Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan melalui Permainan Arisan Kata Pada Anak Usia 5-6 Tahun Sawitri Sawitri; Iys Nur Handayani
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 9 No. 1 (2026): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v9i1.9717

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di KB Tunas Pertiwi Sirkandi. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui permainan arisan kata serta memvalidasi instrumen pengukuran kemampuan motorik kasar dan membaca permulaan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral Kemmis-Mc.Taggart yang dilaksanakan dalam siklus pembelajaran. Subjek penelitian berjumlah 24 anak kelas B KB Tunas Pertiwi Sirkandi, terdiri atas 13 anak perempuan dan 11 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan unjuk kerja dengan instrumen yang telah divalidasi oleh ahli. Analisis data menggunakan rumus persentase Ngalim Purwanto dengan kriteria keberhasilan ≥80% anak mencapai kemampuan membaca permulaan dalam kategori baik. Hasil validasi instrumen menunjukkan bahwa: (1) Instrumen kemampuan motorik kasar melalui implementasi lagu "Bangun Tidur" memperoleh skor 24 dari skor maksimal 24 (100%) dengan predikat sangat valid dan layak digunakan tanpa revisi; (2) Instrumen kemampuan membaca permulaan dinyatakan layak digunakan dengan revisi minor pada redaksi deskriptor skor 1 indikator melafalkan. Validasi ahli membuktikan bahwa instrumen telah memenuhi syarat validitas isi dan konstruk dengan cakupan sub variabel menyebutkan huruf vokal dan konsonan, membedakan huruf mirip (b-d, p-q, m-n), serta melafalkan kata sesuai bentuk. Permainan arisan kata terbukti menjadi metode yang efektif karena mengintegrasikan unsur bermain dan belajar secara interaktif, membangun keberanian, memperkuat daya ingat, serta merangsang kemampuan fonologis anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa instrumen penelitian yang dikembangkan dinyatakan valid dan layak digunakan, serta metode permainan arisan kata dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia dini.
Empowering Communities through Ecobrick-Based Environmental Literacy for Sustainable Plastic Waste Management Anti Isnaningsih; Wafa Aerin; Iys Nur Handayani; Rifangi Munir; Umi Ma'rifatul; Etha Kurnia Widi; Vera Yuliana; Asyitul Khotimah; Farid muadzin; Ramaditya Sindu; Rizki Imam Khudori; Mukhtar Nazir
Communautaire: Journal of Community Service Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/communautaire.v5i1.1297

Abstract

This community service program aimed to empower communities through ecobrick-based environmental literacy as an innovative approach to plastic waste management. The program was implemented using a participatory approach, with several stages: observation, problem identification, socialization, training, and continuous mentoring to encourage active community participation. The activities focused on increasing public awareness of environmental issues and on promoting practical solutions to reduce plastic waste through ecobrick production. The results showed that community members, especially women's groups and youth organizations, were able to transform plastic waste into ecobricks that were further utilized as functional products, such as plant pots and simple waste bins. In addition, the program successfully improved community understanding of environmental cleanliness, waste reduction, and the importance of sustainable environmental practices. The implications of this program suggest that ecobrick-based environmental literacy can be an effective strategy for strengthening community participation, encouraging environmentally responsible behavior, and supporting sustainable plastic waste management at the local level. Furthermore, the program fostered long-term environmental awareness and collective responsibility within the community.