Ni Luh Putu Thrisna Dewi
STIKES Wira Medika Bali, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Dukungan Sosial dengan Pandemi Burnout Pada Perawat Yang Menangani Pasien Covid-19 Di RS X Putu Bagus Warsa Wardana; Ni Luh Putu Thrisna Dewi; Ni Made Nopita Wati
Indonesian Journal of Health Research Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.48 KB) | DOI: 10.51713/idjhr.v5i1.45

Abstract

Pendahuluan: Pandemi burnout sangat berdampak pada pelayanan kesehatan khususnya dialami oleh perawat dalam menangani kasus COVID-19 yang menyebabkan outcome pelayanan keperawatan menjadi buruk. Kurangnya dukungan sosial yang berasal dari keluarga, rekan kerja, dan atasan mengakibatkan timbulnya burnout pada perawat sehingga mengalami kebingungan, merasa tidak punya saudara untuk mengadukan permasalahan yang dialaminya selama bekerja dirumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan pandemi burnout pada perawat yang menangani pasien COVID-19 di RS X. Metode: Jenis penelitian ini ialah dekstritif kolerasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling, dengan jumlah responden sebanyak 53 orang perawat yang menangani pasien COVID-19. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan dukungan sosial perawat di RS X dengan kategori baik sebanyak 46 orang (92%) dan pandemi burnout pada perawat yang menangani pasien COVID-19 dengan kategori rendah adalah sebanyak 43 orang (86%). Hasil uji kolerasi rank sperman didapatkan nilai p value 0,000 yang berarti ada hubungan dukungan sosial dengan pandemi burnout. Nilai kolerasi -0,572 dengan arah kolerasi negative. Diskusi: Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan pandemi burnout pada perawat yang menangani pasien COVID-19 di RS X. Disarankan kepada pihak RSUD Sanjiwani Gianyar agar mampu mempertahankan dukungan sosial yang baik dan mencegah terjadinya pandemi burnout.
Self-motivation and dietary adherence among patients with type 2 diabetes mellitus Ni Kadek Yuniari; Ni Ketut Ayu Mirayanti; Ni Luh Putu Thrisna Dewi
Nurse Professional Education Journal Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Kadewa Bakti Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67958/nurseedu.v2i1.71

Abstract

Type 2 diabetes mellitus is a chronic condition that requires continuous self-management, particularly adherence to dietary recommendations. Poor dietary adherence remains a common challenge in primary health care settings, and self-motivation may play an important role in helping patients maintain healthy eating behaviors. This study aimed to determine the relationship between self-motivation and dietary adherence among patients with type 2 diabetes mellitus at Dawan II Community Health Center. This quantitative study used a descriptive-correlational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of patients with type 2 diabetes mellitus, selected through purposive sampling according to predetermined inclusion and exclusion criteria. Data were collected using structured questionnaires measuring self-motivation and dietary adherence, and analyzed using descriptive statistics and Spearman's rank correlation test. The findings showed that most respondents had high self-motivation and were categorized as adherent to dietary recommendations. The analysis indicated a significant positive relationship between self-motivation and dietary adherence, suggesting that patients with stronger internal motivation were more likely to follow recommended dietary behaviors. These findings highlight the importance of strengthening motivational support, individualized counseling, and family involvement in diabetes education programs at the primary health care level.