Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Minat Bakat dan Kemampuan Berwirausaha Komunitas Pebisnis Muda Melalui Pelatihan Kewirausahaan Kamaruzaman; Aulia Rahman; Muhammad Alfan Sidik; Firdaus; Sudanto; Andru Lumintang; Winanda Vathul Jannah; Devira Aulia Bidari
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i4.11030

Abstract

Pelatihan kewirausahaan bagi Komunitas Pebisnis Muda Spirit of Abdurrahman Auf (SA2) bertujuan untuk menumbuhkan minat bakat dan kemampuan kewirausahaan yang lebih luas lagi agar dapat menjalankan usahanya dengan baik serta dikenalkan pada prinsip bisnis syari’ah. Metode yang digunakan yaitu Asset Based Community Development (ABCD) yaitu pengembangan pada potensi asset yang telah dimiliki oleh individu ataupun komunitas. Pelatihan yang dilaksanakan di sekretariat komunitas ini dihadiri oleh 13 orang anggota. Dengan materi yang diberikan yaitu: Cara membaca peluang, hasilkan ide dan merumuskan strategi usaha; Penyusunan business plan; Manajemen keuangan, Pemasaran melalui media sosial; dan Bisnis syari’ah. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa sebanyak 8 merespon sangat setuju (61,5%) dan 5 merespon setuju (38,4%). Hasil tersebut menggambarkan bahwa pelaksanaan pelatihan kewirausahaan telah mencapai target dalam meningkatkan minat, bakat dan kemampuan kewirausahaan anggota komunitas. Mereka dapat mengaplikasikan pengetahuan dan praktek yang diperoleh dari pelatihan kewirausahaan kedalam praktekbisnis mereka.
Analisis Faktor-Faktor Lingkungan Internal dan Eksternal dalam Pemetaan Posisi Pengembangan Usaha Herbal Tradisional di Hinterland Kota Batam Kamaruzaman
Jurnal Archipelago Vol 2 No 02 (2024): Jurnal Archipelago
Publisher : Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69853/ja.v2i02.33

Abstract

Usaha herbal tradisional hinterland - Kota Batam sebagai penyedia produk kesehatan alternatif bagi masyarakat perlu menganalisis faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal dalam pemetaan posisi usaha pada kondisi ideal untuk dirumuskan strategi pengembangannya. Tujuan penelitian yaitu menganalisis faktor-faktor lingkungan untuk pemetaan posisi usaha herbal tradisional di wilayah pulau - Kota Batam. Metode yang digunakan yaitu Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE) dan Internal-External (IE) Matrix. IFE dan EFE digunakan untuk menganalisis skor bobot faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal usaha sedangkan IE digunakan untuk memetakan posisi usaha melalui letak titik koordinat dari skor bobot IFE dan EFE berada pada salah satu dari 9 posisi kuadran. Hasil penelitian menunjukkan analisis faktor-faktor internal dan eksternal yang berpengaruh pada pemetaan posisi usaha herbal tradisional Geranting – Kota Batam yaitu citra dan reputasi usaha, lokasi, harga, pelanggan dan akun usaha (faktor kekuatan); Manajemen usaha belum baik, keterbatasan mesin-peralatan, rendahnya pengembangan produk, sarana prasarana terbatas, akses lokasi jauh (faktor kelemahan); Ketersediaan bahan baku pemasok, masyarakat cenderung herbal, ketersediaan mesin-peralatan, kemudahan regulasi, dan penyedia sarana-prasarana (faktor peluang); Kemunculan usaha sejenis, masyarakat cenderung tidak menyukai herbal tapi menyukai herbal terstandar, munculnya produk herbal sejenis, harga bahan berfluktuasi, tambahan biaya pihak penyedia penunjang operasi usaha (faktor tantangan). Hasil pemetaan menunjukkan bahwa usaha berada pada posisi kuadran I yaitu tumbuh dan berkembang dengan titik koordinat skor bobot IFE 3.25 dan EFE 3.10. Rekomendasi penelitian yaitu posisi usaha herbal tradisional Geranting-Batam dapat merumuskan strategi pengembangannya. Potensi pengembangan usaha herbal dapat menjadi indikator bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kepulauan Riau.