuracy. They were more closely aligned with field implementation results (MC-100), showing only +0.75% for concrete, +1.24% for plain steel, and -0.84% for deformed steel. Therefore, the use of Revit software can be considered a valuable tool in building modeling processes, offering more accurate volume calculations that better reflect real-world conditions.
Pelatihan Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Sebagai Kompos Organik: Training On The Utilization Of Household Waste As Organic Compost Dewi Laras Sulastri Ningsih; Cremona Ayu Novita Sari; Sofyan Dwi Laksana
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laju produksi sampah terus meningkat, tidak saja sejajar dengan laju pertumbuhan penduduk tetapi juga sejalan dengan meningkatnya pola konsumsi masyarakat. Berdasarkan grafik data komposisi sampah berdasarkan sumber sampah, sumber sampah terbesar yaitu sampah rumah tangga, dan jenis sampah yang terbanyak adalah sisa makanan. Sisa makanan merupakan sampah rumah tangga jenis sampah organik. Pengolahan sampah organik dapat dilakukan melalui pembuatan kompos yang dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat. Pengomposan melalui bahan organik pada komposter menghasilkan kompos dalam bentuk padat maupun cair. Kecamatan Bantarbolang berada di Kabupaten Pemalang merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk yang relatif banyak. Kecamatan Bantarbolang terdiri dari 17 desa, 78 RW dan 357 RT, dengan populasi 44.444 jiwa. Meskipun kondisi masyarakat di Desa Banjarsari sudah tergolong maju akan tetapi kesadaran masyarakat untuk melakukan pengolahan sampah rumah tangga sebagai kompos organik masih belum banyak dilakukan. Dengan demikian ibu-ibu PKK desa Banjarsari sangat tepat dijadikan sebagai objek untuk menerapkan pelatihan pemanfaatan sampah rumah tangga sebagai kompos organik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, demonstasi/praktek langsung, dan evaluasi. Materi yang disajikan yaitu pengertian dan jenis-jenis sampah rumah tangga, sampah organik, dan pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos organik melalui komposter. Dengan adanya kegiatan ini peserta yang terdiri dari Ibu-ibu PKK desa Banjarsari ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan untuk membuat kompos organik dengan memanfaatkan sampah Rumah Tangga, sehingga diharapkan dapat dijadikanterobosan mengatasi masalah sampah rumah tangga sekaligus mendapatkanpupuk organik yang sangat bermutu. Kata Kunci : Sampah , Kompos Organik, Rumah Tangga