Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Principle of Legal Relationship Between Syari’ah Banks and Customers Saving Their Money Sri Astutik
Hang Tuah Law Journal VOLUME 1 ISSUE 2, OKTOBER 2017
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htlj.v1i2.92

Abstract

Saving money in syari‟ah banks may be conducted through aqad Wadiah and aqad Mudharabah, in the form of wadiah giro, wadiah saving, mudharabah saving, mudharabah deposit, and other financial products in line with the syari‟ah of Islam. The legal relationship between syari‟ah banks and customers saving their money is an agreement specifically mentioned in a written contract about saving some money in syari‟ah banking, and it is called Aqad (i.e., contract). In financial collection, therelationship between syari‟ah banks and the customers (depositor) is in the form ofpartnership. The principle underlying that partnership is the principle of trust andamanah.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Produksi PT Yakult Indonesia Persada Sri Astutik; Ilya Farida
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan bagian produksi di PT Yakult Indonesia Persada. Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan perusahaan, khususnya pada perusahaan manufaktur yang menuntut produktivitas, ketepatan waktu, serta kepatuhan terhadap prosedur kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 186 karyawan bagian produksi PT Yakult Indonesia Persada. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data telah melalui uji validitas, uji reliabilitas, serta uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan bagian produksi di PT Yakult Indonesia Persada. Secara parsial, gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan lingkungan kerja dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja karyawan produksi lebih dipengaruhi oleh kondisi lingkungan kerja yang kondusif serta tingkat disiplin kerja yang baik dibandingkan dengan gaya kepemimpinan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, perusahaan diharapkan dapat lebih memfokuskan perhatian pada penciptaan lingkungan kerja yang nyaman dan aman serta penerapan disiplin kerja yang konsisten guna meningkatkan kinerja karyawan bagian produksi.
Perlindungan Hak Privasi Debitur dalam Penagihan Pinjaman Online Ilegal Ahmad Aditya; Nur Handayati; Sri Astutik; Vieta Imelda
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3829

Abstract

Penelitian ini mengkaji bentuk perjanjian antara debitur dan penyelenggara pinjaman online ilegal serta perlindungan hak privasi debitur dalam perspektif hukum perdata. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual melalui penelaahan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian pinjaman online ilegal mengandung cacat kehendak dan sebab yang tidak halal sehingga berpotensi batal demi hukum. Cacat kehendak terjadi karena persetujuan debitur tidak diberikan secara bebas, melainkan lahir dalam kondisi kebutuhan ekonomi mendesak, tanpa ruang negosiasi, dan tanpa pemahaman yang memadai terhadap isi perjanjian. Sebab perjanjian dinilai tidak halal karena dibuat oleh penyelenggara yang beroperasi tanpa izin serta menggunakan data pribadi debitur untuk penagihan secara melawan hukum, sehingga bertentangan dengan hukum dan ketertiban umum. Perlindungan hukum bagi debitur dapat ditempuh melalui mekanisme hukum perdata, khususnya dengan mengesampingkan klausul sepihak yang merugikan dan mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum.