Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ekstraksi Beta Karoten Dari Buah Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis) Dengan Dua Jenis Pelarut I Made Widiantara; Yulianti Yulianti; Bayu Setiawan Basri
Gorontalo Agriculture Technology Journal Volume 3 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.932 KB) | DOI: 10.32662/gatj.v3i1.1198

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan volume heksana dan petroleum eter yang tepat untuk mengekstrak beta karoten dari buah kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan dan tiga kali ulangan, perlakuan ini dilakukan dengan membedakan jumlah dari dua pelarut yang digunakan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa total padatan tertinggi yaitu pada perlakuan pelarut campuran antara heksana 250 ml: petroleum eter 250 ml dengan jumlah 96,28%, rendemen tertinggi diperoleh pada campuran heksana 250 ml : petroleum eter 250 ml dengan jumlah 2,73%, kandungan beta karoten tertinggi yaitu pada campuran heksana 125 ml : petroleum eter 375 ml dengan jumlah 0,71 ppm. Dan efektivitas pelarut heksana dan petroleum eter yang terbaik dalam melarutkan beta karoten adalah perlakuan ketiga dengan pencampuran heksana 125 ml : petroleum eter 375 ml menghasilkan 0,71 ppm kadar beta karoten.
ANALISIS PERAN MACHIAVELLIAN DAN LOVE OF MONEY TERHADAP PERSEPSI ETIS ANALIS KREDIT DI BANK PEMBANGUNAN DAERAH (BPD) BALI Idil Akbar Fatwa; Made Ayu Jayanti Prita Utami; I Made Widiantara
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v6i10.4664

Abstract

Industri perbankan di Indonesia merupakan salah satu sektor ekonomi vital dengan perkembangannya yang semakin meningkat. Salah satu produk perbankan yang dapat dinikmati oleh masyarakat adalah kredit, suatu layanan penyediaan dana kepada orang lain atas dasar kesepakatan pinjam-meminjam. Saat ini, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali menjadi salah satu instansi perbankan di Bali yang menyalurkan dana kredit paling tinggi kepada masyarakat. Namun, pada praktiknya di lapangan, perilaku tidak etis perkreditan yang ada di Bali masih saja terus terjadi dan membawa kerugian, yang didasarkan atas rasa kecintaan mereka terhadap uang (love of money) dan perilaku machiavellian sehingga mengakibatkan rendahnya persepsi etis mereka. Melalui pendekatan kuantitatif dan juga kualitatif, penelitian ini memfokuskan analis kredit sebagai kelompok yang memiliki kerentanan pada perilaku kecurangan untuk mengetahui peran machiavellian dan love of money terhadap persepsi etis mereka. Ditemukan bahwa machiavellian berpengaruh negatif signifikan terhadap ersepsi etis analis kredit, dengan love of money yang berpengaruh positif signifikan terhadap persepsi etis mereka. Dengan demikian dilakukan strategi peningkatan kualitas pelayanan kredit melalui memanfaatkan siaran email setiap bulannya untuk meningkatkan awareness dan pengetahuan karyawan bank terkait penggunaan whistleblowing system sehingga memberikan tekanan kepada analis kredit serta seluruh karyawan lainnya agar menjaga etika mereka dan tidak melakukan tindak kecurangan. Kata Kunci: Machiavellian, love of money, persepsi etis, whistleblowing