Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penggunaan Material Pasir Pantai Putih Sebagai Bahan Pembuatan Beton Irzal Agus; Ahmad Gasruddin
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v13i2.1783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan beton yang menggunakan pasir pantai berwarna putih sebagai bahan campuran beton. Ada berbagai macam sumber agregat halus (pasir) yang dapat diperoleh, dan salah satunya adalah pasir pantai yang berwarna putih. Keberadaannya tidak umum digunakan sebagai bahan campuran beton karena sebagian besar pasir/agregat halus yang digunakan dalam pengerjaan beton adalah pasir dengan tekstur dan bentuk yang biasa digunakan seperti pasir kali dan sejenisnya. Penelitian ini akan membahas tentang sifat-sifat karaktersitik dari material pasir pantai putih lokal dan agregat kasar dari sungai lokal untuk dijadikan sebagai bahan campuran beton. Pengujian dilakukan pada umur 3, 7 dan 28 hari, dengan dimensi benda uji silinder 15 cm x 30 cm, setiap komposisi dibuat sebanyak 5 benda uji disetiap umur pengujian. Dari hasil penguji kuat tekan beton untuk umur 3 hari diperoleh nilai kuat tekan rata-rata sebesar 87,2 kg/cm2 , pada umur 7 hari sebesar 109,3 kg/cm2 , dan pada umur 28 hari diperoleh 191,4 kg/cm2.
Evaluasi Daya Dukung Tanah Dasar (Subgrade) Menggunakan Uji California Bearing Ratio (CBR) Laboratorium Pada Kondisi Tanpa Rendaman Karyadin Karyadin; Ahmad Gasruddin
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v14i2.2002

Abstract

Ruas Jalan Lingkar Kaisabu–Waborobo di Kota Baubau merupakan wilayah yang sering mengalami longsor dan kerusakan perkerasan, ditandai dengan retakan pada badan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik tanah dasar serta menentukan nilai California Bearing Ratio (CBR) sebagai indikator daya dukung tanah subgrade. Metode penelitian meliputi survei lapangan dan pengambilan sampel tanah terganggu dan tidak terganggu pada enam titik lokasi. Pengujian laboratorium dilakukan untuk menentukan sifat fisik tanah, meliputi kadar air, berat jenis, gradasi butiran, dan batas-batas Atterberg, serta sifat mekanis tanah melalui uji pemadatan standar Proctor dan uji CBR. Berdasarkan klasifikasi USCS, seluruh sampel diklasifikasikan sebagai pasir berlempung (SC) meskipun satu titik berupa pasir berlanau. Nilai CBR tertinggi pada penetrasi 2,54 mm sebesar 17% terjadi pada titik 3 dengan 25 tumbukan, sedangkan pada penetrasi 5,08 mm mencapai 19%.
Pengaruh Subtitusi Kapur Pada Lapis Tanah Dasar Jalan Terhadap Nilai CBR Pada Ruas Jalan TPA Wakonti Kota Baubau Muhammad Ricky Dwi Saputra; Ahmad Gasruddin
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v15i1.2211

Abstract

Daya dukung tanah dasar (subgrade) adalah hal utama dalam perencanaan struktur bangunan sipil khususnya perkerasan jalan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh substitusi kapur pada lapisan tanah dasar jalan terhadap nilai CBR pada jalan TPA Wakonti Kota Baubau. Diduga tanah dilokasi jalan tersebut berupa lempung dengan daya dukung rendah sehingga terdapat banyak kerusakan perkerasan jalan yang ditemukan. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium melalui pengujian sifat fisik tanah (kadar air, berat jenis, batas Atterberg, analisis saringan, dan berat volume) serta uji CBR pada kondisi soaked dan unsoaked dengan variasi kapur 3%, 6%, dan 12%. Hasil menunjukkan kadar air 50,39%, berat jenis 2,65 gr/cm³, batas cair 53,98%, batas plastis 47,54%, dan indeks plastisitas 6,44%. Tanah diklasifikasikan sebagai A-5 (AASHTO) dan SM (USCS). Nilai CBR tanah asli sebesar 3,075% (unsoaked) dan 1,576% (soaked). Penambahan kapur meningkatkan nilai CBR hingga 8,148% (unsoaked) dan 7,764% (soaked) pada kadar 12%.