Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Strategi Promosi Syariah Melalui Pemanfaatan Media Sosial Instagram Dalam Mengembangkan Usaha RD. Andre Putra Al Abyadi; Sri Rahma; Rabiyatul Alawiyah
E-Bisnis : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 19 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/e-bisnis.v19i1.3460

Abstract

The development of information technology, particularly social media, has brought significant changes to marketing strategies. In sharia-based businesses, the application of Islamic principles serves as the main foundation to ensure that every transaction is not only materially profitable but also halal, honest, and brings blessings. Social media, especially Instagram, has become an effective medium for entrepreneurs to promote products, build customer trust, and expand market reach. Astech Komputer, a computer service and sales business located in Jambi City, serves as a real example of utilizing social media in implementing sharia-based promotional strategies. This study aims to analyze the sharia marketing strategy applied by Astech Komputer through Instagram and to identify the challenges faced in its implementation. The objective is to determine the effectiveness of social media as a promotional tool that aligns with Islamic principles in developing business growth. This research employs a qualitative method with a field research approach. Data were collected through observation, interviews with the business owner, and documentation of promotional activities on Instagram. The results show that the sharia marketing strategy implemented by Astech Komputer through Instagram is effective in increasing customer trust and supporting business growth. The strategy is carried out through two main aspects, namely advertising and sales promotion, both of which are based on Islamic values such as shiddiq (honesty), amanah (trustworthiness), tabligh (communicativeness), fathanah (wisdom), and istiqamah (consistency). The application of these values is reflected in the transparent, honest, and deception-free presentation of information. Despite facing challenges such as high paid promotion costs and competition among similar businesses, the strategy still has a positive impact on the business growth of Astech Komputer
Analisis Pengembangan Pariwisata Halal di Kota Jambi Farhan Khairullah; Sri Rahma; Rabiyatul Alawiyah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.1045

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kondisi aktual pengembangan pariwisata halal di Kota Jambi, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta merumuskan strategi yang relevan bagi para pemangku kepentingan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan 12 informan dari lima kelompok, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Evaluasi dilakukan berdasarkan komponen model 4A (Attractions, Amenities, Accessibility, Ancillary Services), Fatwa DSN-MUI Nomor 108/DSN-MUI/X/2016, serta dimensi Global Muslim Travel Index (GMTI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 11 indikator yang dievaluasi, hanya satu yang terpenuhi secara parsial, yaitu keberadaan akomodasi syariah berbintang pertama yang mulai beroperasi pada April 2024. Faktor pendukung pengembangan meliputi basis demografis Muslim yang kuat, regulasi nasional yang mendukung, tren pertumbuhan kunjungan wisatawan yang positif, dan potensi sinergi dengan perguruan tinggi. Faktor penghambat mencakup lemahnya koordinasi antarpemangku kepentingan, ketiadaan regulasi teknis di tingkat daerah, rendahnya kapasitas pelaku usaha, serta keterbatasan anggaran daerah. Lima strategi pengembangan dirumuskan mencakup penguatan regulasi teknis, peningkatan fasilitas halal di destinasi, pembangunan ekosistem informasi digital, pembentukan forum koordinasi permanen, dan pengembangan sumber daya manusia pariwisata halal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan ilmiah bagi pemerintah Kota Jambi dalam mempercepat terwujudnya ekosistem pariwisata halal yang komprehensif dan berdaya saing.
Analisis Perilaku Pedagang Muslim di Pasar Tradisional dalam Perspektif Etika Bisnis Islam (Studi Kasus Pasar Legi Desa Serdang Jaya) Putri Lukita Purnama Sari; Sri Rahma; Rabiyatul Alawiyah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1085

Abstract

Pasar tradisional merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang mempertemukan penjual dan pembeli dalam transaksi jual beli. Dalam praktiknya, masih ditemukan perilaku sebagian pedagang yang belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip etika bisnis Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pedagang muslim dalam transaksi jual beli serta menganalisisnya berdasarkan perspektif etika bisnis Islam di Pasar Legi Desa Serdang Jaya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengelola pasar, pedagang, dan pembeli. Sumber data terdiri atas data primer dan data sekunder berupa dokumen serta literatur yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang telah menerapkan prinsip etika bisnis Islam, yaitu shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah, yang tercermin dari kejujuran, pelayanan yang baik, menjaga kepercayaan konsumen, dan penetapan harga secara wajar. Namun, masih ditemukan sebagian pedagang yang belum konsisten dalam keterbukaan mengenai kualitas barang dan ketepatan timbangan. Ditinjau dari perspektif fikih muamalah, praktik akad jual beli yang berlangsung tanpa pengucapan ijab kabul secara lisan tetap dipandang sah karena telah memenuhi unsur an-tarāḍin (kerelaan) melalui akad mu'āṭah. Dengan demikian, penerapan etika bisnis Islam di Pasar Legi telah berjalan cukup baik, tetapi masih memerlukan peningkatan pemahaman dan pembinaan agar dapat diterapkan secara konsisten.
Pengaruh Lokasi, Harga, dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Kopi Kenangan Cabang Mendalo Muaro Jambi Dina Ramadanti; Sri Rahma; Rabiyatul Alawiyah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1112

Abstract

Pertumbuhan industri kedai kopi modern di Indonesia yang semakin pesat, termasuk ekspansi Kopi Kenangan hingga lebih dari 1.100 gerai, menuntut pelaku usaha memahami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen agar mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan bisnis food and beverage. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lokasi, harga, dan gaya hidup, baik secara parsial maupun simultan, terhadap keputusan pembelian konsumen Kopi Kenangan Cabang Mendalo, Muaro Jambi. Penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh konsumen Kopi Kenangan Cabang Mendalo Muaro Jambi, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan melalui teknik non-probability sampling dengan metode accidental sampling berdasarkan perhitungan rumus Lemeshow. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert secara daring (Google Forms), dilengkapi observasi dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan uji instrumen (validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis (uji t dan uji F) dengan bantuan software SPSS. Berdasarkan kajian teori dan hasil penelitian terdahulu, diduga lokasi, harga, dan gaya hidup masing-masing berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian konsumen. Rancangan penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran empiris mengenai faktor dominan yang memengaruhi keputusan pembelian pada kedai kopi modern di kawasan pendidikan, sekaligus menjadi bahan pertimbangan strategi pemasaran bagi pelaku usaha maupun kontribusi akademik bagi pengembangan kajian perilaku konsumen dalam perspektif ekonomi syariah.
Analisis Penerapan Etika Bisnis Islam Pada Pedagang di Pasar Tradisional Desa Merlung Mila Kurnia; Sri Rahma; Rabiyatul Alawiyah
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v3i4.329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika bisnis islam pada pegadang di pasar tradisional desa merlung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deksriptif kualitatif. Hasil yang didapatkan yaitu pada Penerapan Etika Bisnis Islam pada Pedagang di Pasar Tradisional Merlung adalah Belum semua pedagang di Pasar Tradisional Merlung menerapkan Etika Bisnis Islam di dalam berdagang hal ini dapat dilihat dari takaran timbangan yang mana pada takaran timbangan ini pedagang buah-buahan belum melakukan takaran timbangan secara baik. Didala kualitas produk masih ada pedagang yang mencampurkan kualitas bagus dengan kualitas kurang bagus yaitu pada pedagang sayur-sayuran. Kemudian pada Tanggapan konsumen terkait Etika Bisnis Islam Pada Pedagang Tradisional Merlung yaitu Tanggapan konsumen terkaita Etika Bisnis Islam pada Pedagang Pasar Tradisional Merlung, rata-rata dari pedgang yang berada di Pasar Tradisional Merlung tidak memahami apa itu Etika Bisnis Islam. Karena rata-rata pedagang di Pasar Merlung ini dulunya tidak bersekolah, yang mereka tahu hanya berdagang untuk mencari penghasilan. dan untuk Kendala Penerapan Etika Bisnis Islam pada Pedagang di Pasar Tradisional Merlung adalah Kendala dari kurangnya penerapan Etika Bisnis di Pasar Tradisional Merlung yaitu faktor pengetahuan dan faktor budaya.
PENGARUH GAYA HIDUP DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF PADA MAHASISWA PENERIMA BEASISWA KIP KULIAH DI UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI ( ANGKATAN 2022) Lisa Zahara; Sri Rahma; Rabiyatul Alawiyah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 03, September 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup dan lingkungan sosial terhadap perilaku konsumtif mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikaSI R Studio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Lingkungan sosial juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Secara simultan, gaya hidup dan lingkungan sosial berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi kecenderungan gaya hidup yang berorientasi pada pemenuhan keinginan serta semakin kuat pengaruh lingkungan sosial, maka semakin tinggi pula perilaku konsumtif mahasiswa. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah perlu meningkatkan kesadaran dalam mengelola keuangan secara bijaksana agar penggunaan dana beasiswa lebih diarahkan pada pemenuhan kebutuhan akademik dan kebutuhan pokok dibandingkan pemenuhan keinginan yang bersifat konsumtif.