Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PKM Digitalisasi Pelayanan di Desa Fatusene Kecamatan Miomafo Timur Kabupaten TTU Provinsi NTT Aziz, Syaefudin; Huda, Nurul; Mentu, Handrianus
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 1 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i1.1906

Abstract

Latar belakang PKM ini adalah dimana observasi awal di Desa Fatusene melakukan pelayanan publik masih relatif secara manual atau konvensional, hal ini membuat pelayanan publik kurang efektif dan efisien. Serta informasi mengenai pelayanan publik juga masih menggunakan media konvensional seperti baliho atau pamplet, sehingga informasi menjadi terlambat didapatkan oleh masyarakat. Tujuan PKM ini untuk menjadikan Desa Fatusene menjadi Desa dengan pelayanan digital dimana pelayanan publik dapat diakses secara mandiri oleh masyarakat melalui website yang nantinya akan dimiliki melalui PKM ini, kemudian informasi terkait pelayanan publik juga akan diakses oleh masyarakat melalui media sosial yakni, facebook, instagram dan twitter/X. Setelah pelaksanaan PKM ini diharapkan pelayanan publik dan informasi pelayanan publik dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat sehingga dapat lebih efektif dan efisien.
Peningkatan Kapasitas Keuangan dan Pemasaran Kelompok Tenun ”BUA MESE” Melalui Implementasi Sistem Akuntansi Berbasis Cloud dan E-Commerce Mentu, Handrianus; Babulu, Natalia Lily; Aksa, Adi Faisal; Keraf, Fransiskus Markus Pereto; Feka, Wolfhardus Vinansius
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i1.3969

Abstract

The "Buamese" weaving group is a micro-enterprise producing traditional woven fabrics with high cultural value, but faces challenges in marketing, productivity, and financial record-keeping. This community service activity aims to improve financial management and marketing capacity through the implementation of a cloud-based accounting system and the use of e-commerce. The method used is a participatory-collaborative approach including outreach, business management and digital marketing training, technology implementation, mentoring, and evaluation. Initial results show increased digital and financial literacy, partner enthusiasm in adopting technology, and increased awareness of the importance of digital marketing to expand market access. The implementation of digital accounting applications and e-commerce strategies offers the potential to increase business management efficiency and the competitiveness of "Buamese" woven products. In conclusion, this program successfully addresses the goal of empowering partners in more modern and sustainable business management, while supporting the development of a digital technology-based creative industry and economic empowerment based on local wisdom.
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS UMKM ALUMNI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TIMOR BERBASIS PENINGKATAN PRODUKTIVITAS Manane, Desmon Redikson; Kase, Marce Sherly; Mentu, Handrianus; Taolin, Maximus L.; Timo, Fredirikus
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i4.555

Abstract

Keanggotaan Komunitas UMKM Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor adalah alumni mahasiswa yang memilih untuk bekerja mandiri atau membuka usaha sendiri dengan bekal ilmu yang di dapat saat kuliah dan modal usaha seadanya. Produktivitas kegiatan usaha UMKM Alumni FEB UNIMOR mengalami pasang surut, atau belum optimal dalam pengelolaan usaha, dimana hasil produktivitas dari komunitas ini belum dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap Pendapatan Usaha dan Pendapatan Asli Daerah, pengelolaan usaha yang tradisional melalui keterbatasan akses terhadap teknologi, keterampilan manajerial yang kurang, dan pemahaman pasar yang terbatas sering kali menjadi hambatan bagi perkembangan usaha UMKM. Metode yang digunakan Forum Discussion Grup (FGD). Melalui FGD, tim pelaksana berhasil mengidentifikasi secara komprehensif permasalahan yang dihadapi, mencakup aspek teknologi, manajerial, pemasaran, serta inovasi produk. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengelolaan usaha berbasis teknologi. Para peserta mampu menggunakan perangkat digital sederhana untuk promosi dan penjualan produk, serta mulai menerapkan pencatatan keuangan terstruktur.