Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE PROMETHEE DALAM PENENTUAN PENERIMA KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) Hanifah, Riska
Jurnal Teknologi Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu program pemerintah Indonesia dalam mengurangi kemiskinan berbasis pada pemberdayaan ekonomi mikro dan usaha kecil adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang merupakan pembiayaan modal kerja atau investasi yang diberikan kepada usaha produktif pada segmen mikro, kecil,menengah, dan koperasi (UMKMK) yang layak atau feasiblenamun belum bankable. Masalah yang sering terjadi adalah tingginya kredit yang macet (pinjaman yang tidak dibayar oleh debitur), salah satu penyebabnya karena penentuan penerima KUR yang tidak tepat. Berdasarkan permasalahan tersebut, dibutuhkan suatu metode pendukung keputusan yang dapat membantu menentukan penerima KUR yang tepat. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah PROMETHEE (Preference Ranking Organization for Evaluation) merupakan salah satumetode untuk menentukan prioritas dalam analisis MCDM (Multi Criteria Decision Making), yaitu teknik pengambilan keputusan dari beberapa alternatif pilihan yang ada. Penelitian dengan metode PROMETHEE ini akan menghasilkan komposisi rangking atau peringkat calon penerima KUR yang memiliki risiko kredit terendah sampai tertinggi, peringkat tersebut berdasarkan nilai yang diperoleh dari perhitungan Net Flow dari setiap alternatif / calon penerima KUR, Net Flow yang tinggi berarti sangat direkomendasikan untuk menjadi penerima KUR karena diperkirakan memiliki risiko kredit yang rendah.
Pengaruh Variasi Sosial Terhadap Register Pertanian Dialek Banyumas Riyanton, M.; Kariadi, Mustasyfa Thabib; Arifudin, Dani; Supriyono, Supriyono; Hanifah, Riska
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.108869

Abstract

Bahasa memiliki peran penting tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai penanda identitas sosial dan budaya suatu komunitas. Dalam konteks pertanian padi di Banyumas, muncul ragam bahasa khusus atau register yang merefleksikan aktivitas, alat, ukuran, maupun praktik budaya petani. Namun, keberadaan variasi sosial seperti usia, jenis kelamin, kelas sosial, dan tingkat pendidikan menimbulkan perbedaan dalam penggunaan register sehingga berpotensi menggeser istilah tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi sosial terhadap penggunaan register pertanian padi pada dialek Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur dengan petani padi, kemudian dianalisis menggunakan metode padan referensial serta diuji keabsahannya melalui triangulasi teori dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar register berbentuk kata tunggal dengan fungsi utama sebagai sarana penyampaian informasi. Beberapa istilah khas yang ditemukan meliputi ani-ani, weluku, sebawang, pari gandamana, ngileni, bawon, segula, dan teng. Petani tua lebih mempertahankan istilah tradisional, sementara generasi muda cenderung memakai istilah modern. Penelitian ini menegaskan pentingnya dokumentasi register untuk melestarikan kearifan lokal sekaligus menjembatani komunikasi antargenerasi.