Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Do the competencies of tax accounting students meet the skills required in the Industry 4.0 era? Sumual, Frida Magda; Karundeng, Frandy Efraim Fritz
The Indonesian Accounting Review Vol. 14 No. 1 (2024): January - June 2024
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/tiar.v14i1.4269

Abstract

In this Industry 4.0 era, many college graduates are unemployed because they do not have the competencies that suit the company’s needs. In addition, companies in the Industry 4.0 era also require workers to master the internet and technology because in this era all company business operations are automated. The accounting profession, including the tax accounting profession, has also adapted to developments in technology and the internet in carrying out its duties. Accounting students are required to be able to adapt their taxation capabilities and digital skills to the needs of companies in the Industry 4.0 era. This research is descriptive qualitative research with secondary data sourced from various literature, especially job vacancy advertisements, and primary data in the form of interviews with accounting students. The results of the analysis show that companies in the Industry 4.0 era require students to master basic skills in taxation, especially those related to Income Tax, digital tax applications issued by the Directorate General of Taxes, and data processing applications, such as Ms. Excel, and accounting applications, for example Accurate and Odoo. In general, the accounting study program curriculum is in line with company needs, but there needs to be more training programs for tax practices and accounting computer applications.
Pengaruh Penerimaan BPHTB dan PBB Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Tomohon Tala, Olifia Yodiawati; Sumual, Frida Magda; Rawung, Laura Theresia
Jambura Accounting Review Vol. 5 No. 2 (2024): Jambura Accounting Review - August 2024
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jar.v5i2.125

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan dan Pajak Bumi dan Bangunan secara parsial dan simultan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Tomohon selama periode 2020–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari hasil Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Kota Tomohon tahun 2021 – 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh yaitu realisasi Pendapatan asli daerah (PAD), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Tomohon selama tahun 2021-2023 dengan total sampel yaitu 36. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tidak berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah secara parsial, kemudian Pajak Bumi dan Bangunan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah, dan secara simultan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah. Dengan hasil penelitian ini maka berimplikasi pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan daerah Kota Tomohon mendapat manfaat besar dari penggunaan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan secara bersamaan.
Analisis Kinerja Belanja Dalam Laporan Realisasi Anggaran Kewas, Liandy Frisky; Tawas, Yance; Sumual, Frida Magda
Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Volume 5. Nomor 1. April 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jaim.vi.4727

Abstract

Belanja adalah semua pengeluaran dari rekening kas umum daerah yang mengurangi ekuitas dana lancar dalam periode tahun anggaran bersangkutan tidak akan diperoleh pembayarannya kembali oleh pemerintah daerah. Analisis Kinerja Belanja dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA) pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bitung adalah merupakan analisis atas hasil kerja dari belanja daerah Pemerintahan Kota Bitung dalam LRA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini analisis deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu belanja pada LRA untuk T.A 2016-2019 menunjukkan bahwa kinerja belanja PemKot Bitung dinilai cukup baik dan terus melakukan perbaikan setiap tahun dalam pemanfaatan realisasi belanja. Pertumbuhan belanja terlihat pada T.A 2016 – 2019.. Sehingga diharapkan tahun selanjutnya PemKot Bitung sebaiknya mengalokasikan belanja daerah dalam porsi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat serta pimpinan BKAD sebaiknya meninjau lebih jauh manfaat serta pengalokasian belanja daerah sehingga dapat meningkatkan efektivitas, produktivitas dan efisiensi belanja di masa yang akan datang
Analisis Kinerja Belanja Dalam Laporan Realisasi Anggaran Liandy Frisky Kewas; Yance Tawas; Frida Magda Sumual
Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Volume 5. Nomor 1. April 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jaim.vi.4727

Abstract

Belanja adalah semua pengeluaran dari rekening kas umum daerah yang mengurangi ekuitas dana lancar dalam periode tahun anggaran bersangkutan tidak akan diperoleh pembayarannya kembali oleh pemerintah daerah. Analisis Kinerja Belanja dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA) pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bitung adalah merupakan analisis atas hasil kerja dari belanja daerah Pemerintahan Kota Bitung dalam LRA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini analisis deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu belanja pada LRA untuk T.A 2016-2019 menunjukkan bahwa kinerja belanja PemKot Bitung dinilai cukup baik dan terus melakukan perbaikan setiap tahun dalam pemanfaatan realisasi belanja. Pertumbuhan belanja terlihat pada T.A 2016 – 2019.. Sehingga diharapkan tahun selanjutnya PemKot Bitung sebaiknya mengalokasikan belanja daerah dalam porsi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat serta pimpinan BKAD sebaiknya meninjau lebih jauh manfaat serta pengalokasian belanja daerah sehingga dapat meningkatkan efektivitas, produktivitas dan efisiensi belanja di masa yang akan datang
Analysis of Final PPH Calculations Article 4 Paragraph 2 on Interest Tax on Deposits and Savings at PT. BPR Kartika Matuari Tomohon Tinggogoy, Vanecia Villea; Sumual, Frida Magda; Evinita, Lenny
Neraca Keuangan : Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 19 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/neraca.v19i1.16654

Abstract

The purpose of this study is to study the calculation of final income tax for interest tax deposits and savings, which are listed in article 4 para. 2 of the Income Tax Act. BPR Kartika Matuari Tomohon is the subject of this research. Interest tax and accounting calculations are governed by tax regulations and accountancy standards. These calculations must be communicated to all parties involved so that they can be applied effectively and efficiently to avoid losses to consumers and States. Last PPH for Deposit and Savings Flower Tax, Article 4 Paragraph 2, is collected, calculated, and assessed using descriptive methods. In accordance with the Decision of the Minister of Finance No.212/PMK.03/2018 on the reduction of income tax on interest deposits and savings, BPR Kartika Matuari has complied with the applicable tax rules. for a 20% tax rate established in accordance with applicable legal regulations, with the tax calculation formula used to multiply the tax rate by interest charges.
Do the competencies of tax accounting students meet the skills required in the Industry 4.0 era? Sumual, Frida Magda; Karundeng, Frandy Efraim Fritz
The Indonesian Accounting Review Vol. 14 No. 1 (2024): January - June 2024
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/tiar.v14i1.4269

Abstract

In this Industry 4.0 era, many college graduates are unemployed because they do not have the competencies that suit the company’s needs. In addition, companies in the Industry 4.0 era also require workers to master the internet and technology because in this era all company business operations are automated. The accounting profession, including the tax accounting profession, has also adapted to developments in technology and the internet in carrying out its duties. Accounting students are required to be able to adapt their taxation capabilities and digital skills to the needs of companies in the Industry 4.0 era. This research is descriptive qualitative research with secondary data sourced from various literature, especially job vacancy advertisements, and primary data in the form of interviews with accounting students. The results of the analysis show that companies in the Industry 4.0 era require students to master basic skills in taxation, especially those related to Income Tax, digital tax applications issued by the Directorate General of Taxes, and data processing applications, such as Ms. Excel, and accounting applications, for example Accurate and Odoo. In general, the accounting study program curriculum is in line with company needs, but there needs to be more training programs for tax practices and accounting computer applications.
Sosialisasi Pengelolaan Perbendaharaan di Gereja Damai Desa Tondegesan : Pengabdian Lonto, Miryam; Tala, Olivia; Sumual, Frida; Kantohe, Meidy
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2751

Abstract

Pengelolaan perbendaharaan gereja merupakan sesuatu yang penting dalam sebuah pelayanan, karena penting bagi pertanggungjawaban kepada jemaat atau umat. Bendahara atau diaken yang baru terpilih berasal dari latar pendidikan yang beragam. Hanya sedikit yang memiliki pengetahuan terkait dengan pengelolaan keuangan khususnya perbendaharaan gereja. Berdasarkan pada latar belakang tersebut maka kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman pengelola perbendaharaan di Gereja Damai Desa Tondegesan yang sesuai dengan tata gereja GMIM dan meningkatan kemampuan pengelola perbendaharaan di Gereja Damai dalam aspek pencatatan, penyetoran, dan pelaporan yang sesuai dengan tata gereja GMIM. Kegiatan sosialisasi mengenai pengelolaan perbendaharaan yang sesuai dengan tata gereja. Hasil kegiatan ini sangat berdampak pada pengelola perbendaharaan, karena memperoleh pemahaman mengenai cara melakukan pencatatan dan pengelolaan keuangan jemaat yang benar sesuai dengan tata gereja. Rekomendasi juga untuk peningkatan pengelolaan perbendaharaan sudah diberikan terkait pengelolaan keuangan yang diharapkan dapat berdampak pada peningkatan pelayanan di Gereja Damai Desa Tondegesan
Analisis Kinerja Belanja Dalam Laporan Realisasi Anggaran Kewas, Liandy Frisky; Tawas, Yance; Sumual, Frida Magda
Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Volume 5. Nomor 1. April 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jaim.vi.4727

Abstract

Belanja adalah semua pengeluaran dari rekening kas umum daerah yang mengurangi ekuitas dana lancar dalam periode tahun anggaran bersangkutan tidak akan diperoleh pembayarannya kembali oleh pemerintah daerah. Analisis Kinerja Belanja dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA) pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bitung adalah merupakan analisis atas hasil kerja dari belanja daerah Pemerintahan Kota Bitung dalam LRA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini analisis deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu belanja pada LRA untuk T.A 2016-2019 menunjukkan bahwa kinerja belanja PemKot Bitung dinilai cukup baik dan terus melakukan perbaikan setiap tahun dalam pemanfaatan realisasi belanja. Pertumbuhan belanja terlihat pada T.A 2016 – 2019.. Sehingga diharapkan tahun selanjutnya PemKot Bitung sebaiknya mengalokasikan belanja daerah dalam porsi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat serta pimpinan BKAD sebaiknya meninjau lebih jauh manfaat serta pengalokasian belanja daerah sehingga dapat meningkatkan efektivitas, produktivitas dan efisiensi belanja di masa yang akan datang
Analisis Target dan Realisasi Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di Kecamatan Tondano Selatan Sumual, Frida Magda; Bayang, Jeane enjelia; Sumampouw, Olviane olke
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11431

Abstract

The aim of this research is the Target and Realization of Land and Building Tax Revenue in South Tondano District. Based on the results of PBB revenue, it greatly influences Regional Original Income (PAD). South Tondano District has targets planned every year. Based on data obtained from the Minahasa Regency Regional Revenue Agency, sources of income in the land and building tax (PBB) sector have increased. However, the targets each year are not as expected by the Regional Government. The government certainly has a strong influence on the realization of land and building tax (PBB) revenues carried out in South Tondano District, in controlling Taxpayers so that it determines the level of community participation in paying land and building tax (PBB). The research approach that the author will use in the research is qualitative research, with 6 informants. Based on the results of the research and discussion in the previous chapter, it can be concluded that: 1. The realization of PBB revenue in 2023 has not yet reached the target because it has only been realized at IDR 192.563.644 with a percentage of 44.79% of the set target. 2. The level of awareness of taxpayers is not yet fully compliant because the 2023 PBB revenue target of IDR 429.929.151 has only been achieved at IDR 192.563.644 with a percentage of 44.79%. Keywords : Tax Target and Realization