Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Optimisme Terhadap Stres Akademik Pada Mahasiswa Yang Sedang Mengerjakan Skripsi Sri Cahya Kencana; Ferdy Muzzamil
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 19 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.071 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7175409

Abstract

This study was funding the effect of optimism on the academic stress for students who are working on their thesis. The population for this research is students of Bhayangkara University, Jakarta Raya who are working on a thesis with total 2143 people. The sampling technique used in this study was purposive sampling with a research sample of 339 subjects use Slovin formula.. The analysis of the data used is simple linier regression. The results of the ANOVA test obtained an F value of 273.679 with a significance value of 0.001 (p <0.01) which means that there is an effect optimism on the academic stress for students who are working on their thesis.
Hubungan Antara Kepuasan Pelanggan dan Konsep Diri Dengan Perilaku Konsumtif Dalam Melakukan Belanja Online Menggunakan E-Commerce Shopee Pada Mahasiswa Psikologi Di Universitas Tama Jagakarsa Nanda Dwi Kholifah; Tjitjik Hamidah; Sri Cahya Kencana
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Resit Multidisiplin Edukasi (Edisi Maret 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i3.171

Abstract

The purpose of this study is to determine the relationship between customer satisfaction and self-concept with consumptive behavior in online shopping using E-Commerce Shopee among Psychology students at Universitas Tama Jagakarsa. The measurement tools used include a consumptive behavior scale modified based on the indicators proposed by Sumartono (2023), a customer satisfaction scale modified based on aspects proposed by Kotler and Keller (in Sajidah, 2023), and a self-concept scale adapted from the Personal Self Concept (PSC) Questionnaire created by Goni (2011). The population of this study consists of 125 Psychology students at Universitas Tama Jagakarsa. The sample was selected using Total Sampling technique. The results of the multi-correlation coefficient analysis on customer satisfaction and self-concept with consumptive behavior obtained an R value of 0.415 and an R Square of 0.172. The Pearson product-moment correlation coefficient analysis revealed that the correlation between customer satisfaction and consumptive behavior was r = 0.340 with a Sig value of 0.001 (<0.05), and the correlation between self-concept and consumptive behavior was r = -0.217 with a Sig value of 0.034 (<0.05). It can be concluded that there is a significant relationship between customer satisfaction and self-concept with consumptive behavior. There is a positive relationship between customer satisfaction and consumptive behavior, and a negative relationship between self-concept and consumptive behavior. 
Pengaruh Locus of Control Internal terhadap Risk Taking Pedagang Kripto Komunitas Telegram Siregar, Sandi Pramudita; Mia Anita Lestari; Sri Cahya Kencana
Jurnal Psikologi dan Konseling Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat pasar kripto telah menarik perhatian banyak individu untuk terlibat dalam aktivitas perdagangan yang sarat risiko. Dalam konteks ini, pemahaman mengenai faktor psikologis seperti locus of control internal menjadi penting untuk menjelaskan perilaku risk taking para pedagang kripto. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh locus of control internal terhadap kecenderungan risk taking pada pedagang kripto yang tergabung dalam komunitas Telegram. Penelitian ini melibatkan 150 populasi pedagang kripto dengan menggunakan teknik quota sampling. Penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan antara locus of control internal terhadap risk taking pada pedagang kripto dengan arah positif pada variabel locus of control internal.
Hubungan Antara Self-Regulation Dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa Bekerja di Universitas Tama Jagakarsa La Ode Shalza Yusharyahya; Mira Rizki; Sri Cahya Kencana
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i3.5613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Self-Regulation dengan Konsentrasi Belajar pada mahasiswa yang bekerja di Universitas Tama Jagakarsa. Mahasiswa yang menjalani peran ganda sebagai pelajar sekaligus pekerja menghadapi tuntutan yang kompleks, baik dari aspek akademik maupun pekerjaan, sehingga kemampuan dalam mengatur diri dan mempertahankan konsentrasi menjadi sangat penting dalam menunjang keberhasilan belajar. Self-regulation dapat dipahami sebagai kemampuan seseorang untuk mengatur proses berpikir, perasaan, serta tindakannya secara terarah dalam rangka mencapai tujuan tertentu, yang secara konseptual diyakini berperan dalam meningkatkan konsentrasi saat belajar. Namun demikian, dalam konteks mahasiswa bekerja, terdapat berbagai faktor eksternal seperti beban kerja, tekanan waktu, kelelahan fisik, serta kondisi lingkungan belajar yang dapat memengaruhi efektivitas regulasi diri dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan korelasional, serta melibatkan sebanyak 150 mahasiswa aktif yang juga bekerja sebagai partisipan. Instrumen penelitian terdiri atas Skala Self-Regulation yang mencakup aspek Impulse Control, Self-Direction, Decision Making, dan Goal Orientation, serta Skala Konsentrasi Belajar. Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menerapkan uji korelasi Spearman guna mengidentifikasi keterkaitan antara variabel-variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Self-Regulation dengan Konsentrasi Belajar (r = -0,112, p = 0,175), dengan nilai koefisien determinasi yang sangat rendah (R² = 0,014). Temuan ini mengindikasikan bahwa Self-Regulation bukan merupakan faktor utama yang memengaruhi konsentrasi belajar pada mahasiswa yang bekerja. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa faktor-faktor eksternal atau kontekstual kemungkinan memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kemampuan regulasi diri. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar penelitian selanjutnya mempertimbangkan variabel lain seperti dukungan sosial, manajemen stres, keseimbangan antara pekerjaan dan studi, serta faktor lingkungan belajar untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.