Rizka Adelia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Proteksi Pada Lightning Protection Device Berbasis Internet of Things Rizka Adelia; Lela Nurpulaela; Ibrahim Ibrahim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 17 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.272 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7077617

Abstract

In the design of the electrical system, there are many parameters that need to be studied, one of which is the protection system because protection is very important for the electrical system.Protection is used as a guard for the continuity of electricity distribution and securing electrical equipment and loads connected to current and voltage due to a short circuit or disturbance and reducing the impac of damage that may arise so that the risk of fire is minimized. Good coordination of protection in the electrical system can increase the reliability of the system and maintain continuity of supply systems and systems that are integrated with the internet of things can facilitate fast, real time and reach information from a distance that is not to be an important thing, where checking the state of the supply of the electric power system is more controlled where a lightning strike is detected on the lightning protection device. In the design of a lightning protection device based on the internet of things, it consists of a 25 ampere NH Fuse, Omron MK2P PF083 8 Pin Relay, Schneider miniature circuit breaker, local miniature circuit breaker, earth leakage circuit breaker and Apps that are integrated with the internet. In the event of a short circuit or disturbance, the built-in protection system will cut off the affected channel.
Peran Mahasiswa dalam Optimalisasi Bimbingan dan Konseling untuk Mengatasi Perbedaan Perilaku Gender di SD Negeri Demangan Khumairoh, Siti Aisatul; Nasywa Aufa Nida; Luthfia Farha Azkia; Karina Aulia Diandra; Rizka Adelia; Dian Noviar
Jurnal Exact: Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 2 (2024): December
Publisher : Excellent Academic Community

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jexact.10058

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini fokus pada fenomena stereotip gender di SD Negeri Demangan, Yogyakarta, yang menunjukkan bahwa siswa cenderung memilih kelompok berdasarkan gender dan menunjukkan preferensi yang berbeda dalam aktivitas dan mata pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai permasalahan perbedaan perilaku gender yang terjadi di kalangan siswa-siswi SD Negeri Demangan serta mengoptimalkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam memberikan solusi yang lebih efektif dalam mengatasi perbedaan perilaku gender di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Data-data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber utama data dalam penelitian ini diperoleh melalui melalui wawancara langsung dengan informan, personal document sebagai sumber data-data penelitian, seperti buku dan penelitian-penelitan terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh stereotip gender terhadap perilaku siswa di SD Negeri Demangan, baik dalam aktivitas akademik maupun interaksi sosial. Dalam aspek akademik, mayoritas siswa yang memiliki prestasi tinggi di kelas adalah perempuan. Namun, di SD Negeri Demangan terdapat pola pilihan mata pelajaran yang berbeda. Anak perempuan lebih menyukai mata pelajaran seperti Bahasa Indonesia karena dianggap lebih sesuai dengan minat mereka terhadap kegiatan membaca dan menulis. Sebaliknya, pelajaran seperti Matematika kurang diminati oleh anak perempuan karena sering dianggap sulit dan lebih sesuai untuk anak laki-laki. Sebagian besar anak laki-laki di SD Negeri Demangan lebih memilih aktivitas seperti olahraga, sedangkan anak perempuan lebih sering mengikuti kegiatan seni seperti menari. Di sisi lain, peran kepemimpinan di kelas sebagian besar dipegang oleh siswa laki-laki. Mahasiswa memiliki peran untuk mengatasi isu-isu ini, salah satunya dengan meningkatkan kesadaran gender melalui program pendidikan, kampanye, dan keterlibatan dalam organisasi. Oleh karena itu, penting untuk mengintegrasikan pendekatan yang mempertimbangkan perspektif gender dalam praktik bimbingan dan konseling, guna menciptakan ruang belajar yang adil dan mendukung bagi semua siswa, tanpa memandang jenis kelamin. Kata kunci: Optimalisasi, streotip gender, perbedaan perilaku