Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kesiapan Digitalisasi Akuntansi Koperasi dalam Menerapkan SAK Entitas Privat Eka Setiajatnika; Udin Hidayat
J-Coop : Journal of Co-operative Vol. 2 No. 1 (2026): J-Coop : Journal of Co-operative
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/jc.v2i1.50

Abstract

The adoption of the Financial Accounting Standards for Private Entities (SAK EP) by cooperatives after the issuance of the Regulation of the Minister of Cooperatives Number 2 of 2025 demands more than mere normative adherence, as it also requires sufficient operational preparedness. This study seeks to conceptually analyze the readiness of accounting digitalization within cooperatives in supporting the implementation of SAK EP. Employing a qualitative approach with a literature-based research design, the study examines accounting standards, regulatory provisions, and relevant scholarly literature. The analysis reveals that accounting digitalization readiness in cooperatives constitutes a multidimensional framework comprising technological readiness, human resource capabilities, organizational support, and regulatory alignment. Collectively, these dimensions shape the capacity of cooperatives to implement SAK EP in a consistent and sustainable manner. From a conceptual perspective, accounting digitalization plays a strategic role in enhancing the quality of cooperative financial reporting, particularly with respect to accuracy, timeliness, and information traceability. This study enriches the literature on cooperative accounting and offers policy-oriented insights for strengthening financial governance in cooperatives.
Tantangan dan Peluang Transformasi Digital sebagai Strategi Penguatan Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 Sugiyanto Ikhsan; Mohammad Fahreza; Udin Hidayat
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 2 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 menuntut koperasi untuk bertransformasi agar mampu bertahan dan bersaing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus koperasi dalam menghadapi tantangan digital melalui pelatihan transformasi digital berbasis model bisnis modern. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang dilaksanakan selama tiga hari dengan pendekatan andragogi, studi kasus, diskusi kelompok, serta penyusunan rencana aksi digitalisasi koperasi. Materi pelatihan mencakup pengenalan model bisnis digital seperti marketplace, subscription, dan layanan on-demand, serta regulasi pendukung seperti UU Cipta Kerja dan PP No. 7 Tahun 2021. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta hingga ±30%, penyusunan rencana aksi digital koperasi, dan identifikasi tantangan serta solusi adaptif. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi edukatif melalui pelatihan praktis dapat mendorong koperasi menjadi entitas yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing di era digital.
Model Alternatif Distribusi SHU Real Time Berbasis Jasa Transaksi Anggota dan Perlakuan Akuntansinya Menurut SAK Entitas Privat (SAK EP) pada Koperasi Konsumen Eka Setiajatnika; Udin Hidayat; Toufiq Agung Pratomo Sugito Putra
J-Coop : Journal of Co-operative Vol. 2 No. 2 (2026): J-Coop : Journal of Co-Operative
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/jc.v2i2.363

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model alternatif distribusi sisa hasil usaha (SHU) secara real time bagi anggota berdasarkan nilai transaksi anggota, serta mengkaji perlakuan akuntansi yang tepat atas skema kompensasi ini menurut Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design Science Research, meliputi perancangan model—formulasi dua tahap yang menghubungkan kompensasi real time bersifat sementara dengan rekonsiliasi periodik—simulasi numerik atas logika operasional model, serta analisis kesesuaian normatif terhadap kriteria pengakuan SAK EP. Mekanisme yang diusulkan tidak dapat langsung diakui sebagai SHU final, karena regulasi perkoperasian Indonesia menetapkan penentuan SHU hanya sah melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT). Skema ini justru memenuhi kriteria pengakuan provisi menurut SAK EP—kewajiban kini, kemungkinan besar arus kas keluar, dan estimasi yang andal—sehingga memerlukan rekonsiliasi terhadap SHU akhir tahun teraudit untuk mencegah salah saji. Penelitian ini memperluas penerapan teori keagenan dan stewardship ke dalam tata kelola koperasi digital, serta menawarkan jembatan konseptual antara mekanisme loyalitas berbasis transaksi dan standar pelaporan keuangan formal untuk distribusi SHU, sebuah irisan yang belum banyak dikaji dalam literatur akuntansi koperasi. Model ini memberikan panduan konkret bagi akuntan, pengurus, pengawas/auditor koperasi, dan regulator dalam mengakui, mengukur, dan mengungkapkan skema kompensasi real time, sekaligus menegaskan bahwa penerapannya memerlukan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) terlebih dahulu dan pengesahan melalui RAT. Penelitian ini merupakan salah satu studi awal yang merumuskan model Distribusi SHU Real Time berbasis transaksi sekaligus mengevaluasi klasifikasi akuntansinya menurut SAK EP yang baru wajib berlaku, memadukan perancangan konseptual dengan analisis normatif sistematis, bukan sekadar analisis kasus deskriptif.